tutup Tetralogi Islam At-Tibyan
donasi pengembangan yufid.tv

Membeli Barang untuk Kemanusiaan dengan Cara Ribawi

sumbangan riba

Pertanyaan:

Saya dan beberapa warga lain di satu kampung berencana membeli ambulans bekas untuk keperluan masyarakat sekitar. Tetapi cara pembeliannya adalah: Kami akan meminjam uang ke bank konvensional sebesar harga ambulans tersebut. Kemudian cara pembayaran ke bank, kami tanggung bersama dengan urunan wajib tiap bulan untuk membayar cicilan ke bank yang tentu saja dalam hal ini ada unsur bunga dalam pengembalian ke bank.

Bagaimana tindakan yang kami lakukan menurut hukum syar’i, apakah boleh atau tidak? Apa dasar-dasar nya?

Jazakumullahu khaira jazaa.

Dari: Maman Lesmana

Jawaban:

Wassalamu’alaikum

Itu transaksi riba, jadi haram, walaupun ambulan untuk kepentingan umum. sebagaimana kita dilarang korupsi, meskipun untuk membangun masjid.

Sikap yang benar ialah kumpulkan dulu uangnya baru beli atau pinjam tanpa bunga dari anggota masyarakat yang mampu lalu pembayarannya diangsur

Wassalamu’alaikum

Dijawab oleh Ustadz Dr. Muhammad Arifin bin Baderi (Dewan Pembina Konsultasi Syariah)

About the author

Ustadz Dr. Muhammad Arifin Badri,M.A. Beliau adalah Doktor lulusan Universitas Islam Madinah, Arab Saudi. Pendidikan S1, S2, dan S3 beliau diselesaikan di jurusan yang sama, yaitu jurusan Fikih, Fakultas Syariah. Beliau adalah pembina Komunitas Pengusaha Muslim Indonesia (KPMI), pengasuh milis Syariah PM-Fatwa, majalah Pengusaha Muslim, dan website PengusahaMuslim.com, serta dewan pembina KonsultasiSyariah.com


herbal keluarga pasutri anak

Video Pilihan Yufid.TV



Donasi Yufid.TV