Bagaimana Cara Saya untuk Bertobat?

Bagaimana Cara Saya untuk Bertobat?

Pertanyaan:

Assalamu ‘alaikum.

Kepada Bapak Ustadz Yth.

Saya seorang yang terjerumus dalam dosa. Banyak hal-hal yang saya lakukan, yang menyimpang dari ajaran agama, seperti: “main perempuan”, miras, dan narkoba. Terkadang, saya menyesali semua itu, namun sulit bagi saya ‘tuk benar-benar menjauh dan menghilang dari kebiasaan buruk saya. Ada saja godaan di waktu saya ingin meninggalkannya. Yang menjadi pertanyaan saya, apa cara atau tindakan yang harus saya lakukan agar terhindar dari semua itu, dan menjadi orang yang benar-benar bertobat di jalan Allah dan mempunyai niat yang tak tergoyahkan?

Atas jawabannya, terima kasih banyak.

NN (**@ymail.com)

Jawaban:

Wa’alaikumussalam warahmatullah.

Semoga Allah membimibing Anda menuju jalan yang lurus. Melakukan perubahan hidup memang sulit. Bahkan, sangat sulit …. Akan tetapi, itu semua akan mudah bagi orang-orang yang dimudahkan oleh Allah.

1. Anda harus meninggalkan semua rekan yang mempengaruhi Anda untuk bermaksiat. Meninggalkan bukan berarti memutus hubungan. Anda tetap bisa berhubungan dengan mereka melalui alat telekomunikasi, tanpa harus bertemu. Selamatkan diri Anda dari pengaruh buruk mereka. Jika ini belum Anda lakukan, selamanya Anda akan sangat kesulitan bertobat. Bahkan, bisa jadi, tobat Anda dinilai sebagai tobat orang munafik.

2. Banyaklah beristigfar kepada Allah, memohon ampun kepada-Nya dengan sungguh-sungguh dan serius. Rahasiakan semua dosa yang pernah Anda lakukan kepada siapa pun. Adukan kepada Allah. Sesali …, bersedihlah …, mohon ampunan kepada Allah. Ganti kemaksiatan dengan memperbanyak ibadah. Semoga Allah mengampuni dosa Anda.

3. Carilah teman dan lingkungan yang baik karena mereka akan memberikan pengaruh yang baik. Semoga keberadaan mereka bisa menular kepada diri Anda.

4. Perbanyaklah meminta hidayah kepada Allah karena semua urusan manusia ada di tangan Allah. Semoga Allah mencurahkan hidayah-Nya kepada Anda. Amin.

Dijawab oleh Ustadz Ammi Nur Baits (Dewan Pembina Konsultasi Syariah).
Artikel www.KonsultasiSyariah.com

NO COMMENTS

Leave a Reply