tutup Eksternal hardisk kajian video islam
cashflow laporan keuangan software akutansi terbaik
FIKIH

menguburkan-bagian-tubuh

Menguburkan bagian tubuh

Bismillah…Adakah dalil yang mensyari’atkan menguburkan bagian tubuh dari orang yang masih hidup misal potongan rambut (cukuran), potongan kuku?

Bagaimana pula halnya dengan bagian tubuh yang tertinggal tidak dikuburkan bersama orang yang telah meninggal (dan telah dikubur) misal bagian tubuh yang dioperasi yang dipotong? Atas respon kami ucapkan terima kasih, jazaakumullah khayran wabarakallahu fiikum

Nasrul Hamid (nasrXXXXXXX@gmail.com)

Utang emas

Ustadz, saya mau tanya. Dulu, waktu istri saya masih kecil, ibunya meminjam kalung emas dari temannya untuk dijual, dalam rangka membiayai kuliah kakak-istri saya. Setelah berlalu beberapa belas tahun, ibu mertua saya baru bisa melunasi utangnya dengan kredit, seharga total 4 jutaan (seharga emas dulu ketika meminjam). Tapi beberapa hari kemarin, teman ibu mertua datang lagi ke rumah dan mengatakan secara kekeluargaan langsung kepada anak-anaknya (termasuk istri saya) bahwa dulu ‘kan bukan uang yang dipinjam tapi emas, dia pengennya kembali juga sebagai kalung yang serupa (gram ataupun mata)-nya, sedangkan dengan uang harga tadi (4 jutaan) di hari ini kalau dibelikan kalung yang serupa tidaklah cukup. Bagaimana solusinya, Ustadz? Apakah kalung diganti dengan kalung yang serupa ataukah cukup uang 4 juta yang dibayarkan ibu mertua saya? Jazakallahu khairan, Ustadz.

Abu Muhammad (abi**@***.com)

asuransi

Ikut asuransi syariah

Assalamu ‘alaikum, Pak Ustadz. Apakah asuransi pendidikan syariah itu sesuai dengan tuntunan Islam, Pak Ustadz? Aku tanya sama kawan, katanya, uang asuransi itu (uang kita) dipakai buat usaha, lalu nanti kalau untung, dikasih ke kita sekian persen. Tapi kalau rugi, uang kita tetap sebanyak itu juga, tapi tidak dikasih persennya. Juga, bank syariah, apakah itu sudah sesuai dengan hukum Islam? Terima kasih, Pak Ustadz. Assalamu ‘alaikum.

Rafdinal (inal**@***.com)

Mengunakan mobil dinas kantor:

Saya mendapat amanah untuk memelihara mobil dinas. Saya sudah berusaha untuk menyimpan di kantor, tapi pihak kantor keberatan dengan alasan keamanan dan tidak adanya orang yang merawat. Akhirnya, mobil tersebut saya bawa ke rumah. Saya pelihara mobil tersebut menggunakan uang pribadi, berupa bensin, tune-up, ganti oli, dan servis-servis ringan lainnya. Bolehkah mobil tersebut saya pakai untuk keperluan pribadi karena semua biaya perawatan telah ditanggung dari uang pribadi saya? Terima kasih.

Abu Muawiyah (**man_05@***.com)

SOCIAL

8,192FansLike
3,853FollowersFollow
29,910FollowersFollow
61,069SubscribersSubscribe

RAMADHAN