<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Konsultasi Kesehatan dan Tanya Jawab Pendidikan Islam &#187; KESEHATAN</title>
	<atom:link href="http://www.konsultasisyariah.com/category/kesehatan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.konsultasisyariah.com</link>
	<description>KonsultasiSyariah.com</description>
	<lastBuildDate>Mon, 21 May 2012 09:00:43 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.2</generator>
<xhtml:meta xmlns:xhtml="http://www.w3.org/1999/xhtml" name="robots" content="noindex" />
		<item>
		<title>Tulang Ekor Nyeri karena Duduk Lama</title>
		<link>http://www.konsultasisyariah.com/tulang-ekor-nyeri-karena-duduk-lama/</link>
		<comments>http://www.konsultasisyariah.com/tulang-ekor-nyeri-karena-duduk-lama/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 20 May 2012 04:30:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dr. Hafidz</dc:creator>
				<category><![CDATA[KESEHATAN]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.konsultasisyariah.com/?p=11384</guid>
		<description><![CDATA[Tulang Ekor Nyeri karena Duduk Lama Pertanyaan: Assalamu&#8217;alaikum Dok Saya laki-laki berumur 32 tahun. Beberapa hari ini, saya tidak ingat tepatnya berapa hari, tapi belum 1 minggu saya merasa kurang nyaman kalau duduk agak lama. Ada rasa tidak nyaman di ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h2>Tulang Ekor Nyeri karena Duduk Lama</h2>
<p><strong>Pertanyaan:</strong><br />
Assalamu&#8217;alaikum Dok</p>
<p>Saya laki-laki berumur 32 tahun. Beberapa hari ini, saya tidak ingat tepatnya berapa hari, tapi belum 1 minggu saya merasa kurang nyaman kalau duduk agak lama. Ada rasa tidak nyaman di (maaf) bokong dan <strong>tulang ekor</strong> saya. Tidak terlalu sakit, tapi tidak betah kalau <strong>duduk lama</strong>. Kalau dibawa tidur rasa tidak nyamannya hilang, tapi kalau duduk agak lama rasa itu muncul lagi. Gejala apa itu Dok? Bahaya tidak? Sebelumnya saya memang banyak duduk. <em>Jazakumullahu khairan</em> atas jawabannya.</p>
<p>Dari: Slamet<br />
<span id="more-11384"></span><br />
<strong>Jawabn:</strong><br />
Wa&#8217;alaikumussalam warahmatullahi wabarkatuh</p>
<p>Terima kasih Saudara atas pernyataan yang diberikan.</p>
<p>Rasa tidak nyaman atau nyeri, atau juga pegal pada punggung bagian bawah, dalam dunia medis diistilahkan secara umum sebagai <em>low back pain</em>. Kondisi ini memiliki penyebab yang beragam, dan berbeda lokasi nyerinya, waktu timbulnya, penjalarannya, gejala yang menyertainya seperti kesemutan, kaku, atau lumpuh, penyakit penyerta seperti demam, dan sebagainya.</p>
<p>Pada keluhan Saudara, yaitu sakit di daerah tulang ekor dan sekitarnya, yang terutama dipicu oleh duduk yang lama, disertai dengan riwayat pekerjaan Saudara yang lebih banyak duduk dan usia yang masih muda, kemungkinan disebabkan oleh ketegangan otot dan ligamen di bagian tersebut, serta peredaran darah yang menjadi kurang lancar akibat penekanan yang terus menerus saat duduk. Kondisi ini setahu kami tidaklah berbahaya dan dapat diringankan dengan bacaan ruqyah di daerah yang sakit, kemudian konsumsi antinyeri ringan seperti parasetamol jika nyeri dirasa tetap mengganggu, pemijatan, pembekaman, atau kompres hangat di daerah tulang punggung bagian bawah. Selain itu, biasakanlah untuk bangkit berdiri setiap 30 menit untuk merubah posisi, berjalan selama beberapa menit untuk melancarkan peredaran darah di daerah tersebut.</p>
<p>Apabila nyeri masih berlanjut setelah melakukan terapi mekanis di atas dan perubahan gaya duduk, atau memberat bahkan menjalar atau disertai dengan kesemutan, hendaknya Saudara memeriksakan diri kepada dokter ahli saraf, untuk mengetahui adanya kemungkinan lain yang lebih serius.<br />
Semoga bermanfaat.</p>
<p>Wassalamu&#8217;alaikum warahmatullahi wabarakatuh</p>
<p><strong>Dijawab oleh dr. Hafidz N. (Pengasuh Rubrik Kesehatan Konsultasi Syariah)</strong><br />
<strong> Artikel <a href="http://konsultasisyariah.com/tulang-ekor-nyeri-karena-duduk-lama" target="_blank">www.KonsultasiSyariah.com</a></strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.konsultasisyariah.com/tulang-ekor-nyeri-karena-duduk-lama/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Anak Susah Buang Air Besar</title>
		<link>http://www.konsultasisyariah.com/anak-susah-buang-air-besar/</link>
		<comments>http://www.konsultasisyariah.com/anak-susah-buang-air-besar/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 19 May 2012 04:27:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dr. Hafidz</dc:creator>
				<category><![CDATA[KESEHATAN]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.konsultasisyariah.com/?p=11434</guid>
		<description><![CDATA[Anak Susah Buang Air Besar Pertanyaan: Assalamu’alaikum Anak saya berusia 2 tahun. Sudah setahun yang lalu mengalami kesulitan BAB. Sudah beberapa kali kami bawa ke dokter spesialis anak, dan solusi yang diberikan adalah makanan berserat, buah, sayur, probiotik, dan obat ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h2>Anak Susah Buang Air Besar</h2>
<p><strong>Pertanyaan:</strong><br />
Assalamu’alaikum</p>
<p>Anak saya berusia 2 tahun. Sudah setahun yang lalu mengalami <strong>kesulitan BAB</strong>. Sudah beberapa kali kami bawa ke dokter spesialis anak, dan solusi yang diberikan adalah makanan berserat, buah, sayur, probiotik, dan obat pencahar (mikrolaks) ketika hendak buang air.</p>
<p>Sampai akhirnya, anak saya tidak mau buang air karena takut. Akhirnya dia selalu tahan, sampai 4 atau 5 hari. Setiap kali hendak buang air, kami beri mikrolaks tadi.</p>
<p>Pertanyaannya:<br />
1. Bagaimana sebenarnya kerja obat pencahar itu?</p>
<p>2. Apa pengaruh jangka panjang terhadap pemakaian obat pencahar itu jika terlalu sering? Karena hal ini kami lakukan hampir setiap hendak BAB. Jika tidak, dia akan terus menangis sampai 2 jam.</p>
<p>3. Apakah pemakaian ini bisa beresiko pada kanker usus besar?</p>
<p>Kami terus mengupayakan untuk komunikasi dengan anak saya, agar mau BAB setiap hari.</p>
<p><em>Jazaakumullah khairan</em><br />
<span id="more-11434"></span><br />
Dari: Yumma</p>
<p><strong>Jawaban:</strong><br />
Wa&#8217;alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh</p>
<p>Terima kasih sebelumnya atas pertanyaan yang Ibu ajukan, semoga Allah <em>Subhanahu wa Ta’ala</em> memberikan kemudahan bagi Ibu sekeluarga, dan kesehatan pada buah hati tercinta.</p>
<p>1. Kerja obat pencahar<br />
<strong>Obat pencahar</strong> (laksatif atau laksansia) pada dasarnya terbagi atas beberapa golongan, yaitu bulk laksatif (contohnya Isphagula husk, meningkatkan massa feses, sehingga merangsang peristaltik usus dan feses pun terdorong keluar), laksatif osmotik, laksatif stimulan, dan pelembut feses (<em>stool softener</em>). Laksatif osmotik, semisal suspensi laktulosa, tidak dapat dicerna oleh tubuh, sehingga mencapai usus besar dalam keadaan utuh, dan terurai di dalam usus besar tersebut. Hasil penguraiannya bersifat asam, dengan efek akhir menarik lebih banyak air ke dalam usus besar, dan feses pun mengandung lebih banyak air sehingga mudah untuk dikeluarkan. Laksatif stimulan, semisal senna, atau bisacodyl, bekerja lokal di dalam usus besar. Setelah laksansia ini mencapai usus besar, dan mengalami metabolisme di sana, hasil metabolisme tersebut akan merangsang usus besar, dan menimbulkan efek peristalsis usus, dan feses pun terdorong keluar. <em>Stool softener</em> berfungsi langsung melembutkan feses.</p>
<p>Adapun untuk mikrolax sendiri, memiliki cara kerja sebagai berikut:<br />
- Na lauril sulfoasetat menurunkan tegangan permukaan feses sehingga feses mudah terbasahi.</p>
<p>- Sorbitol, Na Sitrat menyerap air ke dalam usus besar/rektum untuk melunakkan feses yang keras.</p>
<p>- PEG 400 melumasi rektum sehingga feses mudah dikeluarkan.</p>
<p>2. Seluruh obat pencahar, apapun jenis dan cara kerjanya, tidak disarankan untuk digunakan dalam jangka panjang (misalnya penggunaan tiap hari &gt; 1 minggu). Penggunaan pencahar yang sering dapat menyebabkan penurunan tonus (tegangan normal ) otot usus besar, sehingga tidak dapat bekerja normal, dan akhirnya justru memperberat konstipasi, atau gangguan keseimbangan cairan dan elektrolit tubuh, seperti dehidrasi dan hipokalemia (kurangnya ion kalium dalam tubuh, menyebabkan timbulnya gejala kelemahan tubuh, dan jika berat, gangguan irama jantung dan terhentinya motilitas usus/ileus).</p>
<p>3. Hubungan pemakaian pencahar dengan risiko kanker usus besar.<br />
Sejauh ini belum kami dapatkan adanya hubungan antara pemakaian laksansia jangka panjang dengan kanker usus besar.</p>
<p>Konstipasi yang dialami anak Ibu sudah berlangsung lama, sehingga dibutuhkan evaluasi yang lebih serius dan mendalam, apa penyebab konstipasi tersebut. Selain meningkatkan asupan serat, kami anjurkan juga untuk Ibu agar mengurangi konsumsi susu formula (jika diberikan) pada anak dan meningkatkan konsumsi air putih padanya.</p>
<p>Semoga ada manfaatnya.</p>
<p>Wassalamu&#8217;alaikum warahmatullahi wabarakatuh</p>
<p><strong>Dijawab oleh dr. hafidz N (Pengasuh Rubrik Kesehatan <a href="http://konsultasisyariah.com/anak-susah-buang-air-besar" target="_blank">Konsultasi Syariah</a>)</strong><br />
<strong> Artikel <a href="http://konsultasisyariah.com/">www.KonsultasiSyariah.com</a></strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.konsultasisyariah.com/anak-susah-buang-air-besar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kesehatan: Apakah hepatitis B paling berbahaya?</title>
		<link>http://www.konsultasisyariah.com/kesehatan-apakah-hepatitis-b-paling-berbahaya/</link>
		<comments>http://www.konsultasisyariah.com/kesehatan-apakah-hepatitis-b-paling-berbahaya/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 18 May 2012 04:27:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hadi</dc:creator>
				<category><![CDATA[KESEHATAN]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://konsultasisyariah.com/?p=10986</guid>
		<description><![CDATA[Pertanyaan: Dokter yang budiman, saya ingin menanyakan beberapa pertanyaan yang masih menjadi tanda tanya bagi saya semenjak lama. Kenapa ada kategorisasi penyakit hepatitis itu menjadi beberapa kategori: hepatitis A, hepatitis B, dan hepatitis C, padahal kan semuanya menyerang hati/live (CMIIW). ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Pertanyaan:</strong><br />
Dokter yang budiman, saya ingin menanyakan beberapa pertanyaan yang masih menjadi tanda tanya bagi saya semenjak lama. Kenapa ada kategorisasi penyakit hepatitis itu menjadi beberapa kategori: hepatitis A, hepatitis B, dan hepatitis C, padahal kan semuanya menyerang hati/live (CMIIW). Mohon penjelasannya.</p>
<p>Kemudian, penyakit hepatitis B itu katanya yang paling bahaya? Apakah benar?</p>
<p>Mengenai sirosis, apakah maksudnya? Apakah sirosis disebabkan oleh penyakit hepatitis B?</p>
<p>Sebagai seorang muslim, apakah yang mesti kita lakukan untuk mencegah penyakit hepatitis semenjak dini?<br />
Terimakasih Dokter</p>
<p>Dari: Abduh<br />
<span id="more-10986"></span><br />
<strong>Jawaban:</strong><br />
Assalaamu&#8217;alaikum warahmatullahi wabarakatuh</p>
<p>Saudara Abduh yang dirahmati Allah <em>Subhanahu wa Ta’ala</em>, sebelumnya kami ucapkan terima kasih atas pertanyaan yang Saudara ajukan.</p>
<p>Hepatitis, sebagaimana kita ketahui bersama, adalah istilah umum yang digunakan untuk menyatakan adanya kondisi peradangan pada organ hati/liver. Hepatitis berasal dari kata <em>hepar</em> (hati) dan <em>itis</em> (radang). Peradangan tersebut dapat disebabkan oleh berbagai hal, yang paling sering, infeksi oleh virus kemudian oleh konsumsi alkohol berkepanjangan dalam jumlah banyak, dan juga racun sejenis kacang-kacangan.</p>
<p>Kategori hepatitis A, B, C, dan seterusnya, diterapkan pada kondisi hepatitis akibat infeksi virus. Kategori ini berdasarkan jenis virus yang menyerang, sebab setiap virus yang diidentifikasi menyerang hepar memiliki sifat dan dampak yang berbeda pada hepar itu sendiri, serta penyembuhan dan kemungkinan kondisinya di masa mendatang. Sebagai contoh, virus hepatitis A. Virus ini masuk ke dalam tubuh melalui jalur oral, biasanya akibat hiegenitas yang buruk. Virus ini menyerang hepar dengan gejala perburukan yang cukup cepat, ditandai dengan demam, mual, muntah, sakit perut. Meskipun demikian, jika diobati dengan tepat, <em>biidznillaah</em>, gejala yang ditimbulkan virus ini dapat sembuh dengan sempurna.</p>
<p>Berbeda dengan hepatitis B, yang virusnya biasanya masuk melalui jalan darah, misalnya pada pengguna NAPZA dengan jarum suntik yang tidak steril, petugas kesehatan yang menangani pasien hepatitis B dengan perdarahan yang banyak dan di tubuhnya ada luka sehingga virus dalam darah pasien tersebut dapat masuk ke dalam tubuhnya, atau melalui jarum suntik atau sayatan pisau apapun yang tidak steril (termasuk pisau bekam). Sifat infeksinya juga awalnya lebih ringan, tidak seberat hepatitis A, namun virusnya dapat bertahan lama dalam hepar dan infeksinya berlangsung kronis atau menahun, dan dapat menyebabkan kerusakan hepar yang berat di kemudian hari, seperti sirosis atau pengerutan hepar.</p>
<h2>Apakah hepatitis B paling berbahaya?</h2>
<p>Secara umum dapat dikatakan demikian. <strong>Hepatitis B</strong> merupakan <strong>jenis hepatitis</strong> dengan spektrum klinis terluas, mulai dari tak bergejala hingga hepatitis keseluruhan hepar (hepatitis fulminan) akut yang berat. Hepatitis B kronis juga dapat menyebabkan sirosis (stadium akhir dari fibrosis atau pengerasan hati akibat tergantinya jaringan yang normal dengan jaringan ikat, sehingga fungsinya pun jauh berkurang), dan kanker hepatoseluler (kanker hati). Infeksi virus hepatitis B juga dapat ditumpangi oleh virus hepatitis lain (virus hepatitis D), dan menyebabkan infeksi yang lebih berat. Metode penyebaran virus ini pun lebih bervariasi, dan bisa ditularkan dari Ibu ke janin, dan melalui kontak dengan cairan tubuh penderita, misalnya melalui hubungan seksual.</p>
<p>Meskipun demikian, di negara-negara maju, kematian cukup banyak disebabkan oleh sirosis hepar, yang diakibatkan oleh infeksi <strong>virus hepatitis C</strong> kronis dan penyalahgunaan alkohol kronis.</p>
<h3>Lalu, apa itu sirosis?</h3>
<p><strong>Cirrhosis hati</strong> atau lebih mudah disebut sirosis, adalah kondisi dimana terjadi kerusakan struktur organ hepar yang luas, dimana sel dan pembuluh yang normal di dalam hepar rusak dan digantikan oleh jaringan ikat yang banyak. Cirinya adalah timbulnya <em>nodul</em> <em>regeneratif</em> (semacam benjolan) yang dikelilingi jaringan ikat. Hepar juga tampak berkerut dan mengecil, akibat timbunan jaringan ikat tersebut.</p>
<p>Pada kondisi ini, kerusakan sel-sel hepar biasanya telah berat dan fungsi hepar menjadi sangat berkurang. Komplikasi dari sirosis antara lain meliputi:</p>
<p>- Hipertensi pembuluh portal hepatik. Yaitu pembuluh yang membawa darah dari pembuluh sekitar usus, limpa, dan pankreas ke hepar. Peningkatan tahanan pada hepar menyebabkan darah tidak dapat disuplai sebagaimana mestinya, sehingga tekanan pembuluh portal tersebut meningkat, dan akhirnya membentuk pembuluh darah baru yang langsung memintas hepar dan menuju organ lainnya, misalnya pada lambung pada kerongkongan, namun rentan pecah. Dan jika pecah, dapat menyebabkan pendarahan saluran cerna bagian dalam yang fatal.</p>
<p>- Pembesaran limpa dan peningkatan kerja limpa akibat peningkatan tekanan pembuluh porta. Akibatnya terjadi peningkatan penghancuran sel darah, dan timbullah anemia, penurunan sel darah putih (leukopenia), dan penurunan jumlah platelet tubuh (trombositopenia). Tubuh menjadi lemas, gampang terserang infeksi kuman, dan mudah berdarah.</p>
<p>- Pintas darah yang mengandung racun-racun yang seharusnya dinetralisir di hepar ke dalam sirkulasi darah tubuh, sehingga dapat menyebabkan gangguan pada sistem saraf pusat/ensefalopati (salah satunya dicirikan dengan penurunan kesadaran sampai koma).</p>
<p>- Asites, yaitu penimbunan cairan abnormal dalam perut, yang berisiko menimbulkan infeksi bakteri pada selaput dinding perut (peritonitis bakterial spontan).</p>
<p>- Gangguan fungsi hepar, yang dicirikan dengan gangguan pembekuan darah, gagal ginjal, gangguan jantung, dan malabsorpsi vitamin serta lemak.</p>
<p>- <strong>Sirosis dapat disebabkan oleh infeksi kronis virus hepatitis B atau C</strong>. Selain itu, masih banyak penyebab lain yang dapat memicu terjadinya, seperti alkoholisme, sindrom kelebihan zat besi (hemochromatosis), defisiensi enzim alfa-1 antitripsin, infeksi parasit ecchinococcis, obat-obatan tertentu seperti Isoniazid pada pengobatan TB, methotrexate, methyldopa, tolbutamide, dan lain sebagainya.</p>
<h3>Bagaimana pencegahannya?</h3>
<p>Bagi seorang muslim, yang meyakini bahwa dosa dan maksiat merupakan salah satu sebab terbesar ditimpakannya penyakit pada dirinya, maka sudah selayaknya kita katakan bahwa pencegahan utama dari segala penyakit adalah dengan meninggalkan dosa dan maksiat sekecil apapun, serta senantiasa bertaubat dan kembali kepada Allah <em>Subhanahu wa Ta’ala</em> dalam segala kondisi. Memperbanyak <em>dzikrullah</em> dan senantiasa berdoa memohon kesehatan dan perlindungan dari segala bencana, jangan sampai kita lewatkan atau remehkan.</p>
<p>Di antara tindakan preventif lain yang dapat kita lakukan adalah memperbanyak <em>istighfar</em> serta bershodaqoh ikhlas demi Allah <em>Ta&#8217;ala</em> semata dan menjauhi kezhaliman terhadap diri terlebih orang lain sedapat mungkin untuk menghindari doa keburukan dari mereka.</p>
<p>Kami anjurkan penanya yang mulia untuk merujuk pada satu buku yang membahas tentang hal ini disertai dengan dalil yang gamblang dan pemahaman yang memahamkan, yakni buku : &#8220;<em>Imunisasi</em> <em>Syariat</em>: <em>Terobosan</em> <em>Inovatif</em>, <em>Menangkal</em> <em>Berbagai</em> <em>Macam</em> <em>Penyakit</em>!&#8221; buah karya Al Ustadz DR. Muhammad Arifin Badri, MA- semoga Allah menjaga beliau-.</p>
<p>Adapun secara praktis, Hepatitis dapat dicegah, di antaranya dengan hiegenitas personal yang baik (pada hepatitis A dan E), menghindari cairan tubuh pasien hepatitis B dan C akut, memastikan sterilitas jarum suntik jika akan menggunakannya untuk menyuntikkan obat-obatan bermanfaat pada tubuh, termasuk memastikan sterilitas pisau dan alat bekam serta alat apapun yang akan bersentuhan langsung dengan darah orang lain yang berpotensi mengenai diri kita, dan melakukan skrining hepatitis B dan C (skrining HBs Antigen dan anti-HCV) pada donor transfusi.<br />
<em>Allahu Ta&#8217;ala a&#8217;lam</em>, semoga bermanfaat.</p>
<p>Wassalamu&#8217;alaikum warahmatullahi wabarakatuh</p>
<p><strong>Dijawab oleh dr. Hafidz N (Pengasuh Rubrik Kesehatan <a href="http://konsultasisyariah.com/sirosis-hepatitis-b">Konsultasi Syariah</a>)</strong><br />
<strong> Artikel <a href="http://konsultasisyariah.com/">www.KonsultasiSyariah.com</a></strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.konsultasisyariah.com/kesehatan-apakah-hepatitis-b-paling-berbahaya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sakit Perut Menjelang Haid</title>
		<link>http://www.konsultasisyariah.com/sakit-perut-menjelang-haid/</link>
		<comments>http://www.konsultasisyariah.com/sakit-perut-menjelang-haid/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 16 May 2012 23:19:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dr. Hafidz</dc:creator>
				<category><![CDATA[KESEHATAN]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.konsultasisyariah.com/?p=11084</guid>
		<description><![CDATA[Sakit Perut Menjelang Haid Pertanyaan: Wa&#8217;alaikumsalam wa rahmatullahi wa barakatuh Sudah hampir 1 tahun belakangan ini, istri saya perut sebelah kanannya terasa sakit  terutama menjelang haid. Hal ini pernah dikonsultasikan ke dokter dan diagnosanya ada endiomitrosis pada dinding luar rahimnya. ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h2>Sakit Perut Menjelang Haid</h2>
<p><strong>Pertanyaan:</strong><br />
Wa&#8217;alaikumsalam wa rahmatullahi wa barakatuh</p>
<p>Sudah hampir 1 tahun belakangan ini, istri saya perut sebelah kanannya terasa sakit  terutama menjelang haid. Hal ini pernah dikonsultasikan ke dokter dan diagnosanya ada endiomitrosis pada dinding luar rahimnya. Dan sudah diberikan obat tapi setelah obat habis sakitnya muncul lagi.</p>
<p>Pertanyaannya apa yang menyebabkan sakitnya ini tidak berhenti dan apakah ada obat  herbal yang bisa dikonsumsi istri saya ini.<br />
<em>Jazakallahu khairan</em></p>
<p>Dari: Ferry<br />
<span id="more-11084"></span><br />
<strong>Jawaban:</strong><br />
Assalaamu&#8217;alaikum warahmatullahi wabarakatuh</p>
<p>Saudara Ferry yang semoga senantiasa dalam kemudahan, keberkahan, dan keistiqomahan di atas jalan yang lurus, terima kasih atas pertanyaan yang Saudara ajukan. Berikut ini sedikit informasi yang dapat kami berikan terkait pertanyaan Saudara.</p>
<h2>Sekilas Tentang Endometriosis</h2>
<p><strong>Endometriosis</strong> adalah kondisi tumbuhnya jaringan dinding rahim atau endometrium pada tempat-tempat yang tidak semestinya, salah satunya seperti kondisi Istri Saudara, di dinding luar rahim.</p>
<p>Penyebab pasti dari <em>endometriosis</em> belum hingga kini belum dapat dikemukakan, namun terdapat beberapa faktor yang diduga kuat menyebabkan <u>endometriosis</u>, di antaranya:</p>
<p>- Faktor genetik, keturunan dari penderita endometriosis.</p>
<p>- Menstruasi retrograd, yaitu aliran balik darah menstruasi (yang membawa sel endometrium) melalui tuba fallopii ke arah perut. Dapat terjadi pada wanita dengan jumlah aliran darah menstruasi sangat banyak, atau yang memiliki kelainan struktur anatomi daerah rahim, leher rahim, atau genital, yang dapat menghambat aliran normal menstruasi.</p>
<p>- Sel endometrial dapat ikut terpindahkan pada area lain saat operasi, misalnya operasi caesar.</p>
<p>- Transformasi sel pada daerah perut dan pelvis yang berhubungan erat dengan sel sel sistem reproduksi menjadi sel endometrium.</p>
<p>- Sel endometrium berada di luar rahim sejak sebelum lahir.</p>
<h3>Beberapa gejala yang sering didapati pada penderit endometriosis antara lain:</h3>
<p>- Nyeri; misalnya nyeri pelvis, nyeri menstruasi yang berat, nyeri saat berhubungan intim, nyeri di daerah rektum (daerah usus paling ujung sebelum mencapai anus), nyeri punggung bagian bawah 1 atau 2 hari sebelum menstruasi (bisa lebih dini), yang berkurang selama menstruasi.</p>
<p>- Perdarahan abnormal. Perdarahan ini dapat meliputi: Darah pada urin atau feses, darah yang keluar melalui genitalia sebelum mulainya menstruasi (premenstrual spotting), dan perdarahan setelah berhubungan suami istri.</p>
<p>- Infertilitas. Terkadang merupakan satu-satunya tanda endometriosis.</p>
<p>Terkait dengan pertanyaan Saudara, mengapa sakitnya tak kunjung berhenti, hal ini disebabkan oleh sifat sel pada endometriosis yang serupa dengan endometrium, yaitu dipengaruhi oleh siklus hormonal wanita, terutama oleh hormon estrogen dan progesteron. Sel endometriosis mengalami perubahan yang persis sama dengan dinding rahim dalam hal pertumbuhan dan luruhnya (ketika haid). Namun ketika dinding rahim dapat meluruh keluar tubuh ketika haid, tidak demikian halnya dengan darah luruhan sel endometriosis yang terperangkap dalam tubuh dan mengiritasi jaringan sekitarnya dan menimbulkan nyeri. Inilah alasan mengapa nyeri endometriosis terasa ketika mendekati jadwal haid dan berkurang di akhirnya. Namun jika sel-sel ini tumbuh di dekat jaringan tubuh yang sensitif terhadap rangsangan nyeri, maka rasa nyeri dapat timbul secara konstan, atau berhubungan dengan gerakan tertentu, seperti saat berolahraga.</p>
<h3>Terapi Herbal untuk Endometriosis</h3>
<p>Terdapat banyak klaim herbal untuk meredakan nyeri dan gangguan untuk endometriosis. Meskipun demikian, tidak ada yang bisa menjamin 100% dapat menghilangkan jaringan endometriosis itu sendiri. Di luar negeri, campuran yang biasa digunakan adalah ekstrak chasteberry (vitex berry), wild yam, motherworth, dan echinacea. Adapun yang terdapat di Indonesia, yang diharapkan dapat membantu meringankan gejala, sepengetahuan kami, di antaranya adalah propolis dan madu. Antioksidan yang tinggi dan efek perbaikan sistem imun yang dimiliki kedua zat tersebut diharapkan mampu memperbaiki kondisi penderita.</p>
<p>Selain itu, penggunaan kompres hangat di daerah sekitar panggul ketika nyeri, seraya beristirahat, diharapkan dapat membantu meringankan gejala.</p>
<p>Allahu Ta&#8217;ala a&#8217;lamu. Semoga bermanfaat.</p>
<p>Wassalamu&#8217;alaikum warahmatullahi wabarakatuh</p>
<p><strong>Dijawab oleh dr. Hafidz N (Pengasuh Rubrik Kesehatan <a href="http://konsultasisyariah.com/sakit-perut-menjelang-haid" target="_blank" rel="nofollow">Konsultasi Syariah</a>)</strong><br />
<strong> Artikel <a href="http://konsultasisyariah.com/" rel="nofollow" target="_blank">www.KonsultasiSyariah.com</a></strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.konsultasisyariah.com/sakit-perut-menjelang-haid/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mulut Tidak Bisa Membuka Sempurna</title>
		<link>http://www.konsultasisyariah.com/mulut-tidak-bisa-membuka-sempurna/</link>
		<comments>http://www.konsultasisyariah.com/mulut-tidak-bisa-membuka-sempurna/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 15 May 2012 05:56:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dr. Hafidz</dc:creator>
				<category><![CDATA[KESEHATAN]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.konsultasisyariah.com/?p=11071</guid>
		<description><![CDATA[Mulut Tidak Bisa Membuka Sempurna Pertanyaan: Assalamualaikum Saya ingin menanyakan tentang kesehatan saya. Kenapa mulut saya tidak bisa membuka secara sempurna (tidak sampai 3 jari)? Apabila dipaksakan untuk dibuka rahang rasanya sakit. Bagaimana cara mengobatinya ? Terima kasih. Dari: Joyo ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h2>Mulut Tidak Bisa Membuka Sempurna</h2>
<p><strong>Pertanyaan:</strong><br />
Assalamualaikum</p>
<p>Saya ingin menanyakan <strong>tentang kesehata</strong>n saya. Kenapa <strong>mulut</strong> saya tidak bisa membuka secara sempurna (tidak sampai 3 jari)? Apabila dipaksakan untuk dibuka rahang rasanya sakit. Bagaimana cara mengobatinya ?<br />
Terima kasih.</p>
<p>Dari: Joyo<br />
<span id="more-11071"></span><br />
<strong>Jawaban:</strong><br />
Wa&#8217;alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh.</p>
<p>Saudara yang semoga senantiasa dirahmati oleh Allah <em>Subhanahu wa Ta’ala</em></p>
<p>Keluhan tidak dapat membuka <em>mulut</em> dengan sempurna dapat disebabkan oleh beberapa faktor. Namun sebelumnya, yang penting untuk diketahui adalah:</p>
<p>- Waktu mulai terjadinya. Apakah terjadi tiba-tiba, atau perlahan-lahan. Kejadian yang tiba-tiba lebih mengindikasikan proses mekanik seperti trauma atau inflamasi akut di sekitar <u>mulut</u> dan rahang. Sedangkan onset yang perlahan mengindikasikan adanya penyakit yang lebih lama yang mendasarinya.</p>
<p>- Lama terjadinya. Telah berapa lama keluhan ini dirasakan? Pertanyaan ini penting untuk melacak penyebab kesulitan gerak.</p>
<p>- Riwayat keluhan. Adakah kira-kira kejadian spesifik terkait dengan awal timbulnya keluhan?</p>
<p>- Gejala penyerta. Apakah ada kelumpuhan otot wajah, atau demam, atau kekakuan otot-otot tubuh yang menyertai keluhan? Apakah ada pula keluhan di daerah mulut seperti sinusitis kronis, sakit gigi, pembengkakan pada gusi atau kelenjar ludah yang mendahului atau menyertai keluhan?</p>
<p>Karena riwayat keluhan yang kurang jelas, kami mohon maaf belum dapat memberikan jawaban yang lebih detail. Namun berikut ini beberapa keterangan yang dapat kami berikan terkait dengan keluhan Saudara:</p>
<h3>Kemungkinan penyebab gangguan pada bukaan mulut/fungsi sendi rahang:</h3>
<p>- Susunan gigi yang tidak normal sehingga gigitan antara gigi atas dan bawah tidak pas. Bila ada sesuatu yang menghalangi gigi Anda untuk terkatup dengan normal, otot dan sendi rahang akan sedikit bergeser untuk beradaptasi dan mencari posisi yang nyaman untuk menggigit. Akibatnya lama kelamaan akan terjadi kelainan sendi rahang dan sakit kepala ringan hingga berat.</p>
<p>- Kebiasaan buruk, di antaranya kebiasaan tidur hanya pada satu sisi wajah yang menekan bantal, kebiasaan mengerat gigi pada saat tidur (namun hal ini biasanya terjadi di luar kesadaran penderita), kebiasaan mengisap jari atau menggigit kuku.</p>
<p>- Mengunyah hanya dengan satu sisi rahang/geraham. Kebiasaan ini akan membuat ketidakseimbangan fungsi rahang.</p>
<p>- Kesalahan posisi saat bekerja misalnya saat menghadap komputer selama berjam-jam, dan lain-lain yang membuat sendi rahang bekerja berlebihan sehingga dapat terjadi keletihan dan kekakuan pada otot dan sendi rahang.</p>
<p>- Penyakit degeneratif yang menyerang sendi rahang, misalnya keganasan atau karena usia dan penyakit autoimun.</p>
<p>- Tertawa atau menguap terlampau lebar.</p>
<p>- Kondisi kesehatan gigi dan mulut, misalnya gigi rusak, <em>focal infection</em> (infeksi atau penyakit di bagian tubuh lain yang disebabkan oleh mikroorganisme dari gigi dan mulut ), dan sebagainya.</p>
<p>- Kesalahan dalam melakukan perawatan orthodonti (perataan gigi) dengan pencabutan.</p>
<p><strong>Terapi yang Umum Dilakukan</strong><br />
Jika keluhan Saudara terkait dengan kondisi demam dan kekakuan otot sebelumnya, dikhawatirkan keluhan adalah gejala trismus, kekakuan otot sekitar mulut akibat tetanus, yang harus segera mendapat perawatan medis yang intensif. Namun jika tidak, proses pun telah berlangsung lama dan kemungkinan terkait dengan posisi rahang yang salah akibat susunan gigi, maka salah satu solusinya adalah menggunakan terapi perbaikan susunan gigi.</p>
<p>Pemijatan dan penggunaan terapi ringan seperti koyo atau minyak urut lainnya mungkin sedikit meringankan keluhan, tapi tidak membantu mengetahui penyebab keluhan sesungguhnya.</p>
<p>Untuk lebih jelasnya, kami sarankan Saudara untuk memeriksakan diri ke ahli kesehatan, misalnya dokter spesialis penyakit dalam jika terdapat penyakit sistemik lain sebelumnya, atau jika tidak ada penyakit tubuh lain sebelumnya, langsung merujuk pada dokter gigi spesialis prosthodonti (drg,Sp.Pros), atau ke dokter gigi spesialis bedah mulut (drg.Sp.BM).<br />
Semoga bermanfaat</p>
<p>Wassalamu&#8217;alaikum warahmatullahi wabarakatuh</p>
<p><strong>Dijawab oleh dr. Hafidz N (Pengasuh Rubrik Kesehatan <a href="http://konsultasisyariah.com/mulut-tidak-bisa-membuka-sempurna" target="_blank" rel="nofollow">Konsultasi Syariah</a>)</strong><br />
<strong> Artikel <a href="http://konsultasisyariah.com/" rel="nofollow" target="_blank">www.KonsultasiSyariah.com</a></strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.konsultasisyariah.com/mulut-tidak-bisa-membuka-sempurna/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Menghilangkan Mata Ikan Tanpa Operasi</title>
		<link>http://www.konsultasisyariah.com/menghilangkan-mata-ikan-tanpa-operasi/</link>
		<comments>http://www.konsultasisyariah.com/menghilangkan-mata-ikan-tanpa-operasi/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 14 May 2012 05:58:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dr. Hafidz</dc:creator>
				<category><![CDATA[KESEHATAN]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.konsultasisyariah.com/?p=11068</guid>
		<description><![CDATA[Menghilangkan Mata Ikan Tanpa Operasi Pertanyaan: Bismillah Assalamu&#8217;alakum waahmatullah wabarakatuh Barakallahu fikum Ana ingin bertanya, apa sebenarnya penyebab mata ikan di kaki atau tangan? Apakah virus, bakteri ataupun jamur? Dan bagaimana cara mengobati/menghilangkan mata ikan tersebut selain harus melakukan operasi ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h2>Menghilangkan Mata Ikan Tanpa Operasi</h2>
<p><strong>Pertanyaan:</strong><br />
<em>Bismillah</em><br />
Assalamu&#8217;alakum waahmatullah wabarakatuh<br />
<em>Barakallahu fikum</em></p>
<p>Ana ingin bertanya, apa sebenarnya penyebab <strong>mata ikan di kaki atau tangan</strong>? Apakah <strong><span style="text-decoration: underline;">virus, bakteri ataupun jamur</span></strong>?<br />
Dan bagaimana cara mengobati/menghilangkan <em>mata ikan</em> tersebut selain harus melakukan operasi kecil?</p>
<p><em>Syukran wa jazakumullahu khoyron katsir</em> atas jawabannya</p>
<p>Dari: Nurun Nisa Maulida<br />
<span id="more-11068"></span><br />
<strong>Jawaban:</strong><br />
Wa&#8217;alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh</p>
<p>Saudari seiman yang dirahmati Allah <em>Subhanahu wa Ta’ala</em>, semoga keberkahan pula atas Saudari dan kaum muslimin seluruhnya.</p>
<p><u>Mata ikan</u>, atau dalam dunia medis dikenal dengan nama <em>clavus</em> (<em>clavus</em>, sinonimnya cukup banyak, antara lain <em>kalus</em>/<em>callous</em>, atau <em>corns</em>/<em>heloma</em>), merupakan suatu istilah umum untuk penebalan kulit akibat tekanan atau gesekan yang berkepanjangan. Penebalan yang awalnya dimaksudkan untuk melindungi kulit dapat menjadi luas dan berlebih, sehingga menyebabkan nyeri dan pada kondisi berat, ulkus atau borok.</p>
<p>Penyebab mata ikan adalah tekanan dan gesekan berlebihan yang terus-menerus. Biasanya pada daerah tulang yang menonjol, seperti tumit. Istilah medis yang lebih sesuai untuk mata ikan yang sakit adalah <em>corns</em>, atau tanduk. <em>Corns</em> terdiri dari bagian kulit yang menebal dan di tengahnya terdapat sumbat keratin (<em>keratinous plug</em>), yang keras dan dikelilingi oleh daerah kulit yang mengalami peradangan, berukuran seperti kacang atau lebih besar dan dapat menembus bagian dalam kulit atau lapisan dermis. <em>Corns</em> inilah yang terasa sakit ketika terinjak atau tertekan, karena bagian dalamnya menusuk kulit. <em>Corns</em> terbagi 2; <em>corns</em> lunak, yang umumnya terjadi pada daerah antar jari kaki dan yang keras, misalnya pada bagian telapak kaki.</p>
<h3>Sebelum beralih ke penanganan mata ikan, ada baiknya kita lihat beberapa faktor atau kondisi yang dapat menyebabkan timbulnya mata ikan, yaitu:</h3>
<p>- Mengenakan sepatu yang sempit dan menekan kaki.</p>
<p>- Mengenakan sepatu berhak tinggi yang dapat menekan bagian depan kaki.</p>
<p>- Mengenakan sepatu yang terlalu longgar dapat menyebabkan kaki bergesek dengan sepatu akibat adanya ruang.</p>
<p>- Sepatu dengan alas yang tipis dapat menimbulkan tekanan yang lebih besar pada daerah telapak kaki ketika berjalan dibanding dengan yang beralas tebal.</p>
<p>- Mengenakan sepatu atau sandal tanpa kaos kaki.</p>
<p>- Mengenakan kaus kaki yang tidak pas.</p>
<p>- Pada orang dengan berat badan berlebih, karena tekanan pada kakinya lebih besar.</p>
<p>- Berjalan tanpa alas kaki.</p>
<p>- Kondisi apapun yang menimbulkan tekanan dan gesekan berkepanjangan pada anggota tubuh, misalnya penggunaan palu pada tukang kayu, dapat menimbulkan mata ikan di daerah dengan tekanan dan friksi terbesar.</p>
<p><strong>Bagaimana Mengatasinya?</strong><br />
Karena mata ikan disebabkan oleh penebalan kulit yang berlebih, maka penanganan pertama yang dapat dilakukan di rumah adalah dengan mengurangi ketebalan kulit tersebut. Misalnya dengan menggosok daerah yang tebal menggunakan batu apung atau sabut khusus kulit, setelah sebelumnya dilembutkan dengan merendamnya dengan air hangat dan sabun. Sebaiknya tidak langsung mengikis seluruh kulit yang mengeras secara bersamaan, namun bertahap. Selain itu dapat juga menggunakan salep asam salisilat 40%, yang berfungsi menghilangkan kulit mati. Sebaiknya rendam bagian mata ikan lebih dulu dalam air hangat selama 15-30 menit untuk melembutkan, kemudian sikat sedikit menggunakan sikat yang lembut, lalu oleskan salep pada daerah tersebut.</p>
<p>Mata ikan juga dapat dikikis secara manual menggunakan pisau medis, namun prosedur ini sebaiknya tidak dilakukan sendiri, melainkan di dokter atau paramedis yang kompeten, terutama jika penderita mengidap penyakit diabetes atau kelainan pembuluh darah perifer.</p>
<p>Penggunaan sepatu yang nyaman dan pas, dan bantalan pelindung kaki, serta pelembab kulit terutama di daerah gosokan termasuk beberapa cara untuk mengurangi peluang terjadinya mata ikan.</p>
<p>Semoga bermanfaat, <em>wa jazakillaahu khoiron</em>,</p>
<p>Wassalamu&#8217;alaikum warahmatullahi wabarakatuh</p>
<p><strong>Dijawab oleh dr. Hafidz N. (Pengasuh Rubrik Kesehatan <a href="http://konsultasisyariah.com/menghilangkan-mata-ikan-tanpa-operasi" rel="nofollow" target="_blank">Konsultasi Syariah</a>)</strong><br />
<strong> Artikel <a href="http://konsultasisyariah.com/" rel="nofollow" target="_blank">www.KonsultasiSyariah.com</a></strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.konsultasisyariah.com/menghilangkan-mata-ikan-tanpa-operasi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Rubrik Kesehatan: Penyakit Miom</title>
		<link>http://www.konsultasisyariah.com/rubrik-kesehatan-penyakit-miom/</link>
		<comments>http://www.konsultasisyariah.com/rubrik-kesehatan-penyakit-miom/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 12 May 2012 23:01:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dr. Hafidz</dc:creator>
				<category><![CDATA[KESEHATAN]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.konsultasisyariah.com/?p=11145</guid>
		<description><![CDATA[Penyakit Miom Pertanyaan: Apakah ada pengobatan miom tanpa operasi angkat kandungan? Kalo ada bagaimana caranya? Apa hukumnya berobat pada paranormal? Dari: Dody Jawaban: Assalamu&#8217;alaikum warahmatullahi wabarakatuh Terima kasih atas pertanyaan yang Saudara ajukan. Mioma uteri atau disebut juga leiomioma uteri ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h2>Penyakit Miom</h2>
<p><strong>Pertanyaan:</strong></p>
<p>Apakah ada pengobatan <strong>miom</strong> tanpa operasi angkat kandungan? Kalo ada bagaimana caranya? Apa hukumnya berobat pada paranormal?</p>
<p>Dari: Dody<br />
<span id="more-11145"></span><br />
<strong>Jawaban:</strong><br />
Assalamu&#8217;alaikum warahmatullahi wabarakatuh</p>
<p>Terima kasih atas pertanyaan yang Saudara ajukan.</p>
<p>Mioma uteri atau disebut juga leiomioma uteri adalah tumor jinak yang berasal dari jaringan otot dan jaringan ikat pada rahim. Meskipun jinak, terkadang tumor ini memang dapat mencapai ukuran yang sangat besar, sehingga menekan organ sekitarnya, seperti kandung kemih dan usus besar, sehingga menimbulkan gejala sulit berkemih atau konstipasi. Terkadang bila posisinya di jalan lahir atau dinding rahim, dapat menyebabkan kesulitan bagi calon bayi untuk tumbuh dan berkembang.</p>
<p>Sejauh ini, pengobatan mioma salah satunya memang bisa tanpa operasi yaitu dengan menggunakan prinsip pengaturan hormon estrogen, misalnya dengan pil KB. Tumor ini memiliki respon terhadap paparan hormon estrogen, sehingga mengurangi kadar hormon dapat membantu menekan pertumbuhannya dan efek yang ditimbulkannya. Dewasa ini, terdapat berbagai jenis klaim obat-obatan yang mengaku dapat menyembuhkan mioma tapa operasi. Namun sejauh yang kami tahu, pengobatan mioma juga harus mempertimbangkan lokasi, ukuran, jumlah, dan beratnya komplikasi yang ditimbulkan mioma, juga harapan reproduksi di masa depan. Pada kasus mioma yang berat, dimana mioma tumbuh besar di semua bagian rahim dan sudah menimbulkan efek gangguan yang berat pada organ tubuh yang lain, dan penderita juga sudah mendekati usia menopause, dimana kesuburan sudah sangat jauh bekurang, terkadang pilihan pengangkatan rahim untuk mencegah kerusakan organ lebih lanjut dapat dipertimbangkan.</p>
<p>Pengobatan di luar medis konvensional yang diklaim memiliki dampak pada mioma, menurut kami yang bisa dicoba Di antaranya:</p>
<p>- Konsumsi habbatussauda&#8217;, yang berbentuk minyak lebih utama, rutin.</p>
<p>- Minyak zaitun ekstra virgin, dapat digunakan bersamaan dengan habbat, namun diberi selang waktu konsumsinya sekitar 1 jam.</p>
<p>- Ekstrak daun sirsak.</p>
<p>- Jus mengkudu murni.</p>
<p>Untuk dosis dan aturan minum lainnya, ada baiknya merujuk pada ahli kesehatan atau herbalis berpengalaman dalam hal ini, sebab dosis harus disesuaikan dengan keadaan penderita pula. Hendaknya dibarengi dengan bertaubat kepada Allah <em>Ta&#8217;ala</em> atas segala dosa dan kemaksiatan, memperbanyak amal sholeh, dan menghindari kezhaliman terhadap siapa pun juga. Saudara juga bisa menyertai pengobatan fisik dengan pengobatan menggunakan ruqyah syar&#8217;iyyah. Jangan lupa, adaptasi gaya hidup sehat dengan aktif berolahraga, kurangi konsumsi daging merah, dan imbangi dengan sayur, dan buah warna warni.</p>
<p><strong>Hukum Berobat pada Paranormal</strong><br />
Sebelumnya perlu diluruskan dulu, makna paranormal disini, yang dimaksud siapa saja? Khusus mereka yang berkecimpung di dunia klenik dan perdukunan atau semua jenis pengobatan di luar pengobatan pada umumnya yang menggunakan obat atau zat yang tampak jelas (bisa saja mencakup orang yang melakukan ruqyah). Jika yang dimaksud adalah dukun, peramal, atau sejenisnya, maka jawaban Lajnah ad Da&#8217;imah untuk hal ini adalah:</p>
<p>Tidak boleh pergi ke dukun atau peramal, dan jika mempercayainya lebih besar lagi dosanya. Dalilnya sabda Rasulullaah <em>shallallahu &#8216;alaihi wa sallam</em>:<br />
“<em>Barangsiapa mendatangi peramal lalu bertanya kepadanya tentang sesuatu, maka tidak diterima sholatnya selama 40 hari</em>.” (HR. Muslim no. 2230)</p>
<p>Dan hadits Nabi <em>Shallallahu ‘alaihi wa sallam</em>,<br />
“<em>Barangsiapa mendatangi dukun lalu mempercayai apa yang dikatakannya, maka ia telah kafir dengan apa yang diturunkan kepada Muhammad</em>.” (HR. at Tirmidzi, Ibnu Majah, dan Ahmad)<br />
(<em>Fatwa-fatwa Terkini</em>, jilid 3)</p>
<p>Adapun jika yang dimaksud pengobatan dengan ruqyah, selama orang yang melakukannya adalah orang yang benar aqidahnya, sholeh, baik perilakunya, dan memahami benar tata cara ruqyah syar&#8217;iyyah, maka dibolehkan meskipun makruh bagi seseorang meminta diruqyah, dan hendaknya berusaha untuk meruqyah diri sendiri dengan bertawakkal kepada Allah <em>Subhanahu wa Ta&#8217;ala</em>.<br />
Semoga bermanfaat.</p>
<p>Wassalamu&#8217;alaikum warahmatullahi wabarakatuh</p>
<p><strong>Dijawab oleh dr. Hafidz N (Pengasuh Rubrik Kesehatan <a href="http://konsultasisyariah.com/penyakit-miom" target="_blank" rel="nofollow">Konsultasi Syariah</a>)</strong><br />
<strong> Artikel <a href="http://konsultasisyariah.com/" rel="nofollow" target="_blank">www.KonsultasiSyariah.com</a></strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.konsultasisyariah.com/rubrik-kesehatan-penyakit-miom/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mengobati Ejakulasi Dini</title>
		<link>http://www.konsultasisyariah.com/mengobati-ejakulasi-dini/</link>
		<comments>http://www.konsultasisyariah.com/mengobati-ejakulasi-dini/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 12 May 2012 05:37:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dr. Hafidz</dc:creator>
				<category><![CDATA[KESEHATAN]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.konsultasisyariah.com/?p=11159</guid>
		<description><![CDATA[Mengobati Ejakulasi Dini Pertanyaan: Assalamu’alaikum Dokter, saya mau Tanya. Maaf, sebelumnya karena agak tabu. Apakah penyebab ejakulasi dini? Adakah cara alami untuk mengatasinya? Boleh tidak kita berobat ke pengobatan alternatif yang banyak menawarkan jasa pengobatan masalah itu? Jazakumullahu khairan Dari: ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h2>Mengobati Ejakulasi Dini</h2>
<p><strong>Pertanyaan:</strong><br />
Assalamu’alaikum</p>
<p>Dokter, saya mau Tanya. Maaf, sebelumnya karena agak tabu. Apakah <a href="http://konsultasisyariah.com/mengobati-ejakulasi-dini" rel="nofollow" target="_blank"><strong>penyebab ejakulasi dini</strong></a>? Adakah cara alami untuk mengatasinya? Boleh tidak kita berobat ke pengobatan alternatif yang banyak menawarkan jasa pengobatan masalah itu?<br />
<em>Jazakumullahu khairan</em></p>
<p>Dari: Skmph<br />
<span id="more-11159"></span><br />
<strong>Jawaban:</strong><br />
Wa&#8217;alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh</p>
<p>Saudara yang semoga senantiasa dirahmati Allah <em>Subhanahu wa Ta&#8217;ala</em>, terima kasih atas pertanyaan yang Saudara ajukan.</p>
<p><em>Ejakulasi dini</em> adalah keadaan dimana seorang pria mencapai kepuasan dan ejakulasi lebih dini sedangkan pasangannya belum, atau bahkan belum menyadarinya. kondisi ini secara statistik cukup banyak dialami pria dewasa muda, dan frekuensinya semakin menurun seiring dengan pertambahan usia.</p>
<p>Beberapa penyebab <u>ejakulasi dini</u> yang kami ketahui antara lain adalah:<br />
- Kondisi psikologis yang sangat gugup<br />
- Kondisi mudah terstimulasi secara seksual</p>
<p>Ejakulasi dini harus dibedakan dengan gangguan ereksi, karena proses yang kedua ini dapat berhubungan dengan kondisi psikologis yang lebih berat, atau penyakit seperti diabetes.</p>
<h3>Beberapa cara menangani ejakulasi secara medis antara lain:</h3>
<p>- Konsumsi obat antidepresan, seperti sertralin, 50 mg, 1 kali pada malam hari, membantu menenangkan saraf yang tegang atau gugup.</p>
<p>- Terapi perilaku menggunakan teknik tertentu. Sebaiknya konsultasikan pada dokter Anda untuk mempraktikkan metode ini.</p>
<p>Untuk pengobatan alternatif, kami mohon maaf belum bisa menemukan jawaban yang memuaskan untuk hal ini. Hendaknya diteliti lebih dulu bagaimana model pengobatan alternatif yang ditawarkan, karena dikhawatirkan justru dapat membahayakan tubuh jik tidak berhati-hati.<br />
Semoga bermanfaat.</p>
<p>Wassalamu&#8217;alaikum warohmatullahi wabarakatuh</p>
<p><strong>Dijawab oleh dr. Hafidz N (Pengasuh Rubrik Kesehatan Konsultasi Syariah)</strong><br />
<strong> Artikel <a href="http://konsultasisyariah.com/" rel="nofollow" target="_blank">www.KonsultasiSyariah.com</a></strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.konsultasisyariah.com/mengobati-ejakulasi-dini/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pakai Deodorant, Muncul Benjolan di Ketiak</title>
		<link>http://www.konsultasisyariah.com/pakai-deodorant-muncul-benjolan-di-ketiak/</link>
		<comments>http://www.konsultasisyariah.com/pakai-deodorant-muncul-benjolan-di-ketiak/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 11 May 2012 07:12:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dr. Hafidz</dc:creator>
				<category><![CDATA[KESEHATAN]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.konsultasisyariah.com/?p=11089</guid>
		<description><![CDATA[Pakai Deodorant, Muncul Benjolan di Ketiak Pertanyaan: Assalamu’alaikum Saya Nona, berusia 20 tahun. Beberapa bulan terakhir ini kalau saya menggunakan deodorant terlalu sering, kadang pernah ada benjolan di ketiak sebelah kanan, nyeri rasanya. Saat saya tidak menggunakan deodorant untuk waktu ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h2>Pakai Deodorant, Muncul Benjolan di Ketiak</h2>
<p><strong>Pertanyaan:</strong><br />
Assalamu’alaikum</p>
<p>Saya Nona, berusia 20 tahun. Beberapa bulan terakhir ini kalau saya menggunakan <strong>deodorant</strong> terlalu sering, kadang pernah ada benjolan di ketiak sebelah kanan, nyeri rasanya. Saat saya tidak menggunakan <a href="http://konsultasisyariah.com/pakai-deodorant-muncul-benjolan-di-ketiak" target="_blank" rel="nofollow"><em>deodorant</em></a> untuk waktu yang lama, benjolan itu hilang. Lalu di payudara sebelah kanan juga dulu ada benjolan kecil, tapi sekarang besarnya se-jari, tapi kalau dipencet sakit. Apakah itu kanker Dok? Saya takut periksa ke dokter, karena saya takut itu kanker. Jujur, karena saya belum menikah. Mohon bantuannya Dok, saya benar-benar takut ini kanker.</p>
<p>Dari: Nurul Inayah<br />
<span id="more-11089"></span><br />
<strong>Jawaban:</strong><br />
Wa&#8217;alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh</p>
<p>Terima kasih atas pertanyaan yang Saudari ajukan.</p>
<p>Benjolan yang timbul pada ketiak, terasa nyeri, dan berhubungan dengan pemakaian deodoran, kemungkinan besar merupakan peradangan pada kelenjar getah bening di daerah ketiak, atau pada kelenjar keringat (hidradenitis suppurativa) di daerah tersebut, yang dipicu oleh zar-zat kimia yang ada pada deodoran. Hal ini dapat dilihat karena adanya keterkaitan erat dengan penggunaan deodoran. Masalah ini biasanya tidaklah membahayakan Saudari, namun hendaknya jika berulang, diusahakan mengganti deodoran dengan bahan lain yang tidak bersifat iritatif bagi kulit dan kelenjar sekitarnya.</p>
<p>Benjolan yang nyeri pada payudara, disertai adanya ukuran yang membesar, kemungkinan adalah kelainan yang disebut dengan fibrokistik, yaitu timbulnya kista, benjolan berisi cairan pada payudara. Kelainan ini tergolong jinak, mengalami perubahan sesuai siklus haid, dan terasa membesar dan nyeri pada kondisi premenstrual. Diagnosis bandingnya kemungkinan adalah adanya pernanahan (abses) pada payudara yang biasanya disertai adanya luka sebelumnya. Sedangkan sepengetahuan kami, umumnya benjolan pada kanker payudara bersifat keras, tidak dapat digerakkan, tidak sakit jika ditekan, batas benjolan dengan sekitarnya tidak jelas. Pada kondisi lanjut, dapat menyebabkan perubahan warna, ukuran, dan tekstur kulit payudara. Kami sarankan Saudari untuk tetap memeriksakan diri ke dokter, untuk melakukan deteksi dini, sehingga penanganan pun lebih mudah dibanding jika telah timbul komplikasi.<br />
Semoga bermanfaat.</p>
<p>Wassalamu&#8217;alaikum warahmatullahi wabarakatuh</p>
<p><strong>Dijawab oleh dr. Hafidz N (Pengasuh Rubrik Kesehatan <a href="http://konsultasisyariah.com/pakai-deodorant-muncul-benjolan-di-ketiak" target="_blank" rel="nofollow">Konsultasi Syariah</a>)</strong><br />
<strong> Artikel <a href="http://konsultasisyariah.com/" target="_blank" rel="nofollow">www.KonsultasiSyariah.com</a></strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.konsultasisyariah.com/pakai-deodorant-muncul-benjolan-di-ketiak/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kebutuhan Kalsium Untuk Ibu Menyusui</title>
		<link>http://www.konsultasisyariah.com/kebutuhan-kalsium-untuk-ibu-menyusui/</link>
		<comments>http://www.konsultasisyariah.com/kebutuhan-kalsium-untuk-ibu-menyusui/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 09 May 2012 03:31:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dr. Hafidz</dc:creator>
				<category><![CDATA[KESEHATAN]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://konsultasisyariah.com/?p=10989</guid>
		<description><![CDATA[Pertanyaan: Dokter yang semoga dirahmati Allah. Sejak setelah melahirkan anak kedua, sepertinya gigi saya mulai mengeropos. Apakah ini disebabkan oleh melahirkan dan menyusui? Bagaimana kiat untuk menghindari ini (selain rutin ke dokter gigi), apa makanan dan nutrisi yang mesti dikonsumsi ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Pertanyaan:</strong><br />
Dokter yang semoga dirahmati Allah. Sejak setelah melahirkan anak kedua, sepertinya gigi saya mulai mengeropos. Apakah ini disebabkan oleh melahirkan dan menyusui?</p>
<p>Bagaimana kiat untuk menghindari ini (selain rutin ke dokter gigi), apa makanan dan nutrisi yang mesti dikonsumsi setiap hari agar kebutuhan <strong>kalsium</strong> mencukupi? Apakah madu memiliki kandungan nutrisi yang cukup untuk permasalahan yang saya hadapi ini?<br />
Syukron.</p>
<p>Jazaakallahu khairan</p>
<p>Dari: Ummu Ibrahim<br />
<span id="more-10989"></span><br />
<strong>Jawaban:</strong><br />
Assalamu&#8217;alaikum warahmatullahi wabarakatuh</p>
<h2>Kebutuhan Kalsium Untuk Ibu Menyusui</h2>
<p>Ibu penanya yang juga kami harapkan senantiasa dalam limpahan rahmat dan taufik dari Allah <em>Azza wa Jalla</em>, terima kasih atas kesediaan Ibu untuk mengajukan pertanyaan pada rubrik konsultasi ini.</p>
<p>Kondisi kehamilan dan menyusui merupakan kondisi khusus bagi wanita, dimana kebutuhan kalori dan beragam zat gizi, terutama zat besi, <em>kalsium</em>, dan asam folat meningkat dengan drastis untuk memenuhi kebutuhan Ibu dan calon bayi. Terkhusus untuk <u>kalsium</u>, pada kondisi hamil, dibutuhkan sekitar 1.000 mg kalsium per harinya. Kalsium dibutuhkan terutama untuk proses pembentukan tulang pada bayi, dan menjaga kepadatan tulang dan gigi pada Ibu.</p>
<h3>Gigi keropos, tanda kekurangan kalsium?</h3>
<p>Benar, Ibu. Ketika kalsium saat hamil dan menyusui tidak dapat memenuhi kebutuhan pertumbuhan bayi, maka tubuh akan &#8216;mengambilkan&#8217; untuk si kecil tambahan kalsium dari tulang Ibu. Sehingga kepadatan tulang menurun, begitu juga gigi, dan timbullah keluhan gigi keropos dan rasa ngilu pada tubuh, disertai meningkatnya risiko patah tulang saat cedera.</p>
<p><strong>Bagaimana mengatasinya?</strong><br />
Ada beberapa tips yang dapat Ibu terapkan untuk mengatasi masalah kekurangan kalsium ini -<em>biidznillaah</em>- di antaranya:</p>
<p>- Menyantap makanan dengan kalori yang cukup, sekitar 1.800 kalori per hari, dengan sumber yang bervariasi, lebih baik lagi jika dipenuhi dengan sayuran berwarna hijau gelap yang kaya akan kalsium, seperti brokoli dan bayam.</p>
<p>- Mengonsumsi susu, susu kedelai, keju, atau yogurt.</p>
<p>- Mengonsumsi madu dan sari kurma. Madu saja menurut kami belum mencukupi, hendaknya ditambah dengan sari kurma.</p>
<p>- Mengonsumsi sari jeruk yang difortifikasi dengan kalsium.</p>
<p>- Meningkatkan konsumsi vitamin D. Dosis yang dianjurkan adalah sekitar 600 IU per hari, dan dapat meningkat saat hamil dan menyusui. Vitamin D dapat diperoleh dari susu, sereal, telur, dan ikan.</p>
<p>Jika keluhan masih dirasakan setelah Ibu mencoba salah satu atau mengombinasikan pilihan di atas, ada baiknya Ibu mengonsumsi suplemen khusus untuk penambah kalsium dan vitamin D. Jenis suplemen yang dipilih, kami anjurkan lebih baik yang berbasis natural dan sesuai dengan angka kecukupan gizi sebagaimana yang dipaparkan di atas, atau sesuai anjuran dokter keluarga Ibu.<br />
Semoga bermanfaat, <em>wa jazaakumullaahu khairan</em>.</p>
<p>Wassalamu&#8217;alaikum warahmatullahi wabarakatuh</p>
<p><strong>Dijawab oleh dr. Hafidz N (Pengasuh Rubrik Kesehatan <a href="http://konsultasisyariah.com/kebutuhan-kalsium-untuk-ibu-menyusui" target="_blank" rel="nofollow">Konsultasi Syariah</a>)</strong><br />
<strong> Artikel <a href="http://konsultasisyariah.com/" rel="nofollow" target="_blank">www.KonsultasiSyariah.com</a></strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.konsultasisyariah.com/kebutuhan-kalsium-untuk-ibu-menyusui/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

