tutup Eksternal hardisk kajian video islam
cashflow laporan keuangan software akutansi terbaik
Tags Posts tagged with "masjid"

masjid

Pertanyaan:

Assalamu ‘alaikum. Dalam sebuah shalat Isya di masjid kompleks perumahan kami, seorang jemaah di awal shalat menangis tersedu-sedu sehingga mengganggu jemaah lainnya, termasuk saya, karena suaranya agak keras. Pertanyaan saya: Apakah dibolehkan bagi jemaah untuk menangis dalam shalatnya dengan suara agak keras? Saya tidak tahu seandainya dia khusyuk dalam shalat, tetapi setahu saya, orang tersebut tidak paham akan arti bacaan ayat Alquran yang dibaca oleh imam. Demikian pertanyaan saya. Terima kasih atas jawabannya.

Pertanyaan:

Assalamu ‘alaikum warahmatullah.

Saya seorang muslimah yang kuliah, dan kebetulan kuliah saya masuk sore. Karena masuk sore, saya pasti mengerjakan shalat asar dan magrib di kampus. Akan tetapi, yang mengganjal dalam hati saya adalah, kadang ketika saya ikut shalat berjamaah di masjid, saya merasa kurang khusyuk dan shalat saya kurang afdal. Kenapa saya katakan begitu? Karena saya rasa, bacaan si imam itu terlalu cepat. Kadang, ketika saya baru selesai membaca Al-Fatihah, si imam sudah rukuk, malah kadang Al-Fatihah pun belum selesai, si imam sudah rukuk. Hal ini sering terjadi, terutama ketika shalat asar, karena mungkin (bacaannya, red) dibaca pelan, jadi saya kurang bisa mengikuti “gaya” dari bacaan imam tersebut.

Untuk shalat maghrib sendiri, alhamdulillah, untuk rakaat pertama dan kedua, saya masih bisa khusyuk karena si imam pun membacanya khusyuk, dengan membaca Al-Fatihah yang dipisah. Akan tetapi, untuk rakaat ketiga, bacaan Al-Fatihah (saya) belum selesai, si imam sudah rukuk.

Pertanyaannya, bolehkah saya memilih untuk lebih baik shalat sendiri, karena saya merasa lebih khusyuk dan lebih tumakninah dengan shalat sendiri?

Wassalamu ‘alaikum warahmatullah.

Pertanyaan:

Ada sekelompok orang yang shalat Jumat di lantai dasar masjid, sementara imam berada di lantai atas. Di tengah-tengah shalat (pada rakaat kedua) tiba-tiba listrik padam dan para makmum yang berada di lantai dasar tersebut tidak bisa mendengarkan suara imam. Lalu majulah salah seorang makmum untuk mengimami para jamaah yang berada di lantai dasar tersebut. Perlu diketahui bahwa mereka menyempurnakan shalat tersebut karena shalat jumat. Bagaimana hukum shalat mereka itu? Seandainya tidak ada yang maju menjadi imam, apakah mereka harus menyelesaikan shalatnya sendiri-sendiri? Dan mana yang benar, mereka meneruskan shalatnya tersebut berpedoman pada shalat Jumat atau shalat Zhuhur? Di mana dia telah mendengarkan khuthbah dan tidak memulai shalat bersama imam satu rakaat.

Pertanyaan:

Saya pernah berkhutbah Jumat dengan menggunakan bonus khutbah yang ada dalam satu edisi majalah As-Sunnah. Kemudian, dalam khutbah itu -sebagaimana dalam bonus tersebut- saya tidak membaca shalawat Nabi. Seusai khutbah, salah satu jamaah menegur saya, dan mengatakan khutbah saya tidak sah. Sebabnya, karena tidak membaca shalawat Nabi. Sehingga hal itu sempat menjadikan keributan. Bagaimana keterangan sebenarnya?

Pertanyaan:

Ada sebuah hadits, yang artinya, “Tidak ada shalat bagi tetangga mesjid kecuali di mesjid.”
Apakah hadits ini shahih? Ataukah kalimat tersebut hanya sebuah atsar saja? Kalimat tersebut terasa sangat berat untuk diamalkan, padahal agama ini mudah dan tidak mempersulit. Bagaimana pendapat Anda tentang hadits tersebut?

SOCIAL

9,451FansLike
4,525FollowersFollow
32,230FollowersFollow
61,951SubscribersSubscribe

RAMADHAN