tutup Eksternal hardisk kajian video islam
cashflow laporan keuangan software akutansi terbaik
Tags Posts tagged with "mimpi"

mimpi

Pertanyaan:

Apa hukum syariat yang lurus ini tentang jual beli saham perusahaan, misalnya perusahaan angkutan umum, perusahaan semen Qasim, perusahaan ikan As-Saudiah dan perusahaan-perusahaan lainnya yang telah dibuka oleh negara guna kemanfaatan bangsa dan rakyat? Dan apa hukumnya memperjualbelikan saham-saham tersebut secara kontan? Dan bila dibolehkan, maka apa hukumnya memperjualbelikannya dengan cara kredit, misalnya seseorang ingin membeli seribu (1.000) lembar saham dengan harga SR 160.000,- (seratus enam puluh ribu reyal), dan ia membayar SR 100.000,- secara kontan, sedangkan sisanya, yaitu SR 60.000,- (enam puluh ribu reyal) akan dibayar dengan cicilan setiap bulan, selama satu tahun, apakah transaksi ini dibolehkan?

“Ilmu adalah pemimpin amal dan amalan itu berada di belakang setelah adanya ilmu.” (Al Amru bil Ma’ruf wan Nahyu ‘anil Mungkar, hal. 15)

Pertanyaan:

Sebagian orang yang membolehkan tawassul kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam atau orang shalih yang sudah meninggal dunia, berdalil dengan firman Allah Subhanahu wa Ta’ala,

وَمَا أَرْسَلْنَا مِن رَّسُولٍ إِلاَّ لِيُطَاعَ بِإِذْنِ اللّهِ وَلَوْ أَنَّهُمْ إِذْ ظَّلَمُواْ أَنفُسَهُمْ جَآؤُوكَ فَاسْتَغْفَرُواْ اللَّهَ وَاسْتَغْفَرَ لَهُمُ الرَّسُولُ لَوَجَدُواْ اللّهَ تَوَّاباً رَّحِيماً

“Sesungguhnya jikalau mereka ketika menganiaya dirinya datang kepadamu, lalu memohon ampun kepada Allah, dan Rasul pun memohonkan ampun untuk mereka, tentulah mereka mendapati Allah Subhanahu wa Ta’ala Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang.” (Qs. An-Nisa`: 64)

Kata mereka, ayat ini berlaku umum, baik ketika Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam masih hidup ataupun sesudah meninggal dunia, karena Allah Subhanahu wa Ta’ala tidak membatasinya. Mereka memperkuat pendapat tersebut dengan kisah yang dibawakan oleh imam Ibnu Katsir, al-Qurthubi, dan Ibnu Qudamah.

Pertanyaan:

Terdapat hadits dari Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam:

من رآني في منامه؛ فقد رآني حقًا؛ فإنَّ الشيطان لا يتمثل بي

Siapa saja yang melihatku di mimpinya, ia telah benar-benar melihatku. Karena syaithan tidak bisa menyerupai diriku.

Sebagian orang mengaku-ngaku bahwa ia didatangi Nabi shallallahu’alaihi wa sallam dalam mimpinya. Lalu ia mengaku diajari sebuah wirid oleh Nabi shallallahu’alaihi wa sallam, dan wirid tersebut ia ajarkan kepada orang-orang. Berulang kali ia lakukan hal tersebut. Hal ini tentu menafikan ayat yang mulia:

الْيَوْمَ أَكْمَلْتُ لَكُمْ دِينَكُمْ وَأَتْمَمْتُ عَلَيْكُمْ نِعْمَتِي وَرَضِيتُ لَكُمُ الإِسْلاَمَ دِينًا

Pada hari ini telah Ku sempurnakan agama Islam bagi kalian, dan Ku sempurnakan nikmat Islam bagi kalian, dan Aku ridha Islam menjadi agama kalian.” (Qs. Al Ma’idah: 3)

Bagaimana sikap kita? Kita harus percaya atau tidak?

Pertanyaan:

Di antara amalan yang dilakukan oleh sebagian orang bodoh di sekitar kuburan adalah meminta sesuatu, beristighasah, memohon kesembuhan, memohon kemenangan atas musuh mereka, atau pun meminta pertolongan kepada orang yang sudah mati. Hal ini sering kita dapatkan di berbagai negara di penjuru dunia ini, maka bagaimana hukum perbuatan tersebut?

Pertanyaan:

Aku adalah seorang pemuda yang telah menikah, dan Alhamdulillah aku mempunyai beberapa anak. Dulu aku sangat ingin memilih istri yang berakhlak dan beragama. Sehingga aku pun menikah dengan seorang wanita dari keluarga mulia. Hubungan kami pada bulan-bulan pertama dibangun di atas saling menghormati.

Tetapi seiring dengan berjalannya waktu, istriku mulai bersikap buruk sedikit demi sedikit, hingga hidupku berubah menjadi neraka menurut istilah bahasa. Dia mulai menyusahkan keluargaku, sengaja menghina mereka, menyambut mereka dengan dingin, tidak lagi menghiraukan dan memperdulikan perintah-perintahku, meskipun aku secara bertahap telah menerapkan berbagai metode dari nasihat hingga omelan, kemudian boikot dan kemarahan. Terkadang aku terpaksa memukulnya, tetapi dengan semua itu dia tidak peduli, dan tidak melihat apa pun kecuali dirinya dan keinginannya. Dia juga tidak mengabulkan hasratku sebagai suaminya dengan sebenar-benarnya kepatuhan. Aku telah sering berusaha menasihatinya dengan cara yang lebih baik, tetapi tidak ada gunanya. Sehari dia taat, kemudian kembali seperti sebelumnya. Dia merasa yakin – seperti yang dia sangka – bahwa aku tidak akan menceraikannya; yang pertama karena sulitnya untuk menikah lagi, yang kedua karena ketergantunganku dengan anak-anak. Tiada satu metode pun melainkan telah kutetapkan terhadapnya, dengan tujuan untuk mengadakan perbaikan; dari mulai nasihat, ucapan yang lembut, kemarahan hingga boikot.

Tetapi semua itu tiada guna. Pernah aku berpikir untuk memberitahu keluarganya, namun aku khawatir mereka tidak akan percaya dan berdiam diri terhadap sifat anak perempuan mereka. Aku bingung dengan urusanku ini dan hidupku menjadi hitam legam meskipun aku adalah orang yang optimis. Aku menginginkan bantuan orang lain. Berikan bimbingan kepadaku, apa yang harus kulakukan? Dulu aku selalu mendoakan kebaikan baginya, tetapi sekarang aku mendoakan kecelakaan untuknya, karena pada prakteknya dia telah mengubah hidupku menjadi keputusasaan, kebinasaan dan neraka.

Pertanyaan:

Apa yang harus dilakukan oleh seseorang, apabila ia telah menyuruh keluarganya untuk mengerjakan shalat namun mereka tidak memperdulikannya, apa ia tetap tinggal bersama mereka dan bergaul dengan mereka atau keluar dari rumah tersebut?

Tanya (Abdullah bin Taslim):

Sehubungan dengan Pemilu untuk memilih presiden yang sebentar lagi akan diadakan di Indonesia, dimana Majelis Ulama Indonesia mewajibkan masyarakat Indonesia untuk memilih dan mengharamkan golput, bagaimana sikap kaum muslimin dalam menghadapi masalah ini?

SOCIAL

9,941FansLike
4,525FollowersFollow
33,396FollowersFollow
61,951SubscribersSubscribe

RAMADHAN