Nyeri Pada Payudara Sebelum dan Setelah Haid

Nyeri Pada Payudara Sebelum dan Setelah Haid

cara mengetahui berhentinya haid

Payudara Nyeri Sebelum dan Setelah Haid

Pertanyaan:

Assalamu’alaikum

Saya wanita umur 36 tahun, ibu dari 1 anak. Pada beberapa hari terakhir ini setelah menstruasi payudara sebelah kanan terasa nyeri. Sebelum menstruwasi pun saya juga selalu nyeri pada payudara. Saya sudah memeriksa sendiri seandainya ada benjolan, tetapi saya tidak menemukan benjolan pada payudara saya.

Yang ingin saya tanyakan, gejala sakit apakah yang saya alami tersebut?

Saya takut kalau keluhan tersebut adalah gejala kanker payudara. Tapi saya optimis semoga saja bukan kanker payudara. Mohon jawabannya.

Wassalamu’alaikum wr.wb.

Dari: S. Handayani

Jawaban:

Wa’alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh.

Terima kasih atas pertanyaan yang Ibu berikan kepada kami.

Rasa nyeri pada payudara yang diistilahkan dengan mastalgia, merupakan hal yang cukup sering dikeluhkan. Sifatnya dapat berupa lokal (satu titik tertentu saja) atau difus (nyeri dirasakan di seluruh bagian payudara), unilateral, ataupun bilateral.

Nyeri payudara yang bersifat lokal biasanya disebabkan oleh adanya proses terjadinya benjolan, seperti kista ataupun infeksi yang menyebabkan timbulnya pernanahan setempat. Sedangkan nyeri yang sifatnya difus, umumnya disebabkan oleh perubahan fibrokistik, perubahan hormonal yang memicu pertumbuhan jaringan payudara, payudara berbentuk pendulum yang meregangkan ligamen penyokongnya, dan penyebab yang jarang seperti peradangan payudara (mastitis).

Perubahan fibrokistik diantaranya meliputi ektasia duktus, fibroadenoma simpleks, adenosis, fibrosis, kista, dan hiperplasia(pertumbuhan berlebih) jaringan payudara derajat ringan. Kesemua kondisi ini adalah kelainan jinak. Khusus jika tidak ditemukan kelainan apapun pada payudara, semisal benjolan, kemerahan, penebalan kulit, dan semisalnya, sebagaimana yang Ibu alami, kemungkinan besar penyebabnya adalah perubahan hormonal dalam tubuh. Kanker payudara sendiri jarang menyebabkan nyeri.

Prioritas dalam penilaian nyeri adalah menyingkirkan dugaan kehamilan, agar pengobatan selanjutnya tidak membahayakan janin. Kehamilan juga merupakan salah satu penyebab nyeri pada payudara. Untuk mengatasi rasa nyerinya dapat digunakan obat antinyeri seperti asetaminofen atau jenis antinyeri non steroid lainnya, seperti ibuprofen. Jika Ibu mengonsumsi obat-obatan hormonal yang mengandung hormon estrogen – progesteron, ada baiknya konsumsi tersebut dihentikan.

Semoga bermanfaat.

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Dijawab oleh dr. Hafid N (Pengasuh Rubrik Kesehatan KonsultasiSyariah.com)
Artikel www.KonsultasiSyariah.com

Artikel ini didukung oleh Zahir Accounting. Software Akuntansi Terbaik di Indonesia.

Anda juga dapat menjadi sponsor di video dan website dakwah di Yufid.com Network, silakan hubungi: marketing@yufid.org untuk menjadi sponsor.

dr. Hafidz, salah satu pembina konsultasi kesehatan di situs KonsultasiSyariah.com Beliau adalah alumni fakultas kedokteran UGM, dan saat ini sedang menyelesaikan Pendidikan Dokter Spesialis jantung dan pembuluh darah.

NO COMMENTS

Leave a Reply