Telaah Hadis: Akan Datang Waktunya, Umatku Mencintai 5, Lupa 5

Telaah Hadis: Akan Datang Waktunya, Umatku Mencintai 5, Lupa 5

talaah hadis nabi

Telaah Hadis Akan Datang Waktunya, Umatku Mencintai 5, Lupa 5

Pertanyaan:

Assalamu’alaikum.

Saya baru saja mendapat sms dari teman, isinya sebuah hadis:

Rasulullah bersabda, “Akan datang waktunya umatku mencintai 5, lupa 5 lainnya.

Cinta dunia lupa akhirat, cinta harta lupa hisab, cinta makhluk lupa Allah, cinta dosa lupa taubat, cinta gedung-gedung mewah lupa kubur.

Apakah ini hadis yang shahih? Saya cari-cari di internet koq belum menemukan perawinya. Nuwun

Dari: Subarkah

Jawaban:

Wa’alaikumussalam.

Pertama, beberapa ulama mengatakan, hadis ini tidak dijumpai dalam kitab-kitab hadis maupun keterangan sahabat. Dalam Fatawa Syabakah Islamiyah, di bawah bimbingan Dr. Abdullah al-Faqih pernah ditanya tentang hadis ini. Jawaban yang disampaikan,

فإن هذه المقولة لم نعثر عليها في شيء من كتب السنة، ولا في شيء من كتب الآثار ، والله أعلم

Sesungguhnya pernyataan ini tidak kami jumpai dalam kitab sunah (hadis Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam) maupun kitab-kitab atsar (keterangan sahabat) Fatwa Syabakah Islamiyah, no. 8769

Kedua, sebagian melakukan penelitian, ternyata sumber pernyataan ini ada dalam kitab: ‘Mukasyafatul Qulub ila Hadhrati Allaamil Ghuyub’. Di halaman 28, disebutkan hadis ini tanpa sanad dan tanpa menyebutkan ulama yang meriwayatkan.
Kitab Mukasyafatul Qulub merupakan salah satu kitab yang diklaim sebagai karya Imam Al-Ghazali. Dan sebagian menilai bahwa sejatinya buku ini adalah plagiat yang di-atas-namakan Imam Al-Ghazali.
Apapun itu, kitab Mukasyafatul Qulub sendiri termasuk kitab bermasalah, karena banyak berisi hadis-hadis palsu, tanpa sanad, dha’if dan kabar yang tidak jelas lainnya.

Seorang ahli hadis Mesir, Abu ishaq Al-Huwaini pernah ditanya tentang kitab ‘Araisul Majalis, Mukasyafatul Qulub…,

Beliau menjawab:

“Kitab-kitab itu tidak layak dipelajari karena banyak memuat hadis yang tidak jelas.”

(http://ar.islamway.net/fatwa/10264)

Allahu a’lam

Dijawab oleh Ustadz Ammi Nur Baits (Dewan Pembina www.KonsultasiSyariah.com)

NO COMMENTS

Leave a Reply