tutup Eksternal hardisk kajian video islam
cashflow laporan keuangan software akutansi terbaik
Tags Posts tagged with "jari"

jari

membunyikan jari ketika shalat

Membunyikan Jari Ketika Shalat

Tanya:

Apa hukum membunyikan jari ketika shalat? Apakah membatalkan shalat? Makasih..

Jawab:

Bismillah was shalatu was salamu ‘ala rasulillah, amma ba’du,

Terdapat beberapa hadis yang menjelaskan hukum membunyikan jari ketika shalat,

Pertama, dari Syu’bah mantan budak Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhuma, beliau menceritakan,

صليت إلى جنب بن عباس ففقعت أصابعي فلما قضيت الصلاة قال : لا أم لك تقعقع أصابعك وأنت في الصلاة

Aku pernah shalat di samping Ibnu Abbas, kemudian aku membunyikan jariku. Setelah selesai shalat, beliau mengatakan, ’Kamu tidak sopan, membunyikan jari ketika sedang shalat.’ (HR. Ibn Abi Syaibah, 7280 dan sanadnya dinilai hasan oleh al-Albani dalam Irwa’ al-Ghalil).

Kedua, keterangan Muadz bin Anas, beliau mengatakan,

الضاحك فى الصلاة والملتفت والمفرقع أصابعه بمنزلة واحدة

’Orang yang tertawa ketika shalat, yang menoleh, atau membunyikan jari ketika shalat, hukumnya sama.’ (HR. Ahmad 15621, Daruqutni 667, namun hadis ini dinilai lemah oleh banyak ulama, diantaranya Syuaib al-Arnauth, karena dalam sanadnya terdapat perawi bernama Ibn Lahaiah, Zaban bin Faid yang dinilai dhaif oleh Ibnu Thahir).

Ketiga, hadis dari Ali bin Abi Thalib radhiyallahu ‘anhu, bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

لا تفقع أصابعك وأنت في الصلاة

”Jangan membunyikan jarimu ketika shalat.” (HR. Ibn Majah 965, kata al-Bushiri mengatakan, Dalam sanadnya terdapat perawi bernama Abu Zuhair al-Hamdani, dan dia seorang yang dhaif).

Hukum Membunyikan Jari Ketika Shalat

Dari riwayat shahih, para ulama mengaskan, membunyikan jari ketika shalat hukumnya makruh. Dalam al-Bahru ar-Raiq dinyatakan, ketika membahas tentang hukum membunyikan jari waktu shalat, beliau menegaskan,

وَنُقِلَ فِي الدِّرَايَةِ الْإِجْمَاعُ عَلَى كَرَاهَتِهَا

”Dinukil dalam ad-Dirayah bahwa ulama sepakat makruh membunyikan jari ketika shalat.” (al-Bahru ar-Raiq Syarh Kanzu ad-Daqaiq, 4/113).

Imam Ibnu Utsaimin pernah ditanya tentang hukum membunyikan jari ketika shalat. Jawaban beliau,

فرقعة الأصابع لا تبطل الصلاة، ولكن فرقعة الأصابع من العبث، وإذا كان ذلك في صلاة الجماعة أوجب التشويش على من يسمع فرقعتها …

”Membunyikannya jari tidak membatalkan shalat. Namun menyembunyikan jari termasuk main-main. Jika itu dilakukan ketika shalat akan mengganggu orang yang mendengarkan suara jarinya. ….” (Majmu’ Fatawa wa Rasail Ibn Utsaimin, 13/223).

Sebagian ulama menjelaskan bahwa illah (alasan adanya hukum) perbuatan seperti ini makruh dalam shalat, karena perbuatan semacam ini mengganggu kekhusyuan shalat. Padahal Allah memuji orang yang khusyu dalam shalatnya. (al-Fiqh al-Islami wa Adillatuha, Wahbah Zuhaili, 2/961).

Allahu a’lam…

Dijawab oleh Ustadz Ammi Nur Baits (Dewan Pembina www.KonsultasiSyariah.com)

Artikel ini didukung oleh Zahir Accounting Software Akuntansi Terbaik di Indonesia.

Dukung Yufid dengan menjadi SPONSOR dan DONATUR.

  • SPONSOR hubungi: 081 326 333 328
  • DONASI hubungi: 087 882 888 727
  • Donasi dapat disalurkan ke rekening: 4564807232 (BCA) / 7051601496 (Syariah Mandiri) / 1370006372474 (Mandiri). a.n. Hendri Syahrial
  • Keterangan lebih lengkap: Peluang Menjadi Sponsor dan Donatur

Pertanyaan:

Assalamu ‘alaikum, Ustadz.

Saya sekarang sedang bingung dengan masalah yang saya hadapi dan saya mohon bimbingannya, Ustadz. Begini, saya telah terjerumus ke dalam dunia liwath dan itu sudah terjadi sejak lama. Sampai sekarang, sudah pantas rasanya saya untuk membina rumah tangga karena umur saya sudah kepala tiga. Tapi karena liwath itu, saya sampai saat ini tidak ada semangat untuk menjalani pernikahan karena keraguan dalam diri saya akan kemampuan saya menjalani peran sebagai suami kelak. Saya sangat ingin bisa bebas dari pengaruh liwath ini, Ustadz. Mohon petunjuk, apa yang harus saya lakukan? Terima kasih atas bantuan Ustadz sebelumnya. Saya tunggu jawabannya, Ustadz.

NN (**@yahoo.com)

Doa Sujud Selain Bahasa Arab

Pertanyaan:

Assalamu ‘alaikum. Barakallahu fik, Ustadz.

Ada pertanyaan yang saya ingin tanyakan. Apakah boleh, jika dalam keadaan sujud dalam shalat dan setelah tasyahud akhir sebelum salam, saya berdoa memakai bahasa Indonesia? Karena saya tidak bisa berbahasa Arab. Apakah bisa membatalkan shalat saya, jika saya berdoa memakai bahasa Indonesia? Jazakallahu khairan atas jawabannya, Ustadz.

Fakhri Noerand (fakhri**@yahoo.***)

Apa Hukum Wanita Masturbasi

Pertanyaan:

Assalamu ‘alaikum. Ustadz, dulu saya pernah melakukan perbuatan zina tapi tidak berhubungan badan; Miss V dimasukin jari (masturbasi). Itu membuatku menyesal dan selama ini saya sudah bertaubat dengan shalat taubat dan tidak akan mengulangi lagi. Saya ada niatan bila nanti mau menikah, saya ceritakan semuanya. Ustadz, mohon pencerahannya, apa yang harus saya lakukan? Apa ada kelak laki-laki yang mau menerima saya dengan setulus hati? Semoga taubatan saya diterima oleh Allah. Sebelumnya, terima kasih, Ustadz. Wassalamu ‘alaikum.

NN (***@yahoo.com)

Pertanyaan:

Assalamu ‘alaikum tim redaksi. Apakah  benar media koran  dan website Republika milik kaum Syiah? bagaimana hukumnya bila membeli, membaca media tersebut. Jika benar milik kaum Syiah? berdosakah? jika hanya ambil yang positif saja yang sesuai ahlus sunnah bagaimana? syukron atas jawabannya. Mohon dibalas dikirim ke e-mail ana.
jazakalloh khoir.

MuhaXXXXXXX <nirwanaXXXXX@XXXXX.com>

Pertanyaan:

Saya mempunyai masalah keluarga yang agak berat. Rumah tangga orang tua saya, khususnya kedua orang tua saya, sering kali cekcok. Padahal, usianya sudah sangat uzur (keduanya berusia di atas 60 tahun). Ayah saya mudah sekali marah. Sekecil apa pun penyebabnya bisa menyebabkan dia marah. Parahnya, kalau dia sudah marah, dia sering sekali bertindak kasar kepada ibu saya.

Bapak saya sekarang ini sudah agak pikun. Menurut cerita, dulu, bapak saya pernah mempelajari ilmu yang bertentangan dengan agama. Saya kurang tahu ilmu apa yang dipelajari oleh bapak saya dulu. Sekarang, dia tidak bisa melepaskan diri dari ilmu itu. Entah benar atau tidak, saya sendiri tidak paham. Kata ibu saya, pengaruh ilmu itulah yang membuat bapak saya gampang sekali marah dan suka bertindak kasar.

Ibu saya sudah shalat dan puasa, walaupun buta huruf. Tetapi bapak saya tidak shalat dan puasa karena kondisinya sakit-sakitan. Bapak saya juga buta huruf.

Redaksi yang terhormat, tolonglah saya. Bagaimana menyelesaikan masalah ini.

tatacara tasyahud dalam sholat

Pertanyaan:

Assalamu ‘alaikum. Ustadz, di dalam shalat, pandangan mata harus tertuju ke tempat sujud. Lalu, bagaimana ketika tasyahud? Apakah tetap ke tempat sujud ataukah dialihkan ke telunjuk? Dan bagaimanakah isyarat telunjuk yang benar?

Tedi Permana (Teddy_**@***.co.id)

SOCIAL

8,184FansLike
3,846FollowersFollow
29,894FollowersFollow
61,002SubscribersSubscribe

RAMADHAN