Cara Menghilangkan Kebiasaan Mengigau

Cara Menghilangkan Kebiasaan Mengigau

mengigau pada anak

Menghilangkan Kebiasaan Anak Mengigau

Pertanyaan:

Assalamu’alaikum.

Saya mempunyai seorang anak laki-laki yang berusia 6 tahun. Pada akhir-akhir ini, sudah tiga minggu anak saya pada saat tidur sering mengigau (menangis, marah, dan ketakutan) di tengah malam bahkan sampai tiga jam atau menjelang sholat shubuh, bahkan istri saya merasa ada yang aneh membuat kami panik pada saat mengingau (karena tidak sperti baisa).

Pada waktu minggu pertama kali mengigau, anak saya paginya panas dan sakit, lalu saya bawa ke dokter. Ada yang tersasa sakit pada telinga. Alahamdulillah setelah tiga hari anak saya sehat. Dua hari kemudian, anak saya panas lagi, saya bawa ke dokter. Kata dokter gejala biasa anak-anak batuk pilek, kemudain alhamdulillah sehat.

Dua hari yang lalu sampai sekarang anak saya seperti biasa mengigau (menangis, marah, dan ketakutan dalam keadaan msih tertidur). Sebelum tidur saya ajarkan untuk selalu doa, bahkan saya membunyikan tadarusan di hp.

Saya mohon bantuannnya, apakah ini ada penyakit Dokter? Adakah terapi atau obat untuk menyembuhkan? Atas perhatiannya saya ucapkan Terima kasih.

Wassalam

Dari: Adji

Jawaban:

Wa’alaikumussalam.

Mengigau atau istilah medisnya somnambulism yaitu orang yang sedang tidur tiba-tiba berbicara sendiri, bisa juga bangun bahkan berjalan sendiri. Terkadang ia bisa diajak komunikasi sebagaimana orang yang terjagaakan tetapi besoknya ia sudah lupa dan tidak akan ingat apa yang sudah dilakukan atau bicarakan di malam harinya.

Menggigau biasanya pada anak usia 2-6 tahun, orang dewasa juga bisa terjadi. Sebabnya pada anak-anak karena:

  • Kelelahan sebelum tidur.
  • Ada pengalaman yang menyeramkan atau membuatnya terkesan atau terlalu gembira, misalnya habis kaget, nonton film seram dan horor.
  • Anak sedang memendam perasaan tertentu seperti marah atau takut.

Beberapa hal yang bisa dilakukan orang tua adalah:

  • Buat anak merasa tenang sebelum tidur misalnya bacakan kisah-kisah Islam.
  • Ajak bicara dengan baik-baik, apakah ada perasaan yang disimpan atau sedang takut apa.
  • Jangan langsung dibangunkan ketika menggigau, tetapi buat ia merasa tenang dengan menggendong dan memeluk kemudian mengelus-elus.
  • Pastikan kasih sayang dan perhatian cukup kepada anak kita dan bangun komunikasi yang baik.
  • Terkadang kebiasaan ini bisa hilang sendiri dengan pertambahan usia anak.

Dijawab oleh: dr. Raehanul Bahraen (Alumni Fakultas Kedokteran UGM, sedang menempuh spesialis patologi klinik di Fakultas Kedokteran UGM)

Artikel ini didukung oleh:

Anda juga dapat menjadi sponsor di video dan website dakwah di Yufid.com Network, silakan hubungi: marketing@yufid.org untuk menjadi sponsor.

NO COMMENTS

Leave a Reply