tutup Eksternal hardisk kajian video islam
cashflow laporan keuangan software akutansi terbaik
Tags Posts tagged with "isa"

isa

Pertanyaan:

Assalamu ‘alaikum warahmatullah, Ustadz. Bagaimana sababul wurud dan syarah hadis berikut, “Setiap anak Adam telah ditakdirkan bagian untuk berzina dan ini suatu yang pasti terjadi, tidak bisa tidak. Zina kedua mata adalah dengan melihat. Zina kedua telinga dengan mendengar. Zina lisan adalah dengan berbicara. Zina tangan adalah dengan meraba (menyentuh). Zina kaki adalah dengan melangkah. Zina hati adalah dengan menginginkan dan berangan-angan. Lalu, kemaluanlah yang nanti akan membenarkan atau mengingkari yang demikian.” (H.R. Muslim, no. 6925)

Apakah yang dimaksud dengan zina di dalam hadis tersebut, sebab kalau kita definisikan berdasarkan bahasa Indonesia, zina adalah perbuatan bersenggama antara laki-laki dan perempuan yang tidak terikat oleh hubungan pernikahan?

Mohon penjelasannya, Ustadz. Syukran. Jazakumullahu khairan katsira.

Anwar (**rhee_plus@***.com)

hukum waris keluarga

Pertanyaan:

Assalamu ‘alaikum. Pak Ustadz, mohon penjelasan porsi pembagian warisan jika seseorang meninggal, sementara keluarga yang ditinggal hanya istri (catatan: tidak punya anak) dan bapak. Saya hargai sekali kalau Pak Ustadz memberikan dalil-dalilnya (Alquran maupun hadis). Terima kasih sebelumnya.

Hendrawan Hamman (hamman**@***.com)

Pertanyaan:

Assalamualaikum wr. wb.

Pertanyaan dari sahabat saya (seorang akhwat):
Dulu dia pernah khilaf/berpacaran, namun sekarang sudah tidak lagi karna memang tidak ada kecocokan, walaupun pihak lelaki masih menyimpan perasaan.
Beberapa bulan selanjutnya, sahabat karibnya (melalui perantara) datang dan ingin melamar dia melalui jalan ta’aruf lebih dulu.

Pertanyaan dia, “Bagaimana pandangan islam tentang hal sosial yang akan menyakitkan hati temannya (mantan dia dulu) jika dia menerima ta’aruf sahabat karib mantannya itu, sementara setelah istikharah dia mendapatkan keyakinan dengan orang itu?”

Dia bingung, walaupun seandainya sang mantan datang dalam bentuk ta’aruf kembali, dia sudah tidak bisa menerima lagi (karna tidak punya keyakinan), sedangkan ketika dia yakin dengan seseorang (setelah banyak yang mengirim biodata namun terpaksa dia tolak karna faktor keyakinan) untuk menerima ta’aruf, dia harus memikirkan hati mantan dia dan kawan-kawan lain yang mengetahui mereka pernah punya hubungan khusus, dia akan sangat merasa bersalah pada dirinya dan juga yang ingin melamar dia jika alasannya menolak adalah karena beliau “seorang sahabat dari mantan dia”, sedangkan dia punya keyakinan.

Mohon pencerahan dari ustaz-ustaz konsultasisyariah.com
Wassalamujalaikum wr. wb.

Aisyah < contactsmilingXXXXX@XXXXX.com >

Pertanyaan:

Assalamu ‘alaikum tim redaksi. Apakah  benar media koran  dan website Republika milik kaum Syiah? bagaimana hukumnya bila membeli, membaca media tersebut. Jika benar milik kaum Syiah? berdosakah? jika hanya ambil yang positif saja yang sesuai ahlus sunnah bagaimana? syukron atas jawabannya. Mohon dibalas dikirim ke e-mail ana.
jazakalloh khoir.

MuhaXXXXXXX <nirwanaXXXXX@XXXXX.com>

Pertanyaan:

Assalammu ‘alaikum.

Ustadz, maaf menganggu. Saya ada satu soalan. Boleh tak Ustadz terangkan, jika tidak keberatan, tentang kemushkilan saya ini.

Apakah makanan yang sudah terkena (tersentuh) atau dimakan cicak masih boleh dimakan? Bagaimana pula dengan lipas?

Saya dahului dengan terima kasih serta semoga Allah membalas jasa baik Ustadz.

Zul (zulworxz**@***.com)

Pertanyaan:

Assalamu ‘alaykum, Ustadz. Kami baru menikah. Sekitar 2 bulan, Suami lanjut kuliah di Timur Tengah, jadi kami berjauhan. Suami minta kirim foto-foto saya dan suruh merekam bikin video agar saya berlenggak-lenggok dengan tanpa sehelai baju. Apa saya harus menuruti keinginan suami saya? Dan bolehkah saya juga minta video suami tanpa baju juga? Syukron wa jazakallahu khairan.

NN (**@gmail.com)

Pertanyaan:

Assalamu ‘alaikum.

Kepada Bapak Ustadz Yth.

Saya seorang yang terjerumus dalam dosa. Banyak hal-hal yang saya lakukan, yang menyimpang dari ajaran agama, seperti: “main perempuan”, miras, dan narkoba. Terkadang, saya menyesali semua itu, namun sulit bagi saya ‘tuk benar-benar menjauh dan menghilang dari kebiasaan buruk saya. Ada saja godaan di waktu saya ingin meninggalkannya. Yang menjadi pertanyaan saya, apa cara atau tindakan yang harus saya lakukan agar terhindar dari semua itu, dan menjadi orang yang benar-benar bertobat di jalan Allah dan mempunyai niat yang tak tergoyahkan?

Atas jawabannya, terima kasih banyak.

NN (**@ymail.com)

SOCIAL

9,490FansLike
4,525FollowersFollow
32,320FollowersFollow
61,951SubscribersSubscribe

RAMADHAN