Cara Mengatasi Bau Kaki

Cara Mengatasi Bau Kaki

mengatasi bau kaki

Mengatasi Bau Kaki

Assalamu’alaikum WB…
Saya Pria ,29 tahun. Keluhan: kaki mengeluarkan bau tak sedap(seperti bau bangkai) padahal tidak memakai sepatu seharian, apalagi pakai sepatu baunya kemana2 sampai bila pulang kerja tetangga pada bersin2 semua. Bila kaki dicuci hny bertahan 5menit harumnya setelah ITU kembali mengeluarkan bau. Penyakit INI timbul saat SMU 13 tahun yg lalu. Saya sudah rendam dengan:

  1. air hangat+bubuk teh
  2. air hangat+daun sirih
  3. air hangat+garam
  4. air hangat+kopi
  5. obat gahwol produk jerman
  6. air hangat+tawas
  7. Sarah sapi Segar

Kaki terasa hangat bila dicuci terasa Segar..seperti ada kutu air tp telapak kaki tidak bolong2..kira2 ada solusi bust penyakitku,Dari SMU kuliah sampai kerja aku JD gak pede ketempat saudara atau temen …

Dari: Tony

Jawaban:

Wa’alaikumussalam warahmatullahi wabarokatuh.

Terima kasih atas pertanyaan yang dberikan kepada kami.

Bau pada kaki (bromodosis) umumnya timbul akibat produksi keringat berlebih pada kaki, yang kemudian diurai oleh bakteri atau jamur sehingga menimbulkan bau tidak sedap. Sebab lainnya adalah kebersihan dan perawatan kaki yang kurang baik. Individu dengan kelebihan produksi keringat seluruh tubuh (hiperhidrosis) juga cenderung lebih berpeluang mengalami keluhan ini dibanding orang dengan produksi keringat normal. Keringat berlebih yang akhirnya menyebabkan bau pada kaki juga dapat dipicu oleh kondisi berdiri terlalu lama sepanjang hari, stres, dan pada remaja atau wanita hamil akibat produksi hormon yang berlebih.

Beberapa tips ringan yang dapat dilakukan oleh mereka yang mengalami keluhan ini sebelum memeriksakan diri ke dokter antara lain:

  • Rutin membersihkan kaki dengan sabun, sebaiknya sabun antiseptik (atau sabun antiseptik khusus untuk kaki) setiap harinya. Pembersihan dapat dilakukan beberapa kali, seperti saat pagi hari sebelum beraktivitas, siang, sore, dan malam hari. Pastikan kaki dibersihkan secara menyeluruh, termasuk sela-sela dan buku jari kaki. Setelah mencuci, biarkan kaki benar-benar kering terlebih dahulu baru beraktivitas.
  • Rutin memotong dan merapikan kuku kaki.
  • Rutin membersihkan kaki dari kulit mati, seperti sekali atau dua kali setiap bulannya.
  • Jika mengenakan alas kaki, pilihlah alas kaki yang terbuka menyerap keringat dan gantilah lebih sering (tiap 1 hari) sehingga alas kaki dapat mengering sebelum digunakan kembali. Keluarkan bagian dalam alas kaki sehingga lebih mudah mengering.
  • Jika harus mengenakan alas kaki yang tertutup (sepatu), pilih yang berbahan kulit dan hindari bahan sintetis. Gantilah alas kaki setiap 1 hari sekali dengan alasan yang sama seperti diatas, dan hindari sepatu yang sempit.
  • Pilihlah jenis kaos kaki yang menyerap keringat dan gantilah kaos kaki setiap harinya, atau lebih sering jika diperlukan, dan hanya gunakan kaos kaki yang benar-benar sudah kering untuk mencegah timbulnya lingkungan lembab pada kaki yang menyuburkan pertumbuhan pertumbuhan bakteri.
  • Gunakan produk yang dapat mengurangi produksi keringat berlebih atau pertumbuhan jamur dan bakteri pada kaki, seperti spray antiperspirant atau antifungal. Sebaiknya setelah penggunaan produk, pastikan kaki benar-benar kering sebelum beraktivitas.

Jika setelah melakukan tips-tips ringan diatas, ternyata masalah bau kaki tersebut belum juga mereda, maka kami sarankan Saudara untuk berkonsultasi dengan dokter, seperti dokter spesialis kulit, untuk mengetahui apakah ada masalah kesehatan yang lebih serius yang menimbulkan bau tersebut.

Semoga bermanfaat.

Dijawab oleh dr. Hafidz (Pengasuh Rubrik Kesehatan KonsultasiSyariah.com)

Artikel ini didukung oleh Zahir Accounting Software Akuntansi Terbaik di Indonesia.

Dukung Yufid dengan menjadi SPONSOR dan DONATUR.

  • SPONSOR hubungi: 081 326 333 328
  • DONASI hubungi: 087 882 888 727
  • Donasi dapat disalurkan ke rekening: 4564807232 (BCA) / 7051601496 (Syariah Mandiri) / 1370006372474 (Mandiri). a.n. Hendri Syahrial
  • Keterangan lebih lengkap: Peluang Menjadi Sponsor dan Donatur

 

dr. Hafidz, salah satu pembina konsultasi kesehatan di situs KonsultasiSyariah.com Beliau adalah alumni fakultas kedokteran UGM, dan saat ini sedang menyelesaikan Pendidikan Dokter Spesialis jantung dan pembuluh darah.