tutup Eksternal hardisk kajian video islam
cashflow laporan keuangan software akutansi terbaik
Berita

foto muslim uighurs

Muslim Uyghur

Assalamu’alaikum..

Kembali duka menyelimuti umat Islam, khususnya muslim China, penindasan dan diskriminasi terjadi setiap hari, terlebih di bulan Ramadhan ini, mereka dilarang ke masjid dan dilarang berpuasa.

Kabar duka yang menyayat hati seluruh kaum muslimin. Namun kita hanya bisa mendengar beritanya. Belum hilang derita muslim Rohingya, sudah disusul penindasan terhadap kebebasan muslim Uyghur.

Benar apa yang Allah firmankan, orang musyrik lebih kejam dalam menyiksa umat islam dari pada orang nasrani,

لَتَجِدَنَّ أَشَدَّ النَّاسِ عَدَاوَةً لِلَّذِينَ آَمَنُوا الْيَهُودَ وَالَّذِينَ أَشْرَكُوا وَلَتَجِدَنَّ أَقْرَبَهُمْ مَوَدَّةً لِلَّذِينَ آَمَنُوا الَّذِينَ قَالُوا إِنَّا نَصَارَى ذَلِكَ بِأَنَّ مِنْهُمْ قِسِّيسِينَ وَرُهْبَانًا وَأَنَّهُمْ لَا يَسْتَكْبِرُونَ

Sungguh kamu akan melihat orang-orang yang paling keras permusuhannya terhadap orang-orang yang beriman ialah orang-orang Yahudi dan orang-orang musyrik. Dan sungguh kamu akan melihat yang paling dekat persahabatannya dengan orang-orang yang beriman ialah orang-orang yang berkata: “Sesungguhnya kami ini orang Nasrani.” Yang demikian itu disebabkan karena di antara mereka itu (orang-orang Nasrani) terdapat pendeta-pendeta dan rahib-rahib, (juga) karena sesungguhnya mereka tidak menymbongkan diri. (QS. al-Maidah: 82)

Meskipun ketika menghadapi orang islam, mereka bersatu. Saling membantu untuk menumpas kaum muslimin. Sebagaimana pernyataan para ulama,

الكفر ملة واحدة

Kekufuran itu satu agama.

Satu agama, karena semuanya sepakat menumpas kaum muslimin.

Mereka Butuh Doa Anda

Allah abadikan hubungan antar-orang mukmin dalam doanya. Sekalipun mereka tidak pernah ketemu, sekalipun mereka tidak pernah jumpa, tapi mereka satu saudara. Mereka bisa saling mendoakan.

Ketika tangan kita tak bisa sampai membantu mereka.

Ketika daya dan upaya kita, tak berarti untuk menghadapi rezim komunis yang menindas mereka.

Jangan lupakan mereka dalam doa anda.

Bulan ramadhan, bulan mustajab untk berdoa..

Kesempatan terbesar untuk bersimpun di hadapan Dzat Yang Maha Kuasa..

Doakan mereka… doakan mereka..

Anda bisa berdoa dengan bahasa apapun yang anda pahami..

Anda bisa berdoa ketika menjelang berbuka,

Dari Abdullah bin Amr bin Ash, dinyatakan,

إِنَّ لِلصَّائِمِ عِنْدَ فِطْرِهِ لَدَعْوَةً مَا تُرَدُّ

Doa orang yang berpuasa ketika berbuka tidaklah tertolak. (HR. Ibnu Majah)

Muslim Uyghur butuh doa anda.

Semoga Allah memberikan jalan keluar terbaik untuk mereka.

Anda bisa membaca artikel ini melalui aplikasi Tanya Ustadz untuk Android.
Download Sekarang !!

KonsultasiSyariah.com didukung oleh Zahir Accounting Software Akuntansi Terbaik di Indonesia.

Dukung Yufid dengan menjadi SPONSOR dan DONATUR.

  • SPONSOR hubungi: 081 326 333 328
  • DONASI hubungi: 087 882 888 727
  • Donasi dapat disalurkan ke rekening: 4564807232 (BCA) / 7051601496 (Syariah Mandiri) / 1370006372474 (Mandiri). a.n. Hendri Syahrial

aceh-sinabung

Sisa-sisa Perjalanan Aceh-Sinabung

Baru kali ini saya menyaksikan seorang ustadz yang benar-benar melayani ummat. Jauh meninggalkan keluarga, tidak menampakkan wajah capeknya dan semangatnya luar biasa. Saya tidak menyebut namanya untuk menjaga keikhlasan amal beliau.

Saya merasakan bagaimana perjalanan dari Langsa menuju Lhoksemawe yang ditempuh kurang lebih 6 jam perjalanan darat. Sesampainya disana kami putar-putar seharian meninjau lokasi barak hunian sementara pengungsi Rohingya. Karena ustadz ini mendapat laporan dari teman-teman Medan kalau didaerah Sinabung ada desa muslim terisolasi akibat banjir lahar dingin, maka ustadz yang sekaligus leader tim kami mempercepat tinjauannya di Lhoksemawe.

Hanya beberapa jam istirahat di Sub-Posko Peduli Muslim di Lhoksemawe kami terpaksa harus balik lagi ke Langsa hingga perjalanan sampai pukul 21.00

Ustadz bilang, “Kita jam 03:00 harus bangun, langsung menuju Medan, disana kita belanja keperluan-keperluan untuk warga Muslim di sekitar Sinabung, akibat kena banjir lahar dingin.”

Malam itu 6 kipas menyala menemani istirahat kami, karena Langsa suhunya panas sekali. Bahkan nyamuk-nyamuk begitu senang menggoda tidur kami :)

Sudah pukul 03:00 kami bangun mempersiapkan diri. Alhamdulillah ada 3 kawan Pekanbaru yg siap menemani perjalanan kami. Jadinya total yang berangkat dari Aceh ke Medan ada 6 orang.

Mobil kami menyisir gelapnya malam melewati kebun-kebun sawit, Sang ustadz yang juga menyopiri kami masih terlihat cerah dengan seringkali membuka obrolan agar tidak mengantuk.

Sesampainya di Medan, kamipun seharian belanja sembako berton-ton dan itupun diangkati sendiri. Bahkan sang ustadz harus rela berhujan-hujan mencari mic/toa yang jaraknya sangat jauh.

Qadarullah, akhirnya jadwal pembagian bantuanpun molor yg seharusnya paling lambat ba’da ashar, baru jam 19:00 kami bisa berangkat ke Sinabung. Padahal jarak tempuh membutuhkan paling cepat 3 jam.

Jalan tanjakan tinggi berkelok menjadi santapan perjalanan kami menuju Sinabung, kiri kanan gelap gulita yang disebaliknya adalah hutan dan jurang.

Benar saja, kurang-lebih jam 23:00 kami bisa mencapai tujuan, ternyata sudah banyak warga menanti kami dipertigaan perbatasan. Itupun kami terpaksa harus berhenti ke desa Mardinding yang menjadi target bantuan kami karena jembatan penghubung desa amblek diterjang banjir lahar dingin.

bantuan-sinabung8

bantuan-sinabung7

bantuan-sinabung6

bantuan-sinabung5

bantuan-sinabung4

bantuan-sinabung3

bantuan-sinabung2

bantuan sinabung

bantuan-sinabung9

Mobil kami hanya bisa sampai disini (lihat gambar atas), akhirnya kami dan warga harus mengangkat satu persatu bantuan menyebrangi jembatan buatan dari papan kayu ini. Oh tidak sampai disitu, diseberang ujung desa sana ibu-ibu juga menanti kami untuk melakukan estafet membawa bantuan menuju Masjid. Ternyata jalan desa itu juga terbelah oleh batu-batu gunung yang menerjang desa mereka.

Alhamdulillah, bantuan kami bisa terkumpul di Masjid sekaligus semua warga muslim pukul 24:00.

Tampak raut wajah bahagia mereka melihat kami, ada sejuta harapan untuk membantu kesulitan-kesulitan kaum muslimin di desa Mardinding dan sekitarnya.

Tokoh muslim desa itu akhirnya berdiri melakukan muqadimah. Ditengah-tengah pembicaraannya kami lihat beliau menangis menceritakan kondisi masyarakat muslim yang minoritas ini. Beliau menceritakan; “Penduduk non-muslim sudah mendapatkan perhatian dari teman-temannya, sementara kami masih minim perhatian dari saudara-saudara kaum muslimin, kami sudah meminta bantuan ke ulama-ulama sekitar maupun pemerintah tapi mereka hanya bilang “bersabar-bersabar dan bersabar”. Kehadiran bapak-bapak disini kami sangat membantu kaum kamii. Kami tidak ingin terjadi pada hal-hal yang merusak agama kami disini..”

Setelah pembukaan dan perkenalan, mereka meminta ustadz untuk memberi tausyiah untuk menguatkan hati-hati kaum muslimin disana sekaligus simbolis penyerahan bantuan. Alhamdulillah menjelang selesai pemberian bantuan, kami sempatkan berdialog beberapa warga disini.

sinabung3

sinabung4

sinabung5

sinabung6

Sebagian warga menunjuk atas masjid, mereka menjelaskan kondisi Masjid Mardinding dan masjid desa sebelah. Belum lagi meminta dai yang mau membina masyarakat didaerah ini,

“Anak-anak sini jarang bisa baca Al-Quran, belajar iqra masih susah.” Kata salah seorang warga

“Kalau bisa ada pengiriman dai untuk membina kami disini…”tambahnya

Kemudian penulis sempat bertanya kepada tokoh disini, “Sejak kapan Islam masuk disini pak?”

“Kami baru mengenal islam tahun 60an, sebelumnya kami disini itu tidak punya agama dan animisme” Kata beliau seraya mengiringi kepulangan kami menyusuri aspal yg hancur diterjang lahar dingin.

Kami sampai lupa melihat jam ketika pulang, tapi yang jelas suhu disini semakin dingin dan didalam perjalanan kami tidak ada satupun mobil yang lewat kecuali kami.

Laporan: Abu Azzam Mubarok

==========

Yufid Network bekerja sama dengan peduli muslim, membuka donasi untuk muslim Sinabung.

Donasi bisa dikirimkan melalui rekening,

BCA – 8610197257 a.n. Hendri Syahrial, SE
BRI – 023601003260531 a.n. Fajar Septiadi
Konfirmasi donasi ke no. 0878 8288 8727 (Fajar)

Format konfirmasi donasi,

Sinabung # Nama # Daerah Asal # Jumlah Donasi # Bank # Tanggal

Semoga donasi yang anda salurkan menjadi amal soleh yang bisa dipetik hasilnya pada hari kiamat dan Allah ganti dengan yang lebih baik. Amin

KLIK LAPORAN PEROLEHAN DONASI

berita rohingya

Rohingya, Terlupakan Media

Menurut keterangan media liberal, dalam kasus rohingya, kita tidak bisa menyalahkan orang budha. Karena masyarakat rohingya menjaga jarak dan tidak bs bergaul dengan mereka. Bagaimana menjawabnya.

Jawab:

Bismillah was shalatu was salamu ‘ala Rasulillah, amma ba’du,

Seharusnya kita layak merasa malu, tragedi kemanusiaan yang menimpa kaum muslimin rohingya, ternyata baru saja kita dengar. Respon kita terlambat, sementara itu sudah berlangsung ratusan tahun yang lalu, jika dihitung sejak penyerangan kaum budha pertama, di tahun 1784. Padahal muslim Indonesia berada di dekat mereka.

Ketika tragedi kemanusiaan ini mulai dianggat di tahun 2012, banyak orang yang masih tidak percaya. Apa benar kaum budha sekejam itu?. Lebih sadis dari pada pembantaian yang terjadi di belahan bumi lainnya.

Di tahun itu, belum banyak yang menyuarakan penggalangan donasi untuk muslim Rohingya.

Tragedi Kemanusiaan yang Terlupakan

Tahun 1987, Syaikh Mihmas al-Jal’ud menuliskan berbagai penderitaan kaum muslimin di wilayah minoritas. Beliau tuangkan dalam bukunya, al-Muwalah wal Mu’adah fi as-Syariah al-Islamiyah.

Beliau menyebutkan,

“Umat islam di Arakan telah merasakan banyak kedzaliman, terorisme dan genosida (pembantaian besar-besaran secara sistematis). Orang-orang budha telah membantai lebih dar 100.000 muslim, menculik 5.000 muslimah, dan tidak kurang dari 500 wanita diperkosa di hadapan suaminya atau anaknya.”

Tahun 1991,  muslimin Rohingya mendapatkan tekanan yang kesekian kalinya. Sebanyak 300.000 muslim berhijrah ke Bangladesh. Sementara yang tersisa, wajib mengikuti politik pembasmian etnis dan program KB paksa. Muslimah tidak boleh menikah di bawah 25 tahun dan lelaki muslim tidak boleh menikah di bawah 30 tahun. Dan apabila terjadi kehamilan, wajib melaporkan diri di kantor pasukan keamanan perbatasan (NASAKA).

Semua media mendiamkannya. Media-media barat tahu, tapi mereka mendiamkannya. Hingga kita tidak pernah mendengar beritanya. Menunjukkan betapa mereka sangat rapi dalam menyembunyikan setiap derita yang dialami kaum muslimin. Apapun agamanya, ketika melawan kaum muslimin, mereka akan saling bersatu.

Benarlah apa yang dinyatakan ulama,

الكفر ملة واحدة

Kekufuran itu satu agama.

Mereka Menutupinya

Usaha inilah yang dilakukan orang munafik. Di saat tragedi rahasia itu mulai terungkap, mereka berjuang untuk menutupinya. Agar kaum muslimin melupakannya dan tidak mempedulikannya. Agar kaum muslimin tidak memberikan dukungan apapun bagi mereka.

Dan itulah karakter orang-orang munafik. Mereka senang ketika melihat kaum muslimin susah dan mereka susah ketika kaum muslimin menang. Allah berfirman,

إِنْ تَمْسَسْكُمْ حَسَنَةٌ تَسُؤْهُمْ وَإِنْ تُصِبْكُمْ سَيِّئَةٌ يَفْرَحُوا بِهَا وَإِنْ تَصْبِرُوا وَتَتَّقُوا لا يَضُرُّكُمْ كَيْدُهُمْ شَيْئاً

Jika kamu memperoleh kebaikan, niscaya mereka bersedih hati, tetapi Jika kamu mendapat bencana, mereka bergembira karenanya. Jika kamu bersabar dan bertakwa, niscaya tipu daya mereka sedikitpun tidak mendatangkan kemudharatan kepadamu. (QS. Ali Imran: 120)

Di ayat lain, Allah menyebutkan, orang munafik lebih berpihak kepada orang kafir. Dengan harapan bisa mendapatkan dukungan.

الَّذِينَ يَتَّخِذُونَ الْكَافِرِينَ أَوْلِيَاءَ مِنْ دُونِ الْمُؤْمِنِينَ أَيَبْتَغُونَ عِنْدَهُمُ الْعِزَّةَ فَإِنَّ الْعِزَّةَ لِلَّهِ جَمِيعاً

Orang-orang munafik yang menjadikan orang-orang kafir sebagai teman-teman dekat, dengan meninggalkan orang-orang mukmin. Apakah mereka mencari kekuatan di sisi orang kafir itu? Maka sesungguhnya semua kekuatan kepunyaan Allah. (QS. an-Nisa: 139)

Orang munafik di masa silam, tinggal bersama Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam dan para sahabat. Mereka mengaku muslim, shalat jamaah di masjid, dan mengikuti kegiatan kaum muslimin lainnya. Sama halnya di zaman kita, mereka muslim secara ktp.

Di saat yang sama, ucapan mereka sangat nyelekit dan selalu menyudutkan kaum muslimin. Sehingga ketika kaum muslimin kalah di medan jihad, mereka merasa senang. Sebaliknya, mereka justru sedih ketika kaum muslimin menang.

Karena itu, anda tidak perlu heran ketika ada yang mengaku,

  1. Kami tidak temukan cerita pembantaian di Myanmar
  2. Pengungsi syiah sampang lebih penting untuk diperhatikan dari pada Rohingya
  3. Itu yang salah masyarakat Rohingya yang tidak bisa bersatu dengan masyarakat
  4. Ini perseteruan karena latar belakang etnis dan bukan agama, dst.

Ini semua berangkat dari upaya mereka untuk menutupi kejadian kemanusiaan yang sangat kejam ini.

Allahu a’lam

Dijawab oleh Ustadz Ammi Nur Baits (Dewan Pembina Konsultasisyariah.com)

Anda bisa membaca artikel ini melalui aplikasi Tanya Ustadz untuk Android.
Download Sekarang !!

KonsultasiSyariah.com didukung oleh Zahir Accounting Software Akuntansi Terbaik di Indonesia.

Dukung Yufid dengan menjadi SPONSOR dan DONATUR.

  • SPONSOR hubungi: 081 326 333 328
  • DONASI hubungi: 087 882 888 727
  • Donasi dapat disalurkan ke rekening: 4564807232 (BCA) / 7051601496 (Syariah Mandiri) / 1370006372474 (Mandiri). a.n. Hendri Syahrial

donasi bantuan untuk rohingya

Donasi Peduli Kemanusiaan Rohingnya

Bismillah was shalatu was salamu ‘ala Rasulillah, amma ba’du,

Dari Abu Musa al-Asy’ari radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إِنَّ المُؤْمِنَ لِلْمُؤْمِنِ كَالْبُنْيَانِ يَشُدُّ بَعْضُهُ بَعْضًا

Seorang mukmin terhadap mukmin yang lain ibarat sebuah bangunan. Satu sama lain saling menguatkan. (HR. Bukhari & Muslim)

Dari Nu’man bin Basyir radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَثَلُ الْمُؤْمِنِينَ فِي تَوَادِّهِمْ، وَتَرَاحُمِهِمْ، وَتَعَاطُفِهِمْ مَثَلُ الْجَسَدِ إِذَا اشْتَكَى مِنْهُ عُضْوٌ تَدَاعَى لَهُ سَائِرُ الْجَسَدِ بِالسَّهَرِ وَالْحُمَّى

Kasih sayang dan rasa cinta sesama muslim ibarat satu jasad. Jika ada salah satu anggota badan yang sakit, maka anggota tubuh yang lain tidak bisa tidur dan ikut demam. (HR. Ahmad & Muslim).

Kita ucapkan terima kasih kepada pemerintah aceh yang bersedia menerima para imigran Rohingnya. Bukti bahwa muslim Indonesia lebih peka terhadap masalah kemanusiaan dari pada yang lainnya. Semoga Allah memberikan balasan terbaik bagi semua usaha kebaikan mereka.

Berkenaan dengan keadaan kaum muslimin yang terdampar di Aceh, kami memberi kesempatan bagi para pembaca untuk turut memberikan bantuan sosial bagi kaum muslimin Rohingnya.

Donasi akan kami titipkan kepada Ustad Muhammad Nur Huda, M.A., ketua relawan dari jogja yang berangkat ke Aceh.

Donasi bisa dikirimkan melalui rekening,

  • BCA – 8610197257 a.n. Hendri Syahrial, SE
  • BRI – 023601003260531 a.n. Fajar Septiadi 

Konfirmasi donasi ke no. 0878 8288 8727 (Fajar)

Format konfirmasi donasi,

Rohingnya # Nama # Daerah Asal # Jumlah Donasi # Bank # Tanggal

Donasi ini akan ditutup l pada 21 Mei 2015, sebagai donasi Rohingnya tahap I

Semoga sumbangan yang anda salurkan menjadi amal soleh yang bisa dipetik hasilnya pada hari kiamat dan Allah ganti dengan yang lebih baik. Amin

UPDATE LAPORAN DONASI PEDULI MUSLIM ROHINGYA

masjid pogung dalangan

Wakaf Perluasan Masjid Pogung Dalangan (MPD) Yogyakarta

Bismillah…

Telah dibuka kesempatan emas bagi kaum muslimin untuk ikut serta wakaf pembebasan lahan dalam rangka perluasan Masjid Pogung Dalangan (MPD) Yogyakarta.

Masjid ini berada di utara Fakultas Teknik UGM, lebih tepatnya beralamat di Pogung Dalangan RT. 11 RW. 50 Sinduadi, Mlati, Sleman, DIY. Lokasi pada google map bisa dilihat disini goo.gl/maps/QbLe8

Untuk membebaskan lahan seluas kurang lebih 270 m² ini membutuhkan dana sebesar 1,5 Miliyar rupiah. Jumlah yang tidak sedikit. Lokasinya yang berada di tengah pemukiman cukup padat inilah yang membuat harganya menjadi tinggi. Kami berharap kepada Allah, semoga Anda dan kaum muslimin tertarik ‘berinvestsi’ akhirat ini dengan pahala jariyah yang InsyaAllah tidak akan pernah berhenti meskipun kita telah meninggal.

KEUTAMAAN MEMBANGUN MASJID

Masjid adalah tempat yang paling dicintai Allah, sebuah tempat yang Allah Jalla wa’Ala katakan disitu ditinggikan dan diingat nama-Nya. Apabila sebuah masjid dibangun, maka otomatis disitu akan ditegakkan shalat, ayat-ayat Alquran dibacakan, Allah Ta’ala diingat, ilmu agama disebarkan, umat Islam berkumpul, dan maslahat-maslahat agung lainnya. Bagi orang yang membangunnya, ia akan memperoleh pahala dari setiap aktivitas yang dilakukan di masjid tersebut. Dalam sebuah hadits, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ بَنَى مَسْجِدًا لِلَّهِ يَبْتَغِي بِهِ وَجْهَ اللَّهِ بَنَى اللَّهُ لَهُ بَيْتًا فِي الْجَنَّةِ

“Barangsiapa yang membangun sebuah masjid karena mengharap wajah Allah, maka Allah akan bangunkan untuknya sebuah rumah di dalam surga.” (Muttafaqun ‘alaihi)

Rasulullah juga bersabda,

مَنْ دَلَّ عَلَى خَيْرٍ فَلَهُ مِثْلُ أَجْرِ فَاعِلِهِ

Barangsiapa yang menunjukkan kepada kebaikan, maka ia (orang yang menunjukkannya) akan mendapat pahala seperti orang yang melakukannya. [HR Muslim, 3509].

Bayangkan, orang yang menunjukkan kebaikan, yang modalnya hanya berupa lisan atau tenaga, DIJAMIN akan mendapatkan pahala semisal orang yang mengerjakannya. Maka, bagaimana dengan orang yang menunjukkan kebaikan disertai harta bendanya? Bukankah lebih utama dan lebih banyak pahalanya? Tentunya ini hanya dapat diterima dan diamalkan oleh orang yang kuat imannya kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala dan berharap pahalaNya besok pada hari pembalsan.

لَنْ تَنَالُوا الْبِرَّ حَتَّى تُنْفِقُوا مِمَّا تُحِبُّونَ

Kamu sekali-kali tidak sampai kepada kebajikan (yang sempurna), sebelum kamu menafkahkan sebahagian harta yang kamu cintai. [Ali Imran:92].

***

Pembebasan lahan ini bertujuan untuk meningkatkan daya tampung masjid yang sudah mulai melebihi kapasitas dan beberapa fasilitas pendukung pendidikan yang ada di masjid itu juga.

Berkat izin Allah, berikut ini beberapa karunia yang Allah berikan kepada Masjid Pogung Dalangan, alhamdulillah :

  1. Jama’ah ramai, subuh 180 orang dan maghrib mencapai 280 orang
  2. Berupaya menghidupkan sunnah-sunnah Nabi
  3. Banyak terdapat majelis ilmu, setidaknya ada 10 majelis ilmu yang mempelajari agama Allah
  4. Memiliki komunitas ta’jil (madrasah kajian mahasiswa jelang buka puasa sunnah senin kamis) yg beranggotakan mencapai 100 orang
  5. Majlis pengajian bapak-bapak setiap 2 pekan sekali dg peserta mencapai 90 orang
  6. Program berantas buta al qur’an untuk bapak-bapak dan ibu-ibu dg total peserta aktif hampir 90 orang
  7. Pembinaan anak-anak melalui TPA al furqon dengan total peserta aktif 100 anak (pa & pi) dan alhamdulillah sudah banyak membuahkan prestasi
  8. Pengisi pengajian adalah ustadz-ustadz yang InsyaAllah berkompetensi dalam kelimuannya, seperti Ust. Afifi Abdul wadud, Ust. Abu Sa’ad, Ust. Zaid Susanto, Ust. Abu Isa, Ust. Aris Munandar, ust. Muhammad Abduh Tuasikal, Ust. Ammi Nur Baits, Ust. Ahmad Halim, Ust. Raehanul Bahraen, Ust. Amrullah Akadhinta, dll

Tidak hanya untuk warga pogung, target dakwah Masjid Pogung Dalangan juga meliputi para mahasiswa yang sedang menempuh studi di kampus-kampus jogja seperti UGM, UNY, UMY, dll. Sembari kuliah diharapkan bisa sambil menuntut ilmu agama islam. Dengan bekal ilmu yang cukup, diharapkan setelah mereka lulus dapat ikut berdakwah menyebarkan ilmu agama islam di daerah asal mereka masing-masing yang tersebar di berbagai wilayah di Indonesia. Sehingga manfaat kebaikan masjid tidak hanya dirasakan masyarakat sekitar saja namun InsyaAllah beberapa wilayah di Indonesia pun juga merasakan manfaatnya.

Disamping itu, untuk memberikan dorongan dan memompa kembali semangat menuntut ilmu, tidak jarang di Kampung Pogung Dalangan sering diadakan pengajian akbar dengan mengundang ustadz-ustadz seperti Ust. Firanda Andirja, Ust. Badrussalam, Ust. Arifin Baderi, Ust. Abu Zubair, Ust. Abdullah Zaen, Ust. Syafiq Basamalah, Ust. Zainal Abidin Syamsuddin, dll.

Untuk itu, kami mengajak kepada kaum muslimin untuk turut berpartisipasi membantu kami dalam pembangunan masjid ini untuk mewujudkan sebuah tempat ibadah yang nyaman dan memiliki sarana pendidikan yang memadai. Semoga sekeping 100 rupiah yang Anda infaqkan di jalan Allah mendapatkan balasan hingga 70.000 di akhirat kelak yang akan memperberat timbangan amal kebaikan Anda.

***

Infaq dan wakaf dapat disalurkan melalui

> Bank Muamalat, rek. 567-000-1883 (kode bank : 147)

> Bank Syariah Mandiri, rek 543-000-000-6 (kode bank : 451)

Semua atas nama “Masjid Pogung Dalangan”

SMS konfirmasi : wakaf#nama#nominal#tanggal#bank tujuan

Info lebih lanjut:

Telp/SMS/whatsapp = 085643210993

Pin BB = 53C27F64

Fanpage = Masjid Pogung Dalangan – MPD

Hanya sekedar ikut menyampaikan pesan ini kepada calon donatur, InsyaAllah Anda akan mendapatkan pahala yang semisal. Terlebih lagi pahala yang dijanjikan Allah bagi Anda yang ikut memberitahukan pesan ini diiringi dengan berpartisipasi langsung melalui harta benda. Semoga Allah Ta’ala memberikan balasan dengan sebaik-baik balasan, lebih dari yang kita duga, dan semoga kelak diakhirat kita tercengang melihat amal kebaikan yang kita miliki. Semoga Allah selalu menjaga keiklahlasan kita semua.

serangan saudi ke yaman

Saudi Serang Yaman?

Pak ustadz, bagaimana tanggapan Bapak atas keadaan di Yaman?dimana Arab menyerang Yaman, Israel dan Amerika berada dibalik penyerangan itu pula.. wassalam

Dari Beny Rusbandinar via Tanya Ustadz for Android

Jawaban:

Bismillah was shalatu was salamu ‘ala Rasulillah, amma ba’du,

Apa yang terjadi saat ini di Yaman, merupakan kelanjutan dari pemberontakan Syiah Houthi. Hingga tanggal 21 September 2014, ibu kota Yaman, Shan’a jatuh ke tangan Haouthi.

Februari 2015, Presiden Yaman, Abd Rabbuh Mansour Hadi melarikan diri ke Aden dari ibukota Sanaa. Sebelumnya dia telah disandera sebagai tahanan rumah oleh pemberontak Hautsi selama beberapa pekan.

Dan pada Maret 2015, Presiden Mansour Hadi mengumumkan pemindahan ibukota dan menjadikan kota Aden sebagai ibukota negaranya. Dia juga menyatakan bahwa ibukota Sanaa telah menjadi “kota yang diduduki” oleh pemberontak Syiah.

Karena desakan separatis Houthi yang kian kuat, akhirnya beliau mengirim surat ke beberapa negara teluk. Surat yang sangat menyentuh. Presiden Manshur Hadi menceritakan kondisi Yaman yang sudah berada di ambang kehancuran, sehingga membutuhkan pertolongan dari “para saudaranya”. Presiden menuliskan suratnya dengan sapaan “al-Akh” (saudara) bagi para pemimpin negara teluk.

Anda bisa simak suratnya di: http://goo.gl/1UlNx4

Surat itu ditujukan kepada para pemimpin negara teluk, Arab Saudi, Uni Emirat, Bahrain, Oman, Kuwait, dan Qatar. Presiden Mansour mengungkapkan, beliau menulis surat itu dengan penuh kesedihan atas nasib yang menimpa negaranya. Beliau mengutip piagam PBB tentang hak pembelaan diri setiap bangsa, dari gangguan yang mengancam keselamatan negara, dan kesepakatan antar-negara teluk untuk bersama-sama saling melindungi. Atas dasar ini, beliau mempersilahkan para pemimpin negara teluk untuk segara  mengatasi pemberontak Syiah Houthi di Yaman dengan kafah wasail (sarana yang memadai).

Bukan Agresi!

Dalam hukum internasional, tindakan agresi itu dianggap sebagai salah satu kejahatan internasional yang paling serius sampai tingkatannya sudah Jus Cogens atau Peremptory Norm (norma tertinggi dalam hukum internasional.

Apa itu agresi?

Pada Resolusi Majelis Umum PBB No. 3314 tahun 1974, yang kemudian dikutip di amandemen Statuta Roma pada Kampala Agreement di Pasal 8bis, menjelaskan bahwa pengertian agresi adalah:

“…the use of armed force by a State against the sovereignty, territorial integrity or political independence of another State, or in any other manner inconsistent with the Charter of the United Nations.”

Menggunakan kekuatan militer oleh Negara untuk menyerang kedaulatan, keutuhan wilayah atau kemerdekaan politik Negara lain. Atau cara apapun yang yang tidak sesuai dengan piagam PBB.

Artinya ada dua unsur utama dari agresi,

Pertama, penggunaan kekerasan bersenjata

Kedua, melawan kedaulatan, integritas territorial, dan kemandirian politik Negara lain.

Ketika kepala negara telah mengizinkan negara lain, bahkan meminta bantuan negara lain untuk melakukan tindakan apapun dengan sarana yang memadai, tentu tidak disebut agresi. Sehingga jelas, pernyataan kemlu Iran yang menuduh Saudi melakukan ekspansi, sangat tidak benar. Saudi dan negara-negara teluk lainnya, memiliki wewenang yang sah secara hukum untuk melakukan penyerangan ini.

Perang Ideologi

Banyak yang punya kepentingan dengan peristiwa ini. Bukan hanya kepentingan Yaman, dan negara teluk. Perang ini mewakili dua ideologi, islam melawan syiah. Kita bisa lihat pro kontra dalam fenomena ini. Tepat setelah negara-negara teluk melakukan membombardir kantong-kantogn syiah Houthi, Menlu Iran langsung membuat pernyataan penolakan. Di saat yang sama, presiden Turki, Erdogan memberikan dukungan moral dan membenarkan tindakan Saudi dan negara teluk lainnya. Baca: http://goo.gl/L4647x

Menyusul, dukungan Malaysia untuk Saudi: http://goo.gl/KoTmhm

Lalu dukungan pakistan: http://goo.gl/1rVtSr

Konflik luar negeri, konflik dalam negeri.

Bagi masyarakat Indonesia, semua konflik timur tengah berimbas pada perang media di tanah air. Masing-masing mewakili ideologi yang mereka hasung.

Ketika ribuan kaum muslimin sunni Suriah dibantai oleh rezim Basyar al-Asad yang berideologi Syiah, jangankan situs merdeka, detik saja tutup bicara. Di saat yang sama, pasukan syiah membuat berbagai pembelaan, semacam Muhsin Labib dan Dina Sulaiman.

Sesaat setelah syiah Houthi terpojokkan, sejuta tuduhan dusta untuk Saudi dikerahkan.

Tidak jauh jika kita menyatakan, ini perang ideologi.

Dulu, ketika Romawi dan Persia berperang, terjadi ketegangan antara para sahabat dan orang musyrikin Quraisy. Kaum muslimin lebih berpihak kepada Romawi, karena mereka beragama nasrani yang itu lebih dekat dengan agama samawi. Sementara orang Quraisy berpihak kepada Persia, penganut Majusi penyembah api, karena lebih dekat dengan kesyirikan.

Sekalipun di Mekah tidak terjadi perang fisik, namun ini memicu perang dingin. Hingga Abu Bakr berani melakukan taruhan dengan orang musyrik untuk membuktikan siapa yang menang. Abu Bakr yakin, Romawi akan menang, sebagaimana janji Allah di surat ar-Rum. (Tafsir Ibnu Katsir, 6/298).

Jika anda diberi pilihan, antara muslim ahlus sunah dengan kelompok syiah, kemanakah anda akan berpihak. Keberpihakan anda menentukan ideologi anda.

Perang Media

Syiah memiliki prinsip, lemparkan kebohongan, bela paham Khomaini. Karena mereka memiliki aqidah taqiyah, berbohong demi membela kepentingannya.

Anda bisa baca: Doktrin Aliran Syiah yang Paling Berbahaya

Beberapa hari yang lalu, merdeka membuat pernyataan bahwa dalam invansi Saudi, mereka dibantu Israel untuk menyerang Yaman. Ternyata setelah diusut, sumbernya adalah pernyataan Hassan Zayd, sekutu pemberontak syiah Houthi. Kenapa merdeka, karena situs ini digawangi Faisal Assegaf, syiah tulen.

Tidak jauh berbeda, yang dilakukan detik, untuk menjatuhkan martabat ahlus sunah, tidak segan membuat berita memalukan, Saudi menyerang Yaman, membunuh wanita dan anak-anak..??

Padahal realita di lapangan, pemberontak Houthi menyerang warga pengungsi.

Ada juga yang mencoba dengan sedikit analisis, bahwa misi terbesar Saudi adalah untuk perluasan wilayah dan untuk kepentingan ekonomi. Apa yang hendak direbut Saudi dari Yaman, hingga harus mengeluarkan dana besar untuk melakukan penyerangan udara, sementara negara ini sudah sangat mapan.

Sayangnya, para pendusta itu lebih banyak bicara. Semoga Allah melindungi umat islam dari kedustaan mereka.

Allahu a’lam.

Dijawab oleh Ustadz Ammi Nur Baits (Dewan Pembina Konsultasisyariah.com)

Anda bisa membaca artikel ini melalui aplikasi Tanya Ustadz untuk Android.
Download Sekarang !!

KonsultasiSyariah.com didukung oleh Zahir Accounting Software Akuntansi Terbaik di Indonesia.

Dukung Yufid dengan menjadi SPONSOR dan DONATUR.

  • SPONSOR hubungi: 081 326 333 328
  • DONASI hubungi: 087 882 888 727
  • Donasi dapat disalurkan ke rekening: 4564807232 (BCA) / 7051601496 (Syariah Mandiri) / 1370006372474 (Mandiri). a.n. Hendri Syahrial

Pemblokiran Situs Islam

Pemblokiran Situs Islam: Hanya Paranoid?

Bagaimana pandangan konsultasisyariah terhadap pemblokiran situs-situs islam oleh BNPT dan KOMINFO, krn tuduhan menyebarkan pemikiran terorisme?

Jawab:

Bismillah was shalatu was salamu ‘ala Rasulillah, amma ba’du,

Beberapa media islam merasa kecewa menyusul keputusan Menkominfo yang menutup belasan situs islam, atas usulan BNPT, dengan tuduhan menyebarkan pemikiran radikal.

Kita sendiri tidak tahu, sejauh mana batasan radikal yang menjadi standar Badan Nasional Penanggulangan Terorisme. Hanya saja kita berharap, semoga fenomena ini bukan karena dilandasi rasa ketakutan berlebihan (paranoid) dari BNPT terhadap umat islam.

Sama-sama Meracuni Pemikiran

Semenjak aksi khawarij mulai lebih aktif menampakkan diri, masyarakat semakin diresahkan dengan pemikiran itu. Namun sebenarnya ada pekerjaan lain yang juga tidak kalah meresahkan, penyebaran pornografi yang masih sangat bebas bergerak.

Anda bisa perhatikan, dari semua media liberal, tidak ada satupun yang bersih dari masalah ‘ranjang’, gambar telanjang, hingga majalah dewasa. Sementara situs itu bisa dibaca siapapun, tanpa batas usia.

Padahal racun parno tidak lebih kecil bahayanya dibandingkan pemikiran radikal. Barangkali karena di negara kita tidak ada badan nasional penanggulangan porno.

Sumber Kebinasaan Umat

Aksi buka-bukaan aurat, bukan masalah ringan. Pelanggaran ini berpotensi menjadi sebab kebinasaan umat.

Dari Ibnu Umar Radhiyallahu ‘anhuma, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

لَمْ تَظْهَرِ الْفَاحِشَةُ فِى قَوْمٍ قَطُّ حَتَّى يُعْلِنُوا بِهَا إِلاَّ فَشَا فِيهِمُ الطَّاعُونُ وَالأَوْجَاعُ الَّتِى لَمْ تَكُنْ مَضَتْ فِى أَسْلاَفِهِمُ الَّذِينَ مَضَوْا

Apabila perbuatan fahisyah telah mendominasi satu masyarakat, hingga mereka lakukan secara terang-terangan, maka akan tersebar di tengah mereka wabah Tha’un, kelaparan, yang belum pernah terjadi pada umat yang hidup sebelum mereka. (HR. Ibnu Majah 4155).

Kata fahisyah mencakup tindakan zina dan semua perbuatan yang memicu terjadinya perzinaan.

Sehingga yang penting untuk kita pahami, memerangi penyebaran porno, adalah tugas kita bersama, sekalipun media liberal membelanya.

Semoga pemerintah bisa bersikap lebih bijak..

Allahu a’lam

Anda bisa membaca artikel ini melalui aplikasi Tanya Ustadz untuk Android.
Download Sekarang !!

KonsultasiSyariah.com didukung oleh Zahir Accounting Software Akuntansi Terbaik di Indonesia.

Dukung Yufid dengan menjadi SPONSOR dan DONATUR.

  • SPONSOR hubungi: 081 326 333 328
  • DONASI hubungi: 087 882 888 727
  • Donasi dapat disalurkan ke rekening: 4564807232 (BCA) / 7051601496 (Syariah Mandiri) / 1370006372474 (Mandiri). a.n. Hendri Syahrial

wakaf-masjid-mpd-yogya

Wakaf Perluasan Masjid Pogung Dalangan (MPD) Yogyakarta

Bismillah…

Telah dibuka kesempatan emas bagi kaum muslimin untuk ikut serta wakaf pembebasan lahan dalam rangka perluasan Masjid Pogung Dalangan (MPD) Yogyakarta.

Masjid ini berada di utara Fakultas Teknik UGM, lebih tepatnya beralamat di Pogung Dalangan RT. 11 RW. 50 Sinduadi, Mlati, Sleman, DIY. Lokasi pada google map bisa dilihat disini goo.gl/maps/QbLe8

Untuk membebaskan lahan seluas kurang lebih 270 m² ini membutuhkan dana sebesar 1,5 Miliyar rupiah. Jumlah yang tidak sedikit. Lokasinya yang berada di tengah pemukiman cukup padat inilah yang membuat harganya menjadi tinggi. Kami berharap kepada Allah, semoga Anda dan kaum muslimin tertarik ‘berinvestsi’ akhirat ini dengan pahala jariyah yang InsyaAllah tidak akan pernah berhenti meskipun kita telah meninggal.

KEUTAMAAN MEMBANGUN MASJID

Masjid adalah tempat yang paling dicintai Allah, sebuah tempat yang Allah Jalla wa ‘Ala katakan disitu ditinggikan dan diingat nama-Nya. Apabila sebuah masjid dibangun, maka otomatis disitu akan ditegakkan shalat, ayat-ayat Alquran dibacakan, Allah Ta’ala diingat, ilmu agama disebarkan, umat Islam berkumpul, dan maslahat-maslahat agung lainnya. Bagi orang yang membangunnya, ia akan memperoleh pahala dari setiap aktivitas yang dilakukan di masjid tersebut. Dalam sebuah hadits, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ بَنَى مَسْجِدًا لِلَّهِ يَبْتَغِي بِهِ وَجْهَ اللَّهِ بَنَى اللَّهُ لَهُ بَيْتًا فِي الْجَنَّةِ

“Barangsiapa yang membangun sebuah masjid karena mengharap wajah Allah, maka Allah akan bangunkan untuknya sebuah rumah di dalam surga.” (Muttafaqun ‘alaihi)

Rasulullah juga bersabda,

مَنْ دَلَّ عَلَى خَيْرٍ فَلَهُ مِثْلُ أَجْرِ فَاعِلِهِ

Barangsiapa yang menunjukkan kepada kebaikan, maka ia (orang yang menunjukkannya) akan mendapat pahala seperti orang yang melakukannya. [HR Muslim, 3509].

Bayangkan, orang yang menunjukkan kebaikan, yang modalnya hanya berupa lisan atau tenaga, DIJAMIN akan mendapatkan pahala semisal orang yang mengerjakannya. Maka, bagaimana dengan orang yang menunjukkan kebaikan disertai harta bendanya? Bukankah lebih utama dan lebih banyak pahalanya? Tentunya ini hanya dapat diterima dan diamalkan oleh orang yang kuat imannya kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala dan berharap pahalaNya besok pada hari pembalsan.

لَنْ تَنَالُوا الْبِرَّ حَتَّى تُنْفِقُوا مِمَّا تُحِبُّونَ

Kamu sekali-kali tidak sampai kepada kebajikan (yang sempurna), sebelum kamu menafkahkan sebahagian harta yang kamu cintai. [Ali Imran:92].

***

Pembebasan lahan ini bertujuan untuk meningkatkan daya tampung masjid yang sudah mulai melebihi kapasitas dan beberapa fasilitas pendukung pendidikan yang ada di masjid itu juga.

Berkat izin Allah, berikut ini beberapa karunia yang Allah berikan kepada Masjid Pogung Dalangan, alhamdulillah :

  1. Jama’ah ramai, subuh 180 orang dan maghrib mencapai 280 orang
  2. Berupaya menghidupkan sunnah-sunnah Nabi
  3. Banyak terdapat majelis ilmu, setidaknya ada 10 majelis ilmu yang mempelajari agama Allah
  4. Memiliki komunitas ta’jil (madrasah kajian mahasiswa jelang buka puasa sunnah senin kamis) yg beranggotakan mencapai 100 orang
  5. Majlis pengajian bapak-bapak setiap 2 pekan sekali dg peserta mencapai 90 orang
  6. Program berantas buta al qur’an untuk bapak-bapak dan ibu-ibu dg total peserta aktif hampir 90 orang
  7. Pembinaan anak-anak melalui TPA al furqon dengan total peserta aktif 100 anak (pa & pi) dan alhamdulillah sudah banyak membuahkan prestasi
  8. Pengisi pengajian adalah ustadz-ustadz yang InsyaAllah berkompetensi dalam kelimuannya, seperti Ust. Afifi Abdul wadud, Ust. Abu Sa’ad, Ust. Zaid Susanto, Ust. Abu Isa, Ust. Aris Munandar, ust. Muhammad Abduh Tuasikal, Ust. Ammi Nur Baits, Ust. Ahmad Halim, Ust. Raehanul Bahraen, dll.

Saat ini dan kedepannya, Takmir Masjid Pogung Dalangan terus memohon kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala sekiranya kami diberi kekuatan, keistiqomahan dan keikhlasan dalam rangka terus memakmurkan masjid dengan kegiatan-kegiatan yang semakin banyak, berkualitas dan bermanfaat bagi kaum muslimin.

Dengan semakin makmurnya kegiatan masjid, diharapkan juga memberikan kebaikan bagi para donatur yang telah membersamai Masjid MPD. Kami berusaha terus memakmurkan masjid agar pahala jariyah yang akan diterima donatur semakin besar dan semakin deras mengalir siang malam tanpa henti, Insyaallah. #doakan kami

***

Infaq dan wakaf dapat disalurkan melalui

  • Bank Muamalat, rek. 567-000-1883 (kode bank : 147)
  • Bank Syariah Mandiri, rek 543-000-000-6 (kode bank : 451)
  • Semua atas nama “Masjid Pogung Dalangan”
  • SMS konfirmasi : wakaf#nama#nominal#tanggal#bank tujuan

Info lebih lanjut:

  • Telp/SMS/whatsapp = 085643210993
  • Pin BB = 53C27F64
  • Fanpage = Masjid Pogung Dalangan – MPD

Mohon bantuannya menyampaikan pesan ini kepada keluarga, sahabat atau teman. Siapa tahu tertarik berdonasi dan menjadi kebaikan buat Anda karena telah menunjukkan kepada kebaikan. Semoga Allah menjadikan usaha Antum ini sebagai amalan yang berpahala besar. Jazaakumullahu khoiran katsir.

bekas rumah nabi jadi wc

Benarkah Rumah Nabi jadi WC Umum?

Ustadz, beberakali saya melihat orang menyebar berita fitnah ttg kerajaan saudi. Lalu apa benar, tempat kelahiran Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam di Mekah dijadikan WC umum? terima kasih

Jawaban:

Bismillah was shalatu was salamu ‘ala Rasulillah, amma ba’du,

Bersikap waspada dan hati-hati, menjadi prinsip penting yang harus selalu kita kedepankan dalam menerima setiap berita. Terlebih berita yang memicu emosi masyarakat. Mudah menyebarkan berita, bisa jadi termasuk menyebarkan kebencian di tengah masyarakat. Penyesalan baru terjadi ketika muncul konflik di tengah mereka. Inilah yang Allah ajarkan dalam firman-Nya,

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا إِنْ جَاءَكُمْ فَاسِقٌ بِنَبَإٍ فَتَبَيَّنُوا أَنْ تُصِيبُوا قَوْمًا بِجَهَالَةٍ فَتُصْبِحُوا عَلَى مَا فَعَلْتُمْ نَادِمِينَ

“Hai orang-orang yang beriman, jika datang kepadamu orang fasik membawa suatu berita, maka periksalah dengan teliti agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya yang menyebabkan kamu menyesal atas perbuatanmu itu.” (QS. al-Hujurat: 6).

Salah satunya, kabar rumah kelahiran Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam yang dijadikan WC umum oleh kerajaan Saudi. Serasa sangat lezat di telinga, terlebih bagi mereka yang suka menyebarkan kebencian di tengah umat. Semoga tulisan berikut, bisa memicu kita untuk berfikir lebih dewasa.

Antara Hijrah dan Fathu Mekah

Kita akan mengawali pembahasan ini memberikan catatan seputar hijrah.

Pertama, mereka yang telah hijrah, pantangan untuk balik lagi dan tinggal di Mekah. Sekalipun kota ini telah ditaklukan.

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam hijrah meninggalkan Mekah bersama para sahabat. Mereka berhijrah meninggalkan tanah dan rumah yang mereka miliki di Mekah. Hingga di tahun 8 H, beliau berhasil menaklukkan kota itu, menjadi bagian wilayah kekuasaan kaum muslimin.

Aturan yang berlaku, orang yang telah hijrah meninggalkan mekah, pantangan bagi mereka untuk mengambil kembali apa yang mereka tinggalkan di Mekah.

Pada waktu haji wada’, sahabat Sa’ad bin Abi Waqqash Radhiyallahu ‘anhu sakit keras. Sa’ad berfikir, dia akan meninggal di Mekah, sampai beliau mewasiatkan hartanya. Ketika Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam menjenguknya, Sa’ad mengadu kepada beliau,

يَا رَسُولَ اللَّهِ ، أُخَلَّفُ بَعْدَ أَصْحَابِى

 “Ya Rasulullah, apakah saya akan ditinggalkan para sahabatku?”

Sahabat Sa’ad bin Abi Waqqas bersedih, beliau akan ditinggal di Mekah, sementara Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam dan para sahabat balik ke Madinah.

Kemudian Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam menghibur Sa’ad. Beliau mengatakan,

إِنَّكَ لَنْ تُخَلَّفَ فَتَعْمَلَ عَمَلاً صَالِحًا إِلاَّ ازْدَدْتَ بِهِ دَرَجَةً وَرِفْعَةً ، ثُمَّ لَعَلَّكَ أَنْ تُخَلَّفَ حَتَّى يَنْتَفِعَ بِكَ أَقْوَامٌ وَيُضَرَّ بِكَ آخَرُونَ ، اللَّهُمَّ أَمْضِ لأَصْحَابِى هِجْرَتَهُمْ ، وَلاَ تَرُدَّهُمْ عَلَى أَعْقَابِهِمْ

Kamu tidak akan ditinggal, kamu bisa melakukan amal soleh sehingga menambah derajatmu. Kemudian mudah-mudahan kamu diberi usia lebih panjang, sehingga kamu bisa memberi manfaat kaum muslimin, dan membuat sedih orang kafir. Ya Allah, pertahankan hijrah para sahabatku, dan janganlah Engkau mengembalikan mereka ke belakang. (HR. Bukhari 1295, Ibn Hibban 6026 dan yang lainnya).

Anda bisa perhatikan doa Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau memohon kepada Allah, agar Allah menyempurnakan pahala hijrah para sahabat, dengan Allah mengembalikan mereka semua ke Madinah seusai haji wada’. Sehingga mereka sama sekali mereka tidak menikmati tanah Mekah setelah Mekah ditaklukkan.

Abu Ishaq al-Huwaeni menjelaskan hadis ini,

كان من تمام هجرة المسلمين إلى المدينة: أن النبي صلى الله عليه وسلم منع المهاجر أن يظل في مكة بعد النسك أكثر من ثلاثة أيام، فقال للصحابة: ( لا يحل لرجل هاجر من مكة إلى المدينة أن يرجع فيستوطن مكة مرة أخرى )، له ثلاثة أيام بعد النسك فقط، وبعدها لا يحل له أن يبقى في مكة ؛ حتى لا يرجع في ما وهبه وفعله لله عز وجل، فهذه هي هجرة الصحابة رضي الله عنهم

Bagian dari kesempurnaan hijrah kaum muslimin ke Madinah, setelah manasik haji selesai, Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam melarang kaum muhajirin untuk tinggal di Mekah lebih dari 3 hari. Beliau berkhutbah di hadapan para sahabat,

“Tidak halal bagi orang yang telah hijrah dari Mekah ke Madinah untuk kembali ke Mekah dan tinggal di sana.”

Mereka hanya punya kesempatan selama 3 hari saja. Selanjutnya, mereka tidak boleh menetap di Mekah, sehingga mereka tidak menarik kembali apa yang sudah mereka berikan dan mereka kerjakan untuk Allah. Seperti inilah hijrahnya para sahabat. (Durus al-Huwaeni, Abu Ishaq).

Ada banyak pahlawan islam yang terlahir di Mekah, para al-Khulafa’ ar-Rasyidin, dan sahabat senior lainnya. Termasuk Ali bin Abi Thalib dan Fatimah. Ketika mereka hijrah, mereka biarkan tanah itu dikuasai orang musyrikin. Namun pada saat haji wada’, sama sekali mereka tidak mengambil alih tanah itu, apalagi mencari-cari rumah kelahirannya, untuk dilestarikan atau dijadikan kenangan.

Kedua, Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak merebut kembali rumah kelahirannya

Ketika Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam hijrah bersama bani Hasyim yang masuk islam, tanah warisan bani Hasyim dikuasai oleh Aqil dan Thalib, keduanya adalah anak Abi Thalib yang masih kafir. Sementara Ali dan Ja’far yang juga putra Abu Thalib, sama sekali tidak mendapatkannya. Termasuk Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Kita lihat penuturan Usamah ketika Fathu Mekah,

عَنْ أُسَامَةَ بْنِ زَيْدِ أَنَّهُ قَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ أَتَنْزِلُ فِى دَارِكَ بِمَكَّةَ فَقَالَ « وَهَلْ تَرَكَ لَنَا عَقِيلٌ مِنْ رِبَاعٍ أَوْ دُورٍ ». وَكَانَ عَقِيلٌ وَرِثَ أَبَا طَالِبٍ هُوَ وَطَالِبٌ وَلَمْ يَرِثْهُ جَعْفَرٌ وَلاَ عَلِىٌّ شَيْئًا لأَنَّهُمَا كَانَا مُسْلِمَيْنِ وَكَانَ عَقِيلٌ وَطَالِبٌ كَافِرَيْنِ

Dari Usamah bin Zaid Radhiyallahu ‘anhuma, beliau bertanya,

‘Ya Rasulullah, apakah anda akan singgah di rumahmu di Mekah?’

Beliau bersabda,

“Apa Aqil masih meninggalkan rumah untuk kami.”

Aqil yang menjadi ahli waris Abu Thalib bersama si Thalib. Sementara Ja’far dan Ali tidak mendapatkan warisan apapun, karena keduannya muslim. Aqil dan Thalib orang kafir. (HR. Bukhari 1588, Muslim 3360, dan Ibn Majah 2834).

Ketika fathu Mekah, tanah negeri itu menjadi kekuasaan kaum muslimin. Kendati demikian, Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam sama sekali tidak mempedulikan rumah kelahiran atau tanah beliau. Beliau juga tidak mengupayakan pelestarian tempat-tempat bersejarah itu. Beliau tidak merawat rumah kelahiran beliau, atau merawat gua hira, atau gua tsur, sama sekali tidak.

Ini menunjukkan bahwa dakwah beliau dan para sahabat, tidak memiliki kepentingan dengan tempat-tempat semacam ini.

Karena itu, jika ada yang beranggapan, Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam dan para sahabat menyerang kota Mekah untuk merebut kembali tanah kelahiran mereka, ini berarti suudzan kepada beliau dan sahabat.

Ketiga, jika kita menerima hasil penelitian para ahli sejarah, hasil penelusuran mereka menyimpulkan bahwa rumah kelahiran Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam masih dijaga. Anda bisa perhatikan beberapa gambar berikut,

gambar rumah nabi 1

Di gambar tertulis, tempat kelahiran Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam yang mulia.

Kemudian, saat ini, rumah tempat kelahiran Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam dijadikan sebagai perpustakaan “Maktabah Makkah al-Mukarromah”

gambar rumah nabi yg jadi perpustakaan

Penampakan dari dekat,

bekas rumah nabi

Bahkan ketika renovasi, bangunan ini tidak dibongkar.

rumah nabi tidak dibongkar

Kemudian maket perluasan masjidil haram, perpustakaan ini akan dimasukkan sebagai bagian dari masjid

bekas rumah nabi masuk lingkup masjid

Sementara, ada info lain bahwa WC umum di masjidil haram adalah rumah bekas Abu Jahal. Rumah Abu Jahal terletak tidak jauh dari kedua rumah tersebut. Persisnya terletak di dekat pintu keluar Marwa, tempat orang mengakhiri ibadah Sa’i.

Sekali lagi, selayaknya kita lebih banyak berhati-hati, karena mayoritas media massa di sekitar kita, tidak lepas dari campur tangan liberal dan syiah.

Semoga Allah menyelamatkan kita dari konspirasi mereka.

Allahu a’lam

Sumber: http://ilmfeed.com/this-is-where-prophet-muhammad-was-born/

Dijawab oleh Ustadz Ammi Nur Baits (Dewan Pembina Konsultasisyariah.com)

Anda bisa membaca artikel ini melalui aplikasi Tanya Ustadz untuk Android.
Download Sekarang !!

KonsultasiSyariah.com didukung oleh Zahir Accounting Software Akuntansi Terbaik di Indonesia.

Dukung Yufid dengan menjadi SPONSOR dan DONATUR.

  • SPONSOR hubungi: 081 326 333 328
  • DONASI hubungi: 087 882 888 727
  • Donasi dapat disalurkan ke rekening: 4564807232 (BCA) / 7051601496 (Syariah Mandiri) / 1370006372474 (Mandiri). a.n. Hendri Syahrial

foto mesra abraham samad editan

Menetapkan Tersangka Skandal Sex Melalui Foto

Assalamualaikum, mohon nasehatnya ustadz, baru-baru ini para netizen dan media online di Indonesia di hebohkan dengan beredarnya foto mesra yang mirip dengan ketua KPK Abraham Samad, sungguh sangat di sayangkan orang-orang terdidik seperti pegawai pemerintah juga ikut-ikutan mengedarkan foto tidak senonoh ini, banyak diantara mereka yang yakin akan foto ini dan menjadikan bahan gunjingan tanpa ada sedikit pun kekhwatiran dari mereka akan terjerumus kedalam fitnah ataupun gibah, bagaimana nasehat ustadz kepada seorang muslim dalam menyikapi beredarnya foto tidak senonoh yang jelas belum pasti kebenarannya ini? Saya berharap jawaban dari ustadz menjadi nasehat bagi muslim lainnya di Indonesia. Syukron.. (Wira-Jakarta)

Dari Wiratama via Tanya Ustadz for Android

Dikirim dari Yahoo Mail pada Android

Jawaban:

Wa ‘alaikumus salam Wa rahmatullah

Bismillah was shalatu was salamu ‘ala Rasulillah, amma ba’du,

Pertama, hukuman bagi pelaku zina, baik cambuk maupun rajam, hanya bisa ditegakkan, jika terdapat salah satu dari tiga fenomena berikut,

1. Pengakuan pelaku

Ini sebagaimana yang terjadi pada Ma’iz bin Malik dan wanita Ghamidiyah. Di masa Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam, dua orang ini melaporkan dirinya di hadapan beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam dan mengaku telah melakukan zina. Kisah Ma’iz bin Malik diriwayatkan Bukhari dan Muslim. Sementara kisah wanita Ghamidiyah disebutkan dalam shahih muslim.

2. Ada 4 saksi yang berada di tempat kejadian ketika zina berlangsung

Allah berfirman,

وَالَّذِينَ يَرْمُونَ الْمُحْصَنَاتِ ثُمَّ لَمْ يَأْتُوا بِأَرْبَعَةِ شُهَدَاءَ فَاجْلِدُوهُمْ ثَمَانِينَ جَلْدَةً وَلَا تَقْبَلُوا لَهُمْ شَهَادَةً أَبَدًا وَأُولَئِكَ هُمُ الْفَاسِقُونَ

Orang-orang yang menuduh wanita-wanita yang baik-baik (berbuat zina) dan mereka tidak mendatangkan empat orang saksi, maka deralah mereka (yang menuduh itu) delapan puluh kali dera, dan janganlah kamu terima kesaksian mereka buat selama-lamanya. Dan mereka itulah orang-orang yang fasik (QS. an-Nur: 4).

3. Si wanita hamil, sementara dia tidak bersuami, dan bukan karena diperkosa. Ini termasuk indikator terkuat bahwa dia

Kedua, Islam menganjurkan agar hukuman had (hukuman yang ditetapkan berdasarkan syariat islam), seperti cambuk bagi pezina yang belum menikah, potong tangan bagi pencuri pada batas dan nilai yang ditetapkan, dst. agar hukuman semacam ini digugurkan ketika ada syubhat.

Syubhat itu bisa bentuknya keraguan mengenai kasus, ketidak jelasan bukti, kondisi saksi yang tidak memenuhi syarat, dst. Termasuk adanya peluang pemalsuan data, atau ada unsur kecurigaan terhadap bukti yang diberikan.

Dari Aisyah Radhiyallahu ‘anha, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

ادْرَءُوا الْحُدُودَ مَا اسْتَطَعْتُمْ عَنِ الْمُسْلِمِينَ فَإِنْ وَجَدْتُمْ لِلْمُسْلِمِ مَخْرَجًا فَخَلُّوا سَبِيلَهُ فَإِنَّ الإِمَامَ لأَنْ يُخْطِئَ فِى الْعَفْوِ خَيْرٌ لَهُ مِنْ أَنْ يُخْطِئَ فِى الْعُقُوبَةِ

Gugurkanlah hukuman had dari kaum muslimin sebisa kalian. Jika kalian menjumpai ada celah yang membuat dia tidak boleh dihukum, maka lepaskan dia. Karena kesalahan hakim dalam memaafkan orang yang berkasus itu lebih ringan dari pada kesalahan dalam menjatuhkan hukuman mereka yang berkasus. (HR. Ad-Daruquthni 3141)

Hadis ini dinilai dhaif oleh para ulama, hanya saja sebagian menilai hasan li ghairih, mengingat ada banyak riwayat yang mendukungnya. Sebagaimana keterangan Imam Ibnu Baz dalam fatwanya (25/263).

Karena itu, ulama sepakat menerapkan kaidah ini. Jika ada unsur ketidak jelasan dalam kasus yang menuntut seseorang mendapat hukuman had, maka unsur ketidak jelasan ini menghalanginya untuk mendapatkan hukuman. Meskipun bisa jadi hakim menetapkan hukuman lainnya yang lebih ringan, seperti penjara.

Ketiga, berdasarkan prinsip ini, para ulama kontemporer tidak menerima keterlibatan teknologi dan fasilitas modern dalam menetapkan kasus tersangka pelanggaran had. Seperti foto, video, bahkan termasuk uji DNA. Karena semua ini, sekalipun bisa dibuktikan secara teknologi modern, masih mengandung peluang besar terjadinya kesalahan. Sehingga sangat tidak meyakinkan.

Lembaga Fatwa Dar al-Ifta’ Mesir menyatakan,

والأمور المستحدثة والوسائل العلمية المتقدمة التي ظهرت ويمكن الاستعانة بها كأدلة إثبات في هذا الباب؛ كتحليل البصمة الوراثية (DNA)، وكالتصوير المرئي، والتسجيل الصوتي، لا تعدو أن تكون مجرد قرائن لا ترقى لأنْ تستقل بالإثبات في هذا الباب الذي ضيّقه الشرعُ

Fasilitas modern yang dikembangkan melalui ilmu pengetahuan masa kini, yang memungkinkan digunakan sebagai data pendukung dalam masalah penetapan kasus, seperti pemeriksaan DNA, foto, atau rekaman video, tidak bisa dijadikan satu-satunya indikator yang independen dalam menetapkan kasus yang diberi batasan ketat oleh syariat. (Fatwa no. 4636, Februari 2009).

Kemudian secara khusus, Dar al-Ifta’ Mesir menjelaskan status tes DNA,

إن تحليل البصمة الوراثية الذي هو أقوى هذه الوسائل يرى الخبراء القانونيون أنه دليل غير مباشر على ارتكاب الجريمة، وأنه قرينة تقبل إثبات العكس، وهذا صحيح؛ لأن هذه التحاليل يعتريها الخطأ البشرى المحتمل. وحتى لو دلَّت البصمة الوراثية في نفسها على نفى النسب أو إثباته يقينًا، فإنَّ ذلك اليقين في نفسه يقع الظنُّ في طريق إثباته، مما يجعل تقرير البصمة الوراثية غير قادر على إثبات جريمة الزنا إثباتًا يقينيًّا، مما يجعل إثبات جريمة الزنا بذلك موضع شبهة وتردد

Tes DNA yang diyakini menjadi indikator terkuat, dinyatakan para pakar hukum, bahwa itu indikator yang tidak langsung berhubungan dengan tindak kriminal. Indikator ini masih sangat rentan dengan kenyataan sebaliknya. Dan ini benar. Karena uji DNA masih berpeluang ada unsur kesalahan manusia. Sekalipun DNA diyakini sebagai penentu nasab, namun sejatinya keyakinan ini masih ada unsur ‘asumsi’ dalam menetapkannya. Ini menjadi alasan terbesar mengapa uji DNA tidak bisa digunakan untuk meetapkan kasus zina dengan yakin. Sehingga, menggunakan sarana tes DNA untuk kasus tersebut, mengandung unsur yubhat dan keraguan. (Fatwa no. 4636, Februari 2009).

Anda bisa saksikan, ulama kontemporer tidak menetapkan uji DNA sebagai bukti skandal sex. Tentu bukti yang lebih rendah dari pada itu, semata-mata bukti foto, yang belum jelas keasliannya, sama sekali tidak bisa dijadikan bukti untuk menetapkan kasus skandal bagi tersangka. Apalagi hanya bermodal foto yang sangat mudah diedit. Terlebih memiliki tendensi politis. Dulu foto calon presiden salah memakai kain ihram ketika umrah bisa diedit, apalagi foto skandal semacam ini.

Keterangan lain juga disampaikan dalam Fatwa Lajnah Daimah,

لا يصح إثبات جريمة الزنا بما ذكر من التقرير الفاحص الكيماوي، وتقرير أخصائي في بصمات الأصابع وشهادة ظرفية، فإن ذلك إنما يفيد اجتماعا ومخالطة، ويثير التهمة، ويبعث ريبة في النفوس، ولا ينهض لإثبات الجريمة الموجبة للحد حتى يقام الحد على مرتكبيها

Tidak benar menetapkan skandal zina melalui uji lab, atau melalui sidik jari, atau saksi tempat kejadian. Karena semua ini hanya menunjukkan bahwa benda itu dipegang oleh pelaku, sehigga menimbulkan tuduhan, dan keraguan di hati. Dan tidak bisa digunakan untuk menetapkan kasus pelanggaran yang mengharuskan hukuman had, sehingga pelakunya harus dihukum had bagi pelakunya. (Fatwa Lajnah Daimah, no. 3339).

Keempat, Allah melarang keras menyebarkan tuduhan zina, dalam bentuk apapun di tengah masyarakat. Terlebih jika dalam bentuk gambar atau video. Allah sebut tindakan ini sebagai Isya’atul Fahisyah (menyebarkan kekejian).

Allah berfirman,

إِنَّ الَّذِينَ يُحِبُّونَ أَنْ تَشِيعَ الْفَاحِشَةُ فِي الَّذِينَ آَمَنُوا لَهُمْ عَذَابٌ أَلِيمٌ فِي الدُّنْيَا وَالْآَخِرَةِ وَاللَّهُ يَعْلَمُ وَأَنْتُمْ لَا تَعْلَمُونَ

Sesungguhnya orang-orang yang ingin agar (berita) perbuatan yang amat keji itu tersiar di kalangan orang-orang yang beriman, bagi mereka azab yang pedih di dunia dan di akhirat. Dan Allah mengetahui, sedang, kamu tidak mengetahui. (QS. an-Nur: 19).

Di masa silam, menghancurkan kehormatan orang lain dengan cara semacam ini hanya dilakukan orang munafiq. Hingga mereka berani menuduh Aisyah, istri tercinta baginda Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam dengan tuduhan zina. Maha Suci Allah dari tuduhan keji itu.

Kasus belum jelas, namun berita telah tersebar ke seantero dunia. Terlebih dengan mencantumkan foto jorok yang tidak selayaknya ditampilkan di depan umum. Jika dulu pelakunya adalah  orang-orang munafik, maka tidak heran jika kebiasaan buruk ini juga dilestarikan para wartawan se-tipe mereka. Wartawan munafik.

Mengenai bahaya media, anda bisa pelajari: Jangan Menjadi Korban Media

Dijawab oleh Ustadz Ammi Nur Baits (Dewan Pembina Konsultasisyariah.com)

Anda bisa membaca artikel ini melalui aplikasi Tanya Ustadz untuk Android.
Download Sekarang !!

KonsultasiSyariah.com didukung oleh Zahir Accounting Software Akuntansi Terbaik di Indonesia.

Dukung Yufid dengan menjadi SPONSOR dan DONATUR.

  • SPONSOR hubungi: 081 326 333 328
  • DONASI hubungi: 087 882 888 727
  • Donasi dapat disalurkan ke rekening: 4564807232 (BCA) / 7051601496 (Syariah Mandiri) / 1370006372474 (Mandiri). a.n. Hendri Syahrial

SOCIAL

8,985FansLike
4,525FollowersFollow
31,224FollowersFollow
61,951SubscribersSubscribe

RAMADHAN