<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Konsultasi Kesehatan dan Tanya Jawab Pendidikan Islam &#187; Download</title>
	<atom:link href="http://www.konsultasisyariah.com/category/download/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.konsultasisyariah.com</link>
	<description>KonsultasiSyariah.com</description>
	<lastBuildDate>Sat, 18 May 2013 05:46:17 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	
<xhtml:meta xmlns:xhtml="http://www.w3.org/1999/xhtml" name="robots" content="noindex" />
		<item>
		<title>Membangkitkan Gairah Pasutri dengan Video Porno</title>
		<link>http://www.konsultasisyariah.com/membangkitkan-gairah-pasutri-dengan-video-porno/</link>
		<comments>http://www.konsultasisyariah.com/membangkitkan-gairah-pasutri-dengan-video-porno/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 11 Feb 2013 06:38:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ammi Nur Baits</dc:creator>
				<category><![CDATA[AKHLAK]]></category>
		<category><![CDATA[FIKIH]]></category>
		<category><![CDATA[Halal Haram]]></category>
		<category><![CDATA[Nasehat]]></category>
		<category><![CDATA[Pergaulan]]></category>
		<category><![CDATA[Pernikahan]]></category>
		<category><![CDATA[Problematika Rumah Tangga]]></category>
		<category><![CDATA[Video]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.konsultasisyariah.com/?p=16365</guid>
		<description><![CDATA[Gairah Pasutri dengan Video Porno Pertanyaan: Ada orang yang telah menikah lebih dari 20 tahun. Sudah menghasilkan anak 4. Seperti layaknya mnusia, kualitas hubungan seksual menurun. Sebenarnya meraka ingin seperti dulu lagi. Nah bolehkah mereka memacu libido seks itu dengan ...]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<h2><strong>Gairah Pasutri dengan Video Porno</strong></h2>
<p><strong>Pertanyaan:</strong></p>
<p>Ada orang yang telah menikah lebih dari 20 tahun. Sudah menghasilkan anak 4. Seperti layaknya mnusia, kualitas hubungan seksual menurun. Sebenarnya meraka ingin seperti dulu lagi. Nah bolehkah mereka memacu libido seks itu dengan <a title="nonton film porno" href="http://konsultasisyariah.com/membangkitkan-gairah-pasutri-dengan-video-porno" target="_blank" rel="nofollow"><em>nonton film porno</em></a> berdua: suami istri?</p>
<p>Trim’s</p>
<p>Dari: FLn<br />
<span id="more-16365"></span><br />
<strong>Jawaban:</strong></p>
<p><em>Alhamdulillah was shalatu was salamu ‘ala rasulillah, amma ba’du, </em></p>
<p><strong>Pertama</strong>, nonton film porno hukumnya haram, baik bagi yang belum menikah maupun yang sudah menikah. Tidak ada pengecualian dalam hal ini. Karena, orang yang nonton film porno, dia telah melakukan zina dengn 3 inderanya: mata, perasaan, dan telinganya. Orang yang telah nonton film semacam ini wajib bertaubat kepada Allah. Dari Abu Hurairah <em>radhiallahu ‘anhu</em>, Rasulullah <em>shallallahu ‘alaihi wa sallam</em> bersabda,</p>
<p class="arab">إِنَّ اللهَ كَتَبَ عَلَى ابْنِ آدَمَ حَظَّهُ مِنَ الزِّنَا، أَدْرَكَ ذَلِكَ لَا مَحَالَةَ، فَزِنَا الْعَيْنَيْنِ النَّظَرُ، وَزِنَا اللِّسَانِ النُّطْقُ، وَالنَّفْسُ تَمَنَّى وَتَشْتَهِي، وَالْفَرْجُ يُصَدِّقُ ذَلِكَ أَوْ يُكَذِّبُهُ</p>
<p>“<em>Sesungguhnya Allah menetapkan jatah dosa zina bagi anak Adam. Dia pasti mendaatkannya, tidak bisa mengelak. Zina mata dengan melihat, zina lisan dengan berbicara, zina hati dengan membayangkan dan timbul gairah. Sementara kemaluan membuktikan kelanjutan zina yang sesungguhnya atau tidak</em>.” (HR. Bukhari dan Muslim).</p>
<p><strong>Kedua</strong>, suami istri yang <a title="nonton film porno" href="http://konsultasisyariah.com/membangkitkan-gairah-pasutri-dengan-video-porno" target="_blank" rel="nofollow"><strong>nonton film porno</strong></a> menunjukkan betapa rendah rasa malunya dan sikap cemburunya. Bagaimana bisa seorang istri pencemburu, mengizinkan suaminya untuk menikmati aurat wanita lain, yang tidak selayaknya dia lihat. Bukankah ini potret istri yang telah hilang rasa cemburunya. Demikian pula sebaliknya, bagaimana mungkin sang suami pencemburu mengizinkan istrinya menikmati aurat lelaki lain sampai yang paling sakral? Bisa dipastikan, dia adalah suami yang telah hilang rasa cemburunya.</p>
<p>Jika pasangan suami istri telah hilang rasa cemburunya, apa yang bisa Anda bayangkan selanjutya? Peluang untuk terjadinya seingkuh akan sangat dominan. Karena nafsu manusia punya tabiat mencari kepuasan yang lebih. Jika saat ini dia baru mendapatkan kepuasan dengan melihat, bisa jadi akan menyeretnya untuk mendapatkan kepuasan yang lebih dengan melakukan zina yang sesungguhnya. Karena itulah, pada akhir hadis di atas, Nabi <em>shallallahu ‘alaihi wa sallam</em> menyatakan, “…Sementara kemaluan membuktikan kelanjutan zina yang sesungguhnya atau tidak.”</p>
<p><strong>Ketiga</strong>, peringatan penting dalam masalah nikmat yang perlu kita ingat, jika seseorang telah menceburkan dirinya untuk menikmati sesuatu yang haram, bisa jadi Allah cabut kemampuan dirinya untuk menikmati yang halal.</p>
<p>Ketika sang suami telah menikmati aurat wanita, bisa jadi dia tidak lagi mampu menikmati kebersamaan dengan istrinya yang dihalalkan. Demikian pula, wanita yang bisa menikmati aurat lelaki yang lain, atau melihat kegagahan lelaki yang lain di ranjang, dia akan menilai kecil suaminya dan mermehkan suaminya. Sementara itu, sang suami tidak bisa memberi kepuasan kepada istri seperti halnya yang telah dia lihat. Apa yang bisa Anda bayangkan? Keharmonisan yang mereka dambakan justru menjadi bibit perpecahan yang mereka dapatkan.</p>
<p>Pelajaran berharga dari sifat bidadari surga yang Allah nyatakan dalam Alquran,</p>
<p class="arab">وَعِنْدَهُمْ قَاصِرَاتُ الطَّرْفِ عِينٌ</p>
<p>“<em>Mereka mendaptkan bidadari-bidadari yang terbatas pandangannya, bermata jeli</em>.” (QS. As-Shafat: 48).</p>
<p>Di ayat lain Allah menyatakan,</p>
<p class="arab">فِيهِنَّ قَاصِرَاتُ الطَّرْفِ لَمْ يَطْمِثْهُنَّ إِنْسٌ قَبْلَهُمْ وَلَا جَانٌّ</p>
<p>“<em>Di dalam surga itu terdapat bidadri yang terbatas pandangannya, yang belum pernah disentuh manusia maupun jin</em>.” (QS. Ar-Rahman: 56).</p>
<p>Yang dimaksud: “yang terbatas pandangannya” ada dua makna yang disampaikan ulama,</p>
<p>1. Mereka adalah para bidadari yang pandangan matanya terbatas, hanya melihat suaminya. Sehingga bagi sang bidadari, suaminya adalah lelaki yang paling sempurna, paling cakep, paling gagah, paling penyayang, paling romantis, paling perhatian, paling…. dst. Sehingga dia tidak mengharapkan sedikit pun untuk berpindah ke lelaki lain.</p>
<p>2. Mereka bidadari yang membatasi pandangan suaminya. Karena saking indahnya sang bidadari bagi suami, disertai sifatnya yang sangat penurut dan memuliakan suaminya, sehingga sang suami sampai tidak mnginginkan untuk melirik wanita lain. Semua sifat baik wanita, lahir maupun batin, telah ada pada bidadarinya.</p>
<p>Jika suami istri memiliki sikap seperti di atas, barulah kita berharap bisa mewujudkan keharmonisan nan indah di keluarga. Anda bisa tiru model kenikmatan pada keluarga ahli surga itu. Jadilah suami istri yang qanaah terhadap yang Allah halalkan. Suami Anda adalah lelaki terindah bagi Anda, istri anda adalah bidadari terindah bagi Anda, sehingga Anda tidak sempat untuk melirik yang diharamkan syariat. Mungkinkah semacam bisa diwujudkan dengan nonton porno??</p>
<p><strong>Keempat</strong>, kaidah penting yang juga perlu kita catat, tidak boleh mengobati penyakit dengan sesuatu yang haram. Sebagaimana tidak boleh membersihkan benda najis dengan benda najis lainnya. Penurunan gairah seksual suami istri karena dimakan usia adalah suatu kekurangan. Namun bukan berarti Anda dihalalkan untuk mengatasinya dengan sesuatu yang haram. Karena justru itu sumber masalah yang akan mengancam keselamatan keutuhan keluarga Anda, sebagaimana keterangan di atas.</p>
<p>Lakukan komunikasi yang baik antar suami istri. Suami bisa mengubah dirinya untuk semakin menyayangi sang istri. Berusaha bersikap romantis, penyabar, memanjakan istrinya, perhatian terhadap istri, dengn tidak lupa memberikan fasilitas perawatan lahiriyah sang istri, yang bisa membuat rasa cintanya makin membara. Demikian pula sang istri. Dia berusaha tampil sangat menarik dengan suaminya, mengubah diri menjadi sosok yng sangat menawan hati dan perhatian suami. Semoga Allah, memudahkan keduanya untuk menjadi keluarga yang penuh rasa cinta dan kasih sayang.</p>
<p><em>Allahu a’lam</em></p>
<p><strong>Dijawab oleh Ustadz Ammi Nur Baits (Dewan Pembina <a title="konsultasi kesehatan dan tanya jawab pendidikan islam" href="http://konsultasisyariah.com/" target="_blank" rel="nofollow">www.KonsultasiSyariah.com</a>)</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.konsultasisyariah.com/membangkitkan-gairah-pasutri-dengan-video-porno/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ketika Imam Lupa Belum Wudhu [video]</title>
		<link>http://www.konsultasisyariah.com/ketika-imam-lupa-belum-wudhu-video/</link>
		<comments>http://www.konsultasisyariah.com/ketika-imam-lupa-belum-wudhu-video/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 23 Jan 2013 06:23:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ammi Nur Baits</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ibadah]]></category>
		<category><![CDATA[Sholat]]></category>
		<category><![CDATA[Video]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.konsultasisyariah.com/?p=16047</guid>
		<description><![CDATA[Alhamdulillah was shalatu was salamu &#8216;ala rasulillah, wa ba&#8217;du, Jika imam lupa dirinya belum wudhu, atau belum mandi junub, dan baru teringat ketika shalat, maka imam wajib membatalkan shalatnya, tanpa membubarkan shalat jamaah. Selanjutnya ada tiga cara yang bisa dilakukan ...]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><em>Alhamdulillah was shalatu was salamu &#8216;ala rasulillah, wa ba&#8217;du,</em></p>
<p>Jika imam lupa dirinya belum wudhu, atau belum mandi junub, dan baru teringat ketika shalat, maka imam wajib membatalkan shalatnya, tanpa membubarkan shalat jamaah. Selanjutnya ada tiga cara yang bisa dilakukan oleh imam ketika itu:<br />
<span id="more-16047"></span><br />
<strong>Pertama,</strong> dia membatalkan shalat, keluar dari jamaah, dan menunjuk salah seorang di belakangnya untuk menggantikan posisinya sebagai imam hingga shalat selesai. Sebagaimana terdapat riwayat dari Umar bin Khatab radliallahu ‘anhu, bahwa setelah beliau ditikam oleh Ibnu Saba’, Umar memegang tangan Abdurrahman bin Auf, dan menyuruhnya untuk menggantikan posisinya. Hadits ini diriwayatkan Bukhari (no. 3700). Tindakan Umar ini dilakukan di depan para sahabat dan tidak ada satupun yang mengingkarinya, sehingga dihukumi sebagai kesepakatan mereka.</p>
<p><strong>Kedua,</strong> imam membatalkan shalat dan tidak menunjuk pengganti. Kemudian masing-masing makmum shalat sendiri-sendiri. Ini adalah pendapat Imam as-Syafi’i.</p>
<p><strong>Ketiga,</strong> imam menyuruh makmum untuk tetap diam di tempat (tidak membubarkan jamaah), kemudian imam bersuci, lalu kembali ke tempat semula dan melanjutkan shalat jamaah.</p>
<p>Ini berdasarkan hadits dari Abu Bakrah radliallahu ‘anhu, beliau mengatakan:</p>
<p class="arab">أن رسول الله صلى الله عليه وسلم، دخل في صلاة الفجر فأومأ بيده أن مكانكم ثم جاء ورأسه يقطر فصلى بهم</p>
<p>Bahwa Rasulullah <em>shallallahu ‘alaihi wa sallam</em> mengimami sahabat shalat subuh. Tiba-tiba beliau berisyarat kepada para sahabat agar tetap berada di tempatnya (kemudian beliau pergi), lalu beliau kembali, sementara kepalanya meneteskan air, dan beliau shalat jamaah bersama mereka. (HR. Abu Daud no. 233 dan dishahihkan Al-Albani).</p>
<p>Imam Abu Daud membuat judul bab untuk hadits ini:</p>
<p class="arab">باب فى الجنب يصلى بالقوم وهو ناس</p>
<p>Bab, orang junub mengimami shalat jamaah karena lupa. (Sunan Abu Daud, 1/93)</p>
<p>Dalam Syarh Abu Daud, Imam al-Khatabi mengatakan:</p>
<p>Dalam hadits ini terdapat dalil bahwa jika ada imam yang shalat dalam keadaan junub, sementara makmum tidak tahu bahwa imam junub, maka shalat makmum tetap dilanjutkan dan tidak wajib diulangi. Sedangkan imam wajib mengulangi shalatnya. (Ma’alimus Sunan, 1/78).</p>
<p>Berikut salah satu praktek sunah ini, yang pernah terjadi di masjid nabawi:</p>
<p><iframe src="http://www.youtube.com/embed/CWmtGDie5ug" frameborder="0" width="470" height="264"></iframe></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.konsultasisyariah.com/ketika-imam-lupa-belum-wudhu-video/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kuliah Agama Tanpa Batas Ruang dan Waktu Bersama Yufid.TV</title>
		<link>http://www.konsultasisyariah.com/kuliah-agama-tanpa-batas-ruang-dan-waktu-bersama-yufid-tv/</link>
		<comments>http://www.konsultasisyariah.com/kuliah-agama-tanpa-batas-ruang-dan-waktu-bersama-yufid-tv/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 09 Oct 2012 23:24:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator></dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Download]]></category>
		<category><![CDATA[Video]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.konsultasisyariah.com/?p=14294</guid>
		<description><![CDATA[Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh Zaman ini adalah zaman internet, begitulah kiranya ungkapan untuk menggambarkan aktivitas masyarakat saat ini dengan dunia maya. Kalau dahulu orang tidak begitu butuh dan peduli dengan internet, maka saat ini satu hari tanpa jaringan internet dunia seakan ...]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><em>Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh</em></p>
<p>Zaman ini adalah zaman <a title="internet" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Internet" target="_blank" rel="nofollow"><strong>internet</strong></a>, begitulah kiranya ungkapan untuk menggambarkan aktivitas masyarakat saat ini dengan dunia maya. Kalau dahulu orang tidak begitu butuh dan peduli dengan internet, maka saat ini satu hari tanpa jaringan internet dunia seakan berhenti. Dengan jaringan internet seseorang bisa mengakses informasi yang mereka pikirkan atau sesuatu yang terlintas di pikiran namun membuat penasaran.<br />
<span id="more-14294"></span><br />
Merespon tingginya kebutuhan masyarakat akan informasi yang mudah dan cepat didapat, tim kreatif YUFID menjawabnya dengan menyediakan sebuah website yang memuat informasi dengan metode audio visual yang dinamai dengan Yufid TV dengan alamat website <a href="http://www.yufid.tv/" rel="nofollow" target="_blank">www.yufid.tv</a>.</p>
<p>Yufid TV adalah salah satu website yang dinaungi oleh YUFID Network. Setelah memprakarsi website-website pendidikan seperti <a href="http://www.konsultasisyariah.com/">www.KonsultasiSyariah.com</a>, <a href="http://www.kisahmuslim.com/" rel="nofollow" target="_blank">www.KisahMuslim.com</a>, <a href="http://www.khotbahjumat.com/" rel="nofollow" target="_blank">www.KhotbahJumat.com</a>, <a href="http://www.carasholat.com/" rel="nofollow" target="_blank">www.CaraSholat.com</a>, dll., Alhamdulillah YUFID Network dimudahkan Allah untuk memfasilitasi pengguna internet mendalami ilmu pengetahuan, khususnya ilmu agama Islam dengan metode yang lebih mudah, yakni audio-visual melalui www.Yufid.TV .</p>
<p>Dengan memanfaatkan jaringan internet Yufid TV bercita-cita membangun sekolah gratis bagi pengunjungnya. Berbagai macam ilmu pengetahuan yang bermanfaat, seperti: bahasa Inggris, komputer, fisika, dll. direncanakan akan dirangkum dalam <strong>video singkat dan berseri</strong> sehingga mudah untuk dipahami dan meringankan beban pengguna internet untuk mengikutinya.</p>
<p>Di usia yang masih hijau ini, Yufid TV memulai sekolah online-nya dengan pelajaran-pelajaran agama terlebih dahulu, karena pengetahuan agama adalah kebutuhan yang sangat mendesak dan merata dibutuhkan oleh semua umur. Pembicara-pembicara di sekolah agama Yufid TV merupakan orang-orang yang memiliki kapasitas yang mumpuni; lulusan dari Timur Tengah baik dari program sarjana, magister, dan doktoral atau pengajar-pengajar di pesantren dan universitas Islam di Indonesia.</p>
<p>Saat ini Yufid TV memiliki kurang lebih 715 video yang bisa ditonton atau didownload sebagai koleksi. 715 video tersebut menjelaskan permasalahan-permasalahan agama mulai dari pembahasan tentang bersuci sampai hubungan sosial kemasyarakatan.</p>
<p>Diantara <strong>video-video</strong> tersebut adalah video berikut ini:</p>
<p><a title="http://yufid.tv/keistimewaan-belajar-ilmu-agama/" href="http://yufid.tv/keistimewaan-belajar-ilmu-agama/" target="_blank" rel="nofollow"><em>http://yufid.tv/keistimewaan-belajar-ilmu-agama/</em></a></p>
<p><iframe src="http://www.youtube.com/embed/hD8mBWqoRjE?rel=0" frameborder="0" width="480" height="270"></iframe></p>
<p>Video ini memaparkan tentang keistimewaan belajar ilmu agama dengan pemateri Ustadz Abdullah Zaen, M.A. Beliau adalah pimpinan Yayasan Tunas Ilmu dan Pesantren Tunas Ilmu di Purbalingga. Belajar di Pondok Modern Darussalam Gontor kemudian melanjutkan pendidikan agama langsung ke tanah Arab, di Kota Nabi, Madinah, Arab Saudi, hingga memperoleh gelar sarjana dan master di bidang Aqidah.</p>
<p>Mudah-mudahan Allah <em>Subhanahu wa Ta’ala</em> mempermudah langkah kami dan senantiasa memberikan taufik-Nya membimbing kami dalam pengembangan website ini sesuai dengan yang Dia cintai dan ridhai, amin.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.konsultasisyariah.com/kuliah-agama-tanpa-batas-ruang-dan-waktu-bersama-yufid-tv/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Download Aplikasi Doa dan Dzikir Harian (Gratis)</title>
		<link>http://www.konsultasisyariah.com/download-aplikasi-doa-dan-dzikir-harian-gratis/</link>
		<comments>http://www.konsultasisyariah.com/download-aplikasi-doa-dan-dzikir-harian-gratis/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 03 Oct 2012 23:47:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator></dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Download]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.konsultasisyariah.com/?p=14143</guid>
		<description><![CDATA[Aplikasi Doa dan Dzikir Alhamdulillah, kemajuan teknologi banyak membantu kita dalam segala hal, termasuk dalam urusan ibadah dan dakwah. Melihat banyaknya pengguna smart phone dan komputer tablet, kami pun memiliki keinginan agar para pengguna memiliki variasi aplikasi bermanfaat yang membantu ...]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<h2>Aplikasi Doa dan Dzikir</h2>
<p>Alhamdulillah, kemajuan teknologi banyak membantu kita dalam segala hal, termasuk dalam urusan ibadah dan dakwah. Melihat banyaknya pengguna <em>smart phone</em> dan komputer tablet, kami pun memiliki keinginan agar para pengguna memiliki variasi aplikasi bermanfaat yang membantu mereka untuk terus mengenal agama Islam yang mulia ini. Berikut ini, pembaca bisa mengunduh aplikasi <em>Muslim Kids Series: Dua (Supplications and Remembrances)</em> (doa dan dzikir sehari-hari) untuk iPhone, iPad, dan Android secara <strong>GRATIS!</strong><br />
<span id="more-14143"></span><br />
<strong>Aplikasi</strong> <em>mobile</em> ini memang ber-genre untuk anak-anak (<em>for kids</em>), karena pendidikan islami secara dini sangatlah penting untuk membentuk karakter seorang anak di masa depannya. Namun bukan berarti aplikasi ini tidak bermanfaat untuk selain anak-anak, kami telah memuat doa-doa dan dzikir yang juga bermanfaat bagi kaum muslimin secara umum.</p>
<h3>Berikut ini Ilustrasti Video beserta  Gambar dari Aplikasi Doa dan Dzikir Harian Muslim Kids Series: Dua (Supplications and Remembrances)</h3>
<p><strong><br />
Ilustrasi Video</strong></p>
<p><iframe src="http://www.youtube.com/embed/sfce4DL5Vqc?rel=0" frameborder="0" width="480" height="270"></iframe></p>
<p><strong><br />
Ilustrasi gambar</strong></p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://www.konsultasisyariah.com/download-aplikasi-doa-dan-dzikir-harian-gratis/illustrasi-muslim-kids-dua/" rel="attachment wp-att-14155"><img class="aligncenter  wp-image-14155" title="illustrasi-muslim-kids-dua" src="http://www.konsultasisyariah.com/wp-content/uploads/2012/10/illustrasi-muslim-kids-dua.png" alt="download gratis aplikasi doa dan dzikir" width="360" height="360" /></a></p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://www.konsultasisyariah.com/download-aplikasi-doa-dan-dzikir-harian-gratis/screenshot-muslim-kids-dua/" rel="attachment wp-att-14154"><img class="aligncenter  wp-image-14154" title="screenshot-muslim-kids-dua" src="http://www.konsultasisyariah.com/wp-content/uploads/2012/10/screenshot-muslim-kids-dua.jpg" alt="aplikasi iphone doa dan dzikir" width="269" height="448" /></a></p>
<p><a title="aplikasi doa dan dzikir harian" href="http://konsultasisyariah.com/download-aplikasi-doa-dan-dzikir-harian-gratis" target="_blank" rel="nofollow"><em>Muslim Kids Series: Dua (Supplications and Remembrances)</em></a> termasuk salah satu aplikasi kids series terfavorit di <strong>App Store</strong> dan <strong>Google Play</strong>, dengan rating 4,5, dan telah diunduh lebih dari 300.000 pengguna.</p>
<p><strong>DOWNLOAD</strong></p>
<p>Anda dapat mengunduh aplikasi <strong>Muslim Kids: Dua</strong> ini sesuai dengan perangkat Anda pada link di bawah ini.</p>
<ol>
<li><a title="Muslim Kids Dua iPhone dan iPad" href="http://itunes.apple.com/id/app/muslim-kids-series-dua-supplications/id429158607?mt=8" target="_blank" rel="nofollow"><strong>Download untuk iPhone/iPad</strong></a></li>
<li><a title="Muslim Kids Dua Android" href="https://play.google.com/store/apps/details?id=org.yufid.mksdua" target="_blank" rel="nofollow"><strong>Download untuk Android</strong></a></li>
</ol>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.konsultasisyariah.com/download-aplikasi-doa-dan-dzikir-harian-gratis/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Hukum Shalat Jumat bagi Wanita</title>
		<link>http://www.konsultasisyariah.com/hukum-shalat-jumat-bagi-wanita/</link>
		<comments>http://www.konsultasisyariah.com/hukum-shalat-jumat-bagi-wanita/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 06 Sep 2012 22:20:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ammi Nur Baits</dc:creator>
				<category><![CDATA[Download]]></category>
		<category><![CDATA[FIKIH]]></category>
		<category><![CDATA[Ibadah]]></category>
		<category><![CDATA[Sholat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.konsultasisyariah.com/?p=12545</guid>
		<description><![CDATA[Shalat Jumat bagi Wanita Pertanyaan: Assalamu&#8217;alaikum Ustadz Teman saya pernah mengikuti pengajian di Majelis Tafsir Al-Quran di daerah Maguwoharjo, Sleman, Jogja, dan mendapat ilmu bahwa kaum wanita apabila shalat Jumat bisa dilakukan di rumah sebanyak 2 rakaat yang dilanjutkan 2 ...]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<h2>Shalat Jumat bagi Wanita</h2>
<p><strong>Pertanyaan:</strong></p>
<p>Assalamu&#8217;alaikum Ustadz</p>
<p>Teman saya pernah mengikuti pengajian di <strong>Majelis Tafsir Al-Quran</strong> di daerah Maguwoharjo, Sleman, Jogja, dan mendapat ilmu bahwa kaum wanita apabila <strong>shalat Jumat</strong> bisa dilakukan di rumah sebanyak 2 rakaat yang dilanjutkan 2 rakaat sunah ba&#8217;diyah.</p>
<p>Apakah memang ada hadisnya?</p>
<p>Syukron. Wassalam</p>
<p>Dari: Ita<br />
<span id="more-12545"></span><br />
<strong>Jawaban:</strong></p>
<p><em>Bismillah was shalatu was salamu ‘ala Rasulillah</em></p>
<p>Terkait hukum Jumatan bagi wanita, ada beberapa catatan yang perlu diperhatikan:<em></em></p>
<p><strong>Pertama</strong>, ulama sepakat bahwa wanita tidak wajib melaksanakan shalat Jumat, meskipun dia tidak sedang safar, dan tidak ada udzur apapun.</p>
<p>Ibnul Mundzir dalam kitab kumpulan kesepakatan ulama karyanya, beliau menyebutkan:</p>
<p class="arab">وأجمعوا على أن لا جمعة على النساء</p>
<p>“<em>Mereka (para ulama) sepakat bahwa Jumatan tidak wajib untuk wanita</em>.”  (<em>Al-Ijma’</em>, no. 52)</p>
<p>Di antara dalil yang menunjukkan hal ini adalah hadis dari Thariq bin Ziyad <em>radhiallahu ‘anhu</em>, bahwa Nabi <em>shallallahu ‘alaihi wa sallam</em> bersabda:</p>
<p class="arab">الجُمُعَةُ حَقٌّ وَاجِبٌ عَلَى كُلِّ مُسلِمٍ فِي جَمَاعَةٍ إِلاَّ أَربَعَة : عَبدٌ مَملُوكٌ ، أَو امرَأَةٌ ، أَو صَبِيٌّ ، أَو مَرِيضٌ</p>
<p>“Jumatan adalah kewajiban bagi setiap muslim, untuk dilakukan secara berjamaah, kecuali 4 orang: Budak, wanita, anak (belum baligh), dan orang sakit.” (HR. Abu Daud 1067 dan dishahihkan oleh Ibnu Katsir dalam <em>Irsyadul Faqih</em>, 1:190 dan Ibnu Rajab dalam <em>Fathul Bari</em>, 5:327).</p>
<p>Di antara hikmah, mengapa wanita tidak wajib jumatan adalah agar wanita tidak turut berada di tempat berkumpulnya banyak laki-laki. Sehingga menjadi sebab munculnya tindakan yang tidak diharapkan. Semacam, ikhtilat campur baur antara lelaki dengan wanita. (<em>Badai’ As-Shanai’</em>, 1:258).</p>
<p><strong>Kedua</strong>, wanita boleh menghadiri jumatan</p>
<p>Jika ada wanita yang menjaga adab islami, dia dibolehkan menuju masjid untuk melaksanakan shalat Jumat dengan adab-adab islami pula. Cara yang dia lakukan sama persis dengan jumatan yang dilakukan jamaah laki-laki. Artinya, dia wajib mendengarkan khutbah dengan seksama, tidak boleh ngobrol dengan temannya, dan dia hanya shalat 2 rakaat bersama imam, sebagaimana aturan jumatan yang kita kenal.</p>
<p>Ibnul Mundzir dalam kitab <em>Al-Ijma’</em> mengatakan:</p>
<p class="arab">وأجمعوا على أنَّهن إن حضرن الإمام فصلَّينَ معه أن ذلك يجزئ عنهن</p>
<p>“Mereka (para ulama) sepakat bahwa jika ada wanita yang menghadiri Jumatan bersama imam, kemdian dia shalat bersama imam, maka itu sudah sah baginya.” (<em>Al-Ijma’</em>, no. 53).</p>
<p>Maksud Ibnu Mundzir, dia tidak wajib melaksanakan shalat zuhur karena telah melaksanakan Jumatan.</p>
<p>Hal senada juga dikatakan Ibnu Qudamah, setelah beliau memaparkan, Jumatan tidak wajib bagi wanita, beliau menegaskan:</p>
<p class="arab">ولكنها تصح منها &#8211; أي الجمعة &#8211; ؛ لصحة الجماعة منها ، فإن النساء كن يصلين مع النبي صلى الله عليه وسلم في الجماعة</p>
<p>“Hanya saja jumatan itu sah dikerjakan wanita (bersama imam). Karena mereka shalat jamaahnya sah (maksudnya: wanita boleh shalat jamaah, pen.). Dulu para wanita shalat berjamaah bersama Nabi <em>shallallahu ‘alaihi wa sallam</em>.” (<em>Al-Mughni</em>, 2:243)</p>
<p><strong>Ketiga</strong>, shalat Jumat sendirian di rumah, tidak sah</p>
<p>Para ulama sepakat bahwa jumatan hanya boleh dikerjakan secara berjamaah. Tanpa jamaah, jumatannya tidak sah. Baik yang melakukan ini laki-laki maupun wanita. Dalilnya adalah hadis yang telah disebutkan di atas:</p>
<p class="arab">الجُمُعَةُ حَقٌّ وَاجِبٌ عَلَى كُلِّ مُسلِمٍ فِي جَمَاعَةٍ</p>
<p>“Jumatan adalah kewajiban bagi setiap muslim, untuk dilakukan secara berjamaah..”</p>
<p>Artinya, tanpa berjamaah, tidak mungkin bisa jumatan. Hanya saja ulama berbeda pendapat, berapakah jumlah minimal jamaah, sehingga boleh melaksanakan jumatan. Ada yang mengatakan minimal 3 orang, ada yang mengatakan 40 orang, dan ada yang memberi batasan satu kampung.</p>
<p>Lebih dari itu, wanita juga tidak boleh dilakukan antar-jamaah wanita. Karena pelaksanaan jumatan bagi wanita hanya mengikuti jumatan yang diadakan kaum muslimin laki-laki di masyarakat tersebut. Mereka berkumpul di satu tempat, untuk melaksanakan shalat, mendengarkan khutbah, dan melakukan banyak syiar islam di sana. Dan itu semua tidak mungkin dilakukan oleh wanita.</p>
<p>Oleh karena itu, jika wanita tidak jumatan di masjid maka dia shalat zuhur di rumah.</p>
<p>Lajnah Daimah memfatwakan:</p>
<p class="arab">إذا صلت المرأة الجمعة مع إمام الجمعة كَفَتهَا عن الظهر ، فلا يجوز لها أن تصليَ ظهر ذلك اليوم ، أما إن صلت وحدها فليس لها أن تصلي إلا ظهرا ، وليس لها أن تصلي جمعة</p>
<p>Jika wanita shalat Jumat bersama imam masjid, maka itu sudah cukup baginya sehingga tidak perlu shalat zuhur, sehingga tidak boleh melaksanakan shalat zuhur di hari itu (setelah jumatan). Namun jika dia shalat sendirian maka tidak ada kewajiban shalat baginya, kecuali shalat zuhur, dan dia tidak boleh shalat Jumat (2 rakaat, pen.). (<em>Majmu’ Fatawa</em>, 7:337)</p>
<p><strong>Keempat</strong>, yang lebih afdhal, wanita shalat zuhur di rumah dan tidak ikut jumatan</p>
<p>Ini berdasarkan sabda Nabi <em>shallallahu ‘alaihi wa sallam</em>:</p>
<p class="arab">لا تمنعوا نساءكم المساجد ، وبيوتهن خير لهن</p>
<p>“<em>Janganlah kalian menghalangi istri kalian untuk ke masjid. Dan rumah mereka itu lebih baik bagi mereka.</em>” (HR. Abu Daud 567 dan dishahihkan Al-Albani)</p>
<p><em>Allahu a’lam</em></p>
<p>Disadur dari fatwa Islam, no. 73339</p>
<p><strong>Dijawab oleh ustadz Ammi Nur Baits (Dewan Pembina <a title="shalat jumat bagi wanita" href="http://konsultasisyariah.com/hukum-shalat-jumat-bagi-wanita" target="_blank" rel="nofollow">www.KonsultasiSyariah.com</a>)</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.konsultasisyariah.com/hukum-shalat-jumat-bagi-wanita/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kartu Lebaran &#8211; Idul Fitri 1433 H</title>
		<link>http://www.konsultasisyariah.com/gambar-ucapan-lebaran-idul-fitri/</link>
		<comments>http://www.konsultasisyariah.com/gambar-ucapan-lebaran-idul-fitri/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 15 Aug 2012 06:19:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Administrator 2</dc:creator>
				<category><![CDATA[Download]]></category>
		<category><![CDATA[RAMADHAN]]></category>
		<category><![CDATA[WALLPAPER]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.konsultasisyariah.com/?p=13257</guid>
		<description><![CDATA[Kartu Ucapan Selamat Lebaran dan Idul Fitri Pembaca KonsultasiSyariah.com seperti tahun-tahun lalu kami memberikan untuk Anda sebuah gambar ucapan selamat lebaran dan Idul Fitri. Pada tahun kali ini kami akan memberikan sebuah kartu ucapan lebaran idul fitri, semoga dapat memberikan ...]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<h2>Kartu Ucapan Selamat Lebaran dan Idul Fitri</h2>
<p>Pembaca <a href="http://konsultasisyariah.com/gambar-ucapan-lebaran-idul-fitri" target="_blank" rel="nofollow"><strong>KonsultasiSyariah.com</strong></a> seperti tahun-tahun lalu kami memberikan untuk Anda sebuah <strong>gambar ucapan selamat lebaran dan Idul Fitri</strong>. Pada tahun kali ini kami akan memberikan sebuah <strong>kartu ucapan lebaran idul fitri</strong>, semoga dapat memberikan manfaat untuk pembaca sekalian.<br />
<span id="more-13257"></span><br />
<strong>1. Kartu Lebaran Corak Coklat</strong></p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://www.konsultasisyariah.com/gambar-ucapan-lebaran-idul-fitri/coklat/" rel="attachment wp-att-13258"><img class="aligncenter  wp-image-13258" title="coklat" src="http://www.konsultasisyariah.com/wp-content/uploads/2012/08/coklat.jpg" alt="gambar ucapan idul fitri mohon maaf lahir batin" width="466" height="292" /></a></p>
<p><strong>1. Kartu Lebaran Corak Flower</strong></p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://www.konsultasisyariah.com/gambar-ucapan-lebaran-idul-fitri/flower/" rel="attachment wp-att-13263"><img class="aligncenter  wp-image-13263" title="flower" src="http://www.konsultasisyariah.com/wp-content/uploads/2012/08/flower.jpg" alt="kartu ucapan selamat lebaran" width="c" height="292" /></a></p>
<p><strong>1. Kartu Lebaran Corak Red</strong></p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://www.konsultasisyariah.com/gambar-ucapan-lebaran-idul-fitri/red/" rel="attachment wp-att-13264"><img class="aligncenter size-full wp-image-13264" title="red" src="http://www.konsultasisyariah.com/wp-content/uploads/2012/08/red.jpg" alt="ucapan indah untuk hari raya idul fitri" width="466" height="292" /></a></p>
<p>Kartu lebaran idul fitri ini dapat Anda download semua dalam bentuk RAR:</p>
<p><a title="kartu ucapan lebaran idul fitri" href="http://www.konsultasisyariah.com/images/kartu-lebaran-idul-fitricantik.rar" target="_blank"><strong>KLIK DOWNLOAD KARTU LEBARAN IDUL FITRI</strong></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.konsultasisyariah.com/gambar-ucapan-lebaran-idul-fitri/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ebook Artikel Islam Gratis: Syarat Pengobatan yang Manjur</title>
		<link>http://www.konsultasisyariah.com/ebook-artikel-islam-gratis-syarat-pengobatan-yang-manjur/</link>
		<comments>http://www.konsultasisyariah.com/ebook-artikel-islam-gratis-syarat-pengobatan-yang-manjur/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 09 Apr 2012 07:30:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Administrator 2</dc:creator>
				<category><![CDATA[Download]]></category>
		<category><![CDATA[Video]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://konsultasisyariah.com/?p=10885</guid>
		<description><![CDATA[Ebook Artikel Islam Gratis: Syarat pengobatan yang manjur Penulis:  Dr. Muhammad Arifin Badri, M.A. Mukaddimah Suatu ketika rasulullah shallallahu &#8216;alaihi wa sallam bersabda, &#8220;Tidaklah Allah menurunkan suatu penyakit, melainkan telah menurunkan obat, hal itu diketahui oleh orang yang mengetahuinya dan ...]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<h2>Ebook Artikel Islam Gratis: Syarat pengobatan yang manjur</h2>
<p>Penulis:  Dr. Muhammad Arifin Badri, M.A.<br />
<span id="more-10885"></span><br />
<strong>Mukaddimah</strong></p>
<p>Suatu ketika rasulullah <em>shallallahu &#8216;alaihi wa sallam</em> bersabda, &#8220;<em>Tidaklah Allah menurunkan suatu penyakit, melainkan telah menurunkan obat, hal itu diketahui oleh orang yang mengetahuinya dan tidak diketahui oleh orang yang tidak mengetahuiny</em>a.&#8221; (HR. Ahmad)</p>
<p>Agar suatu pengobatan manjur dan mendatangkan hasil, kita harus mengindahkan beberapa persyaratan. dan berikut Akan pemaparan dua syarat utama bagi pengobatan manjur.</p>
<p><strong>Syarat pertama: Pengobatan Tepat</strong><br />
Agar pengobatan Anda benar-benar berguna dan manjur, sehingga penyakit yang Anda derita sembuh, pengobatan Ada harus tepat</p>
<p>1. Tepat memilih obat.<br />
2. Tepat dalam dosis obat.<br />
3. Tepat waktu penggunaan.<br />
4. Tepat dengan menghindari pantangan dan hal lain yang menghambat kerja obat.</p>
<h3>Download Segera Ebook Artikel Islam Gratis: Syarat Pengobatan yang Manjur</h3>
<p><a href="http://konsultasisyariah.com/video/ebook/ebook-syarat-pengobatan-yang-manjur-upload.pdf" target="_blank" rel="nofollow">Klik tautan download Ebook Syarat Pengobatan yang Manjur</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.konsultasisyariah.com/ebook-artikel-islam-gratis-syarat-pengobatan-yang-manjur/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ebook Gratis: Apa dan Kemana Pendidikan Islam</title>
		<link>http://www.konsultasisyariah.com/ebook-apa-dan-kemana-pendidikan-islam/</link>
		<comments>http://www.konsultasisyariah.com/ebook-apa-dan-kemana-pendidikan-islam/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 13 Mar 2012 06:00:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Administrator 2</dc:creator>
				<category><![CDATA[Download]]></category>
		<category><![CDATA[Ebook]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://konsultasisyariah.com/?p=10700</guid>
		<description><![CDATA[Kami hadirkan ebook Islam gratis: Apa dan Kemana Pendidikan Islam Kata pendidikan dalam bahasa Arab lazim disebut tarbiyah. Untuk memahami apa tujuan pendidikan atau tarbiyah, maka harus mengetahui terlebih dahulu apa pengertian dan hakikat tarbiyah. Islam sendiri diimani dan diamalkan ...]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<h2>Kami hadirkan ebook Islam gratis: Apa dan Kemana Pendidikan Islam</h2>
<p>Kata pendidikan dalam bahasa Arab lazim disebut tarbiyah. Untuk memahami apa tujuan pendidikan atau tarbiyah, maka harus mengetahui terlebih dahulu apa pengertian dan hakikat tarbiyah. Islam sendiri diimani dan diamalkan oleh pemeluknya melalui proses tarbiyah.<br />
<span id="more-10700"></span><br />
Jadi tunggu apa lagi silahkan <a href="http://konsultasisyariah.com/ebook-apa-dan-kemana-pendidikan-islam" target="_blank" rel="nofollow"><strong>download pada link</strong></a> di bawah ini:</p>
<p>EBOOK PDF  : <span style="color: #ff0000;"><strong><a href="/video/ebook/ebook-apa-dan-kemana-pendidikan-islam-full.pdf" rel="nofollow" target="_blank"><span style="color: #ff0000;">Download Here</span></a></strong></span></p>
<p>EBOOK RAR : <a href="/video/ebook/ebook-apa-dan-kemana-pendidikan-islam-full.rar" rel="nofollow" target="_blank"><span style="color: #ff0000;"><strong>Download Here</strong></span></a></p>
<p><strong>Artikel <a href="http://konsultasisyariah.com/" rel="nofollow" target="_blank">www.KonsultasiSyariah.com</a></strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.konsultasisyariah.com/ebook-apa-dan-kemana-pendidikan-islam/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Download Ebook Penjelasan 50 Hadits Inti Ajaran Islam</title>
		<link>http://www.konsultasisyariah.com/download-ebook/</link>
		<comments>http://www.konsultasisyariah.com/download-ebook/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 09 Mar 2012 09:02:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Administrator 2</dc:creator>
				<category><![CDATA[Download]]></category>
		<category><![CDATA[Ebook]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://konsultasisyariah.com/?p=10676</guid>
		<description><![CDATA[Ebook &#8211; Dapatkan Ebook Terbaru dari Konsultasi Syariah  Penjelasan 50 Hadits Inti Ajaran Islam Terjemah Kitab Fathul Qawiyyil Matin fi Syarhil Arba&#8217;in wa Tatimmatul Khamsin Penulis: Syaikh &#8216;Abdul Muhsin bin Hamd Al-&#8217;Abbad Al-Badr Penerjemah: Ustadz Abu Abdillah Arief Budiman Download ...]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Ebook</strong> &#8211; Dapatkan Ebook Terbaru dari <strong>Konsultasi Syariah</strong>  Penjelasan 50 Hadits Inti Ajaran Islam</p>
<p>Terjemah Kitab <em>Fathul Qawiyyil Matin fi Syarhil Arba&#8217;in wa Tatimmatul Khamsin</em><br />
<span id="more-10676"></span></p>
<h2>Penulis:</h2>
<p>Syaikh &#8216;Abdul Muhsin bin Hamd Al-&#8217;Abbad Al-Badr</p>
<h2>Penerjemah:</h2>
<p>Ustadz Abu Abdillah Arief Budiman</p>
<h2>Download Ebook pada link di bawah ini:</h2>
<p><a href="http://www.konsultasisyariah.com/video/ebook/penjelasan-50-hadits-inti-ajaran-islam-fullfix.rar" rel="nofollow" target="_blank"><strong>Penjelasan 50 Hadits Inti Ajaran Islam (RAR)</strong></a></p>
<p><strong><a href="http://www.konsultasisyariah.com/video/ebook/penjelasan-50-hadits-inti-ajaran-islam-fullfix.pdf" rel="nofollow" target="_blank">Penjelasan 50 Hadits Inti Ajaran Islam (PDF)</a></strong></p>
<p><strong>Artikel <a href="http://konsultasisyariah.com/download-ebook" target="_blank" rel="nofollow">www.KonsultasiSyariah.com</a></strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.konsultasisyariah.com/download-ebook/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Download Ebook -Tata Cara Wudhu</title>
		<link>http://www.konsultasisyariah.com/download-ebook-tata-cara-wudhu/</link>
		<comments>http://www.konsultasisyariah.com/download-ebook-tata-cara-wudhu/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 27 Feb 2012 03:13:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Administrator 2</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bersuci]]></category>
		<category><![CDATA[Download]]></category>
		<category><![CDATA[Ebook]]></category>
		<category><![CDATA[FIKIH]]></category>
		<category><![CDATA[Ibadah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://konsultasisyariah.com/?p=10562</guid>
		<description><![CDATA[Ebook Tata Cara Wudhu Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam 1. Niat dan Baca Basmalah Jika seorang muslim akan berwudhu, maka hendaklah ia niat dengan hatinya, kemudian membaca: بِسْمِ اللَّهِ “Dengan Nama Allah.” Berdasarkan sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam: لاَ ...]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<h2>Ebook Tata Cara Wudhu Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam</h2>
<p><strong>1. Niat dan Baca Basmalah</strong></p>
<p>Jika seorang muslim akan berwudhu, maka hendaklah ia niat dengan hatinya, kemudian membaca:</p>
<p class="arab">بِسْمِ اللَّهِ</p>
<p>“Dengan Nama Allah.”<br />
<span id="more-10562"></span><br />
Berdasarkan sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam:</p>
<p class="arab">لاَ وُضُوءَ لِمَنْ لَمْ يَذْكُرِ اسْمَ اللَّهِ عَلَيْهِ</p>
<p>“Tidak (sempurna) wudhu seseorang yang tidak menyebut nama Allah (membaca bismillaah).” (HR. Ahmad, Abu Daud, Ibn Majah, dan dishahihkan Ahmad Syakir)</p>
<p>Namun apabila seseorang lupa membaca basmalah, maka wudhunya tetap sah, tidak batal.</p>
<p><strong>2. Membasuh Telapak Tangan</strong></p>
<p>Kemudian disunahkan membasuh telapak tangan tiga kali sebelum memulai wudhu sambil menyela-nyelai jari-jemari.</p>
<h3>Download segera Ebook Tata Cara Wudhu Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam pada link di bawah ini:</h3>
<p>1. <a href="http://konsultasisyariah.com/video/ebook/ebook-tata-cara-wudhu-nabi-full.pdf" target="_blank" rel="nofollow">Ebook Tata <strong>Cara Wudhu</strong> Nabi (Versi PDF)</a>.<br />
2. <a title="konsultasi syariah" href="http://konsultasisyariah.com/video/ebook/ebook-tata-cara-wudhu-nabi-full.rar" target="_blank" rel="nofollow">Ebook Tata <em>Cara Wudhu</em> Nabi (Versi RAR)</a>.</p>
<p><strong>Artiket <a href="http://konsultasisyariah.com/download-ebook-tata-cara-wudhu" target="_blank" rel="nofollow">www.KonsultasiSyariah.com</a></strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.konsultasisyariah.com/download-ebook-tata-cara-wudhu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
