tutup Eksternal hardisk kajian video islam
cashflow laporan keuangan software akutansi terbaik
Tags Posts tagged with "amalan"

amalan

Pertanyaan:

Mohon jelaskan maksud hadits berikut ini:

أُمَّتِيْ أُمَّةٌ مَرْحُوْمَةٌ لَيْسَ عَلَيْهَا عَذَابٌ فِي اْلآخِرَةِ عَذَابُهَا فِي الدُّنْيَا : اَلْفِتَنُ وَ الزَّلاَزِلُ وَ الْقَتْلُ

“Umatku ini adalah umat yang dirahmati. Tidak ada azab bagi mereka di akhirat. Azabnya adalah di dunia, berupa fitnah-fitnah, musibah-musibah, dan pembunuhan.” (Dari Kitab al-Jami’ ash-Shaghir: I/65)

“Ilmu adalah pemimpin amal dan amalan itu berada di belakang setelah adanya ilmu.” (Al Amru bil Ma’ruf wan Nahyu ‘anil Mungkar, hal. 15)

Assalamu’alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh

Saya seorang wanita umur 25 tahun. Saya merasa depresi dan merasa aneh pada diri saya. Mungkin karena saya mempunyai kepercayaan terhadap sesuatu yang saya sendiri tahu bahwa itu tidak baik. Hal itu berlangsung dari sebelum ngaji. Semua itu terkait kebiasaan saya percaya pada ramalan, baik tentang kesehatan atau hari baik dll. Saya percaya bahwa zodiak A rocok dengan pasangan rodiak B atau C (misalnya), dan entah kenapa hal ini semakin lama semakin terbukti kebenarannya. sehingga akhirnya saya tersugesti. tiap pilih teman atau pasangan/jodoh saya terfokus pada zodiaknya (jika tidak cocok zodiaknya maka akan ada perasaan enggan & tidak bersemangat dengannya). kepercayaan semacam ini sangat menyiksa saya, terutama saat pemilihan jodoh. Setelah saya ngaji saya sadar bahwa itu tidak baik, apalagi setelah baca buku Tauhid yang melarang percaya pada peramal.

Yang ingin saya tanyakan,

  1. Apakah sugesti/kasus tersebut termasuk syirik? Apakah bisa dikatakan bergantung pada sesuatu selain Allah?
  2. Jika dalam hati dan perkataan saya sudah menyadari dan menolak hal itu, namun dalam mengamalkannya masih terasa sulit (karena saya masih mengingatnya dan sepertinya keyakinan itu sudah mengakar/melekat erat pada pikiran). Bagaimana terapi mengatasi/menghilangkan sugesti tersebut pada jiwa ini?
  3. Adakah upaya syar’i, seperti doa/lainnya pada kasus ini?
  4. Apa yang harus saya lakukan ketika pemilihan jodoh (agar saya tidak menyisipkan sugesti tersebut)? Apakah saya tidak boleh mengetahui tanggal lahirnya atau bagaimana?
  5. Jika saya menikah dengan orang yang tidak cocok secara zodiak itu, upaya apa untuk menenteramkan hati & upaya apa untuk mencintainya?

Wassalamu’alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh

Ana

Surabaya

Pertanyaan:

Saya ibu rumah tangga dari Yogyakarta, tolong jelaskan maksud hadits Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam sebagai berikut:
“Aku dilarang membaca Al Quran ketika rukuk dan sujud”, sementara dalam sujud kita diperintahkan memperbanyak doa, karena saat itu adalah saat manusia/hamba paling dekat dengan Rabbnya, padahal doa-doa yang kita baca kan semua berasal dari Al-Qur’an.

Demikian pertanyaan saya, terima kasih

(Bq Anie Martiana, Yogyakarta)

Pertanyaan:

Sebagian orang yang membolehkan tawassul kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam atau orang shalih yang sudah meninggal dunia, berdalil dengan firman Allah Subhanahu wa Ta’ala,

وَمَا أَرْسَلْنَا مِن رَّسُولٍ إِلاَّ لِيُطَاعَ بِإِذْنِ اللّهِ وَلَوْ أَنَّهُمْ إِذْ ظَّلَمُواْ أَنفُسَهُمْ جَآؤُوكَ فَاسْتَغْفَرُواْ اللَّهَ وَاسْتَغْفَرَ لَهُمُ الرَّسُولُ لَوَجَدُواْ اللّهَ تَوَّاباً رَّحِيماً

“Sesungguhnya jikalau mereka ketika menganiaya dirinya datang kepadamu, lalu memohon ampun kepada Allah, dan Rasul pun memohonkan ampun untuk mereka, tentulah mereka mendapati Allah Subhanahu wa Ta’ala Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang.” (Qs. An-Nisa`: 64)

Kata mereka, ayat ini berlaku umum, baik ketika Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam masih hidup ataupun sesudah meninggal dunia, karena Allah Subhanahu wa Ta’ala tidak membatasinya. Mereka memperkuat pendapat tersebut dengan kisah yang dibawakan oleh imam Ibnu Katsir, al-Qurthubi, dan Ibnu Qudamah.

SOCIAL

9,429FansLike
4,525FollowersFollow
32,189FollowersFollow
61,951SubscribersSubscribe

RAMADHAN