Hernia Kambuh Setelah Operasi

Hernia Kambuh Setelah Operasi

obat hernia

Hernia Kambuh

Pertanyaan:

Assalamu’alaikum.

Dokter, saya pemuda umur 19 tahun yang pernah operasi sakit hernia sejak kecil. Alhamdulillah operasi berjalan lancar dan hernia saya tidak lagi turun. Namun ada sedikit benjolan yang agak mau turun ketika sedang kecapekan atopun hendak BAB.

Saya mohon penjelasan singkat tentang sakit Hernia ini. Apakah hernia tersebut dapat kambuh lagi setelah operasi? Dan apakah dampak ketika setelah operasi?

Adakah pengaruh tentang kemandulan ataupun prostat?

Juga tolong berikan saran Dokter kepada saya, yang mngkin sedikit minder dan takut dengan sakit hernia ini.

Jazzakallahu khairan atas jawabannya.

Dari: Abu Hanif

Jawaban:

Wa’alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh.

Terima kasih atas pertanyaan yang Saudara berikan kepada kami.

Hernia yang terjadi pada dinding perut, pada dasarnya adalah penonjolan organ dalam perut melalui suatu daerah lemah atau defek pada dinding perut bagian dalam, yang dapat terjadi dapatan (acquired), maupun sejak lahir (kongenital).

Biasanya bagian yang tampak menonjol keluar tersebut adalah bagian dari usus. Kebanyakan hernia tidak menimbulkan gejala yang signifikan, dan organ yang menonjol dapat dengan mudah dimasukkan kembali. Namun jika organ yang menonjol tersebut ‘terjebak’ dalam lubang hernia dan terpuntir (strangulasi)  dapat menyebabkan rasa nyeri dan membutuhkan operasi segera.

Hernia yang bergejala atau berpotensi strangulasi disarankan untuk diperbaiki melalui operasi elektif atau laparoskopik. Terdapat beberapa metode operasi, dengan tingkat kekambuhan yang berbeda-beda.

Teknik operasi menggunakan mesh, semacam prothese yang diharapkan berfungsi meningkatkan tahanan pada dinding yang lemah. Teknik ini cukup banyak dipilih karena tingkat kekambuhan hernia yang lebih rendah dibanding teknik konvensional, sekitar 20% : 60%.

Kekambuhan yang ada pun dihubungkan dengan pemasangan mesh yang kurang tepat atau adanya titik lemah lain sehingga muncul hernia baru yang sebelumnya tidak diketahui adanya titik tersebut.

Dampak setelah operasi hernia biasanya berkaitan dengan prosedur operasi dan perawatan luka setelahnya. Semisal adanya infeksi luka, organ dalam yang ikut teriris atau terluka akibat operasi, atau infeksi pada mesh, penyembuhan luka yang lambat, dan semisalnya.

Adapun kemandulan maupun pembesaran dan kanker prostat, kami tidak mendapatkan adanya sumber yang menyebutkan demikian, khususnya karena hernia berkaitan dengan daerah perut dan organ di dalamnya, bukan daerah organ reproduksi.

Saran kami, Saudara Abu Hanif perlu mencari tahu lebih banyak tentang hernia ini, khususnya tipe operasi Saudara dan hal-hal yang berpotensi menjadi penyebab kekambuhan, agar bisa merasa lebih tenang dan percaya diri. Hernia bukanlah penyakit berbahaya pada dasarnya, dan penanganannya pun relatif mudah. Hernia juga tidak mempengaruhi kesehatan organ tubuh lain pada umumnya.

Semoga ada manfaatnya.

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Dijawab oleh dr. Hafid N (Pengasuh Rubrik Kesehatan KonsultasiSyariah.com)

dr. Hafidz, salah satu pembina konsultasi kesehatan di situs KonsultasiSyariah.com Beliau adalah alumni fakultas kedokteran UGM, dan saat ini sedang menyelesaikan Pendidikan Dokter Spesialis jantung dan pembuluh darah.

NO COMMENTS

Leave a Reply