Rubrik Kesehatan: Apakah Kencing Batu Mengganggu Hubungan Pasutri?

Rubrik Kesehatan: Apakah Kencing Batu Mengganggu Hubungan Pasutri?

penyakit saluran kencing dan kemih

Apakah Kencing Batu Mengganggu Hubungan Pasutri?

Pertanyaan:

Assalamu’alaikum

Kepada Dokter yang dimuliakan Allah.

To the point aja, saya punya teman laki-laki yang mengidap penyakit batu. Dia begitu takut dengan penyakit yang dideritanya sejak kecil sampai remaja, sekarang dia mau menikah. Dia sangat takut kalau kehilangan istrinya. Dia ga mau istrinya kecewa, karena penyakitnya mengganggu saat berhubungan badan dengan istrinya.

Pertanyaan saya :

Apakah penyakit batu bisa membahayakan dalam jima?

Mohon saran bagaimana caranya menyembuhkan penyakit batu selain operasi? Dan makanan apa yang harus ditinggalkan penderita?

Terima kasih Dokter kami tunggu jawbnya

Assalamu’alaikum

Dari: Lia

Jawaban:

Wa’alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh.

Terima kasih atas pertanyaan yang Saudari berikan kepada kami.

Sebelumnya perlu diluruskan terlebih dahulu, apakah yang dimaksud adalah penyakit adanya batu di saluran kemih? (karena dalam pertanyaan Saudari hanya disebutkan ‘penyakit batu’). Jika benar, maka perlu diketahui juga, dimana lokasinya, kemudian faktor risiko penderita, mengingat penyakit batu pada saluran kemih terhitung jarang ditemukan pada usia kanak-kanak dan remaja, kecuali mungkin pada penyakit kongenital tertentu atau genetik tertentu.

Penyembuhan batu saluran kemih selain operasi tergantung pada jenis -seperti batu kalsium, batu oksalat, struvite, dan lainnya -ukuran, lokasi batu, dan dampak yang telah ditimbulkannya. Pada batu berukuran kecil, < 5 mm, batu berpeluang besar keluar secara spontan, sedangkan diatas itu dapat ‘tersangkut’ dan menyumbat saluran kemih.

Berdoa memohon kepada Allaah Ta’ala agar diberi kesembuhan, minum air putih yang cukup, > 2 L per hari, disertai olahraga rutin setiap minggunya, dan hindari menahan buang air kecil sampai lama. Kemudian hendaknya penderita juga mengetahui jenis batunya, sehingga dari segi makanan bisa dikurangi, misalnya batu kalsium, maka konsumsi kalsium mungkin dibatasi atau sumbernya diubah, dan semisalnya.

Sepengetahuan kami, penyakit batu tidaklah membahayakan saat berhubungan dengan pasangan, kecuali jika posisinya di uretra atau dekat muara uretra, kemungkinan dapat menimbulkan nyeri yang dapat mengganggu. Jika terdapat kondisi seperti ini, sebaiknya penderita segera berkonsultasi dengan ahli urologi.

Semoga ada manfaatnya.

Dijawab oleh dr. Hafid N (Pengasuh Rubrik Kesehatan KonsultasiSyariah.com)

dr. Hafidz, salah satu pembina konsultasi kesehatan di situs KonsultasiSyariah.com Beliau adalah alumni fakultas kedokteran UGM, dan saat ini sedang menyelesaikan Pendidikan Dokter Spesialis jantung dan pembuluh darah.

NO COMMENTS

Leave a Reply