Penyempitan Rahim dan Indung Telur Tidur

Penyempitan Rahim dan Indung Telur Tidur

dinding rahim ibu hamil

Penyempitan Rahim dan Indung Telur Tidur

Pertanyaan:

Assalamu’alaikum

Dok, saya mau menanyakan kalau saya tidak pernah dikasih haid dari remja. Sekarang saya sudah menikah sudah mau sebelas tahun tapi belum juga dikasih keturunan. Saya sudah periksa ke dokter ahli kandungan, katanya ada penyempitan dari dalam rahim dan si indung telurnya tidur sebelah, yang sebelahnya aktif tapi sedikit. Apakah ada obatnya? Dan apakah saya bisa punya anak? Apakah ada penyakit di dalam tubuh saya?

Dari: Wati

Jawaban:

Wa’alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh.

Terima kasih atas pertanyaan yang Ibu berikan kepada tim kami.

Sebelumnya kami ingin meluruskan, dari sejak mulai pubertas hingga saat ini Ibu belum pernah mengalami menstruasi? Selanjutnya, kami mohon maaf, apakah tanda-tanda perkembangan seksual sekunder seperti pembesaran payudara, tumbuhnya rambut di daerah genital, dan kurvatura tubuh yang menjadi lebih feminin, Ibu alami? Jika Ibu belum pernah menstruasi, dan tanda-tanda seksual sekunder tidak atau kurang berkembang, kemungkinan besar terjadi gangguan dalam keseimbangan hormonal Ibu, yang dapat disebabkan kelainan genetik. Pada kondisi ini, secara teoritis, peluang untuk memiliki keturunan dapat dikatakan kecil.

Jika Ibu belum pernah mengalami menstruasi, namun pertumbuhan seksual sekunder baik, kemungkinan Ibu saat ini mengalami amenorrhea anovulatoar (tidak haid dan tidak ada pelepasan sel telur/ovulasi). Hal ini, sebagaimana yang disampaikan dokter Ibu, dapat disebabkan oleh gangguan pada hipotalamus (stress, latihan olahraga berat, lemak tubuh yang sangat kurang,dsb), gangguan pada organ hipofisis, kegagalan ovarium prematur, maupun kelainan hormon endokrin yang menyebabkan kelebihan androgen (misalnya, penyakit sindrom ovarium polikistik /PCOS), dan berbagai jenis kelainan genetik. Karena tidak terjadi ovulasi, maka peluang memiliki keturunan dapat dikatakan sangat minimal.

Untuk mengetahui kondisi yang Ibu alami masuk ke dalam kategori yang mana, dan peluang memiliki keturunan secara umum, masih perlu diadakan pemeriksaan seksama dan menyeluruh tentang penyebab tidak adanya ovulasi. Kami mohon maaf tidak dapat menjawab pertanyaan Ibu secara lebih spesifik, karena memang diperlukan pemeriksaan yang detail sebelum dapat diambil kesimpulan dan langkah pengobatan. Meski demikian, hendaknya Ibu dan suami senantiasa berdoa kepada Allaah Ta’ala dan mendekatkan diri kepadaNya dengan berbagai jenis amal yang dituntunkan di dalam syariat, senantiasa berprasangka baik kepada Nya Ta’ala, dan bersabar dalam menerima ketentuan-Nya, sehingga Allaah Ta’ala akan memberikan kebaikan yang banyak  bagi Ibu dan keluarga dalam kondisi apapun.

Semoga bermanfaat

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarokaatuh

Dijawab oleh dr. Hafid N (Pengasuh Rubrik Kesehatan KonsultasiSyariah.com)
Artikel www.KonsultasiSyariah.com

Artikel ini didukung oleh Zahir Accounting. Software Akuntansi Terbaik di Indonesia.

Anda juga dapat menjadi sponsor di video dan website dakwah di Yufid.com Network, silakan hubungi: marketing@yufid.org untuk menjadi sponsor.

dr. Hafidz, salah satu pembina konsultasi kesehatan di situs KonsultasiSyariah.com Beliau adalah alumni fakultas kedokteran UGM, dan saat ini sedang menyelesaikan Pendidikan Dokter Spesialis jantung dan pembuluh darah.

NO COMMENTS

Leave a Reply