Sebulan Dua Kali Haid, Normalkah?

Sebulan Dua Kali Haid, Normalkah?

haid lebih dari dua kali

Haid 2 Kali dalam Sebulan

Pertanyaan:

Assalamualaikum wrwb
Maaf saya mau tanya apakah normal pada haid yang dialami istri saya, di mulai tanggal 5 dan berakhir tanggal 12 tapi pada tanggal 19 juga bulan yang sama dia haid lagi. Apakah itu normal?
Terimakasih

Jawaban:

Wa’alaikumussalam

Pertama-tama istri anda perlu memastikan apakah benar darah yang keluar lagi yaitu pada tanggal 19 adalah benar darah haid. Karena bisa jadi itu adalah bukan darah haid melainkan darah karena penyakit, atau dalam islam disebut darah istihadhah.

Jika memang itu adalah darah haid dan ciri-cirinya sebagaimana darah haid. Maka ini disebut dalam istilah kedokteran dengan polimenorea yaitu kelainan siklus menstruasi yang menyebabkan wanita berkali-kali satu bulan.

Penyebab polimenorea disebabkan oleh ketidakseimbangan hormon. Dan ketidakseimbangan hormon disebabkan, misalnya:

  • Stressor atau terlalu capek
  • Kegemukan (obesitas)
  • Ketidakseimbangan hormaon
  • Penggunaan alat kontrasepsi
  • Beberapa penyakit yang mendasari misalnya: trombositopenia (kekurangan trombosit atau faktor pembekuan darah), Kencing Manis dan lain-lain
  • Tumor organ reproduksi, kista ovarium infeksi vagina

Tidak perlu terlalu khhawatir karena polimenorea biasanya bersifat sementara dan bisa sembuh dengan sendirinya. Akan tetapi jika terus-menerus sebaiknya periksakan diri ke dokter, agar bisa mengetahui jenis penyakit agar bisa diobati sesuai penyebabnya.

Dijawab oleh: dr. Raehanul Bahraen (Pengasuh Rubrik Kesehatan Konsultasisyariah.com)

Artikel ini didukung oleh Zahir Accounting Software Akuntansi Terbaik di Indonesia.

Dukung Yufid dengan menjadi SPONSOR dan DONATUR.

  • SPONSOR hubungi: 081 326 333 328
  • DONASI hubungi: 087 882 888 727
  • Donasi dapat disalurkan ke rekening: 4564807232 (BCA) / 7051601496 (Syariah Mandiri) / 1370006372474 (Mandiri). a.n. Hendri Syahrial
  • Keterangan lebih lengkap: Peluang Menjadi Sponsor dan Donatur
dr. Raehanul Bahraen (Alumni Fakultas Kedokteran UGM, sedang menempuh spesialis patologi klinik di Fakultas Kedokteran UGM)