Waktu yang Tepat untuk Bangun Mengerjakan Shalat Nabi Daud

Waktu yang Tepat untuk Bangun Mengerjakan Shalat Nabi Daud

Pertanyaan:

From: “Ilham Budiarso” <xxx@pcp-indonesia.com>

Assalamualikum wr.wb

“Puasa yang paling disukai di sisi Allah adalah puasa Daud, dan shalat yang paling disukai Allah adalah Shalat Nabi Daud. Beliau biasa tidur di pertengahan malam dan bangun pada sepertiga malam terakhir dan beliau tidur lagi pada seperenam  malam terakhir. Sedangkan beliau biasa berpuasa sehari dan buka sehari” yang saya tanyakan disini jam berapakah waktu yg tepat kita harus bangun untuk sholat seperti Nabi Daud ?

Jawaban:

Wa ‘alaikumussalam wa rahmatullah wa barakaatuh.

Teks Arab untuk hadis tersebut,

وأحب الصلاة إلى الله عز و جل صلاة داود ( عليه السلام ) كان يرقد شطر الليل ثم يقوم ثم يرقد آخره يقوم ثلث الليل بعد شطره

“Shalat yang paling dicintai Allah adalah shalatnya Nabi Daud. Beliau tidur setengah malam, kemudian bangun (shalat), lalu tidur lagi di akhir malam. Beliau bangun sepertiga malam, setelah berlalu setengah malam.” (HR. Muslim dan Ahmad)

Hadis di atas menunjukkan bahwa waktu malam Nabi Daud dibagi tiga: setengah malam pertama untuk tidur, sepertiga malam selanjutnya untuk shalat, dan sisanya, yaitu seperenam malam terakhir, beliau tidur.

Waktu malam secara syariat, dihitung sejak terbenamnya matahari sampai terbit fajar (waktu subuh). Jika terbenam pukul 18.00 dan terbit fajar pukul 04.00, maka tengah malam berarti pertengahan waktu antara dua jam tersebut. Namun, pada hakikatnya perhitungannya tidak mengikuti detail matematis semacam ini. Artinya, perhitungan waktu setengah atau sepertiga malam, bisa menggunaan perkiraan atau menurut anggapan masyarakat pada umumnya.

Sepanjang pengetahuan saya, umumnya masyarakat menganggap tengah malam tepat jam 00.00. Allahu a’lam.

Dijawab oleh Ustadz Ammi Nur Baits, S.T.
Artikel www.KonsultasiSyariah.com

Ingin kirim pertanyaan? KLIK DI SINI