Agar Anak Tidak Mudah Sakit

Agar Anak Tidak Mudah Sakit

anak mudah sakit

Agar Anak Tidak Mudah Sakit

Pertanyaan:

Assalamu’alaikum Dok.

Saya mau tanya, anak saya sering sekali sakit panas, batuk, pilek, dan setiap bulan pasti saya bawa ke dokter. Anak saya masuk usia 4 tahun Dok. Pertanyaan saya apa sering-sering minum obat dapat mengganggu ginjal dll Dok, bagaimana agar anak tidak mudah sakit Dok.

Wassalamu’alaikum

Dari: Bengkulu

Jawaban:

Wa’alaikumussalam warahmatullahi wabarokatuh.

Terima kasih atas pertanyaan yang Ibu berikan kepada kami. Semoga Allah Ta’ala senantiasa menjaga Ibu dan keluarga.

Sakit ringan pada anak, seperti batuk pilek, pada dasarnya belum perlu diberikan obat apapun, kecuali jika berlangsung lebih dari seminggu. Batuk pilek umumnya disebabkan oleh virus, dengan tipe yang bermacam-macam dan menyebar melalui droplet di udara, sehingga sangat mudah menyerang anak-anak. Infeksi virus tersebut akan menimbulkan gejala seperti demam, lemas, kurang nafsu makan, hidung meler, kadang tersumbat, dan batuk. Meski demikian, sebagian besarnya bersifat self-limited, yakni dapat diatasi oleh sistem imun tubuh, sehingga tidak memerlukan penanganan khusus, cukup dengan kompres, minum air putih yang cukup, istirahat yang cukup, dan makanan bergizi untuk mendukung kerja sistem imun tubuh. Jika gejala dirasakan sangat mengganggu, maka anak dapat diberikan obat-obatan simtomatik seperti obat demam, pilek maupun batuk hingga gejala mereda.

Statistik menunjukkan bahwa anak-anak cenderung akan mengalami sakit ringan beberapa kali dalam setahun, bahkan hingga 12 kali dalam setahun. Sakit ringan tersebut dapat sembuh dengan sendirinya tanpa memerlukan obat-obatan yang kompleks dan digunakan dalam waktu lama, sehingga yang dibutuhkan oleh para orang tua adalah pengetahuan yang baik dalam membedakan penyakit ringan dan cara-cara penanganannya di rumah, dan penyakit berat yang memerlukan penanganan dokter dan obat-obatan yang lebih serius.

Hal ini disebabkan karena obat-obatan tertentu, misalnya beberapa jenis antibiotik, dapat membebani organ tubuh, seperti ginjal dan liver yang berfungsi untuk mengubah obat menjadi aktif dan mengeluarkannya dari dalam tubuh. Khususnya jika digunakan dalam jangka waktu lama tanpa adanya keperluan yang mendesak, seperti infeksi berat yang memang memerlukan pengobatan yang lama.

Perlu diketahui bahwa penggunaan obat yang tepat guna dan tepat dosis dengan durasi pengobatan yang tepat dan rasional, insya Allah tidak berdampak buruk bagi organ-organ tubuh. Namun ketika obat digunakan secara serampangan, maka dapat berakibat pada timbulnya efek samping yang dapat merugikan tubuh. Oleh karena itu, peresepan yang sesuai sangat dibutuhkan, khususnya bagi anak dan lansia. Jadi jawaban untuk pertanyaan Ibu yang pertama, dapat kita jawab bahwa benar, minum obat, yakni obat tertentu, terlalu sering dapat menurunkan fungsi ginjal juga liver, namun jika digunakan tanpa indikasi dan tanpa pendosisan yang tepat.

Bagaimana Agar Anak Tidak Mudah Sakit?

Diantara beberapa tips agar anak tidak mudah terjangkit kuman penyakit:

1. Senantiasa biasakan anak dan anggota keluarga lain untuk mencuci tangan setelah kembali dari luar rumah, setelah buang air, dan sebelum makan. Cuci tangan yang baik adalah dengan menggunakan sabun dan air mengalir, namun jika tidak ditemukan sabun, maka boleh tanpa sabun, namun tetap dengan air mengalir.

2. Biasakan anak mengkonsumsi makanan dengan gizi yang baik dan lengkap, dari protein berkualitas baik seperti telur, ikan, kacang-kacangan, juga lemak, sayur-sayuran, dan buah-buahan.

3. Kurangi konsumsi gula, seperti pada snack dan permen anak, begitu juga minuman bersoda.

4. Jika anggota keluarga menderita sakit seperti pilek dan batuk, maka hendaknya mengenakan masker saat berdekatan dengan anak.

5. Hindarkan anak dari berbagi makanan atau mainan dengan teman-temannya jika salah seorang dari mereka tengah sakit.

6. Imunisasi dasar lengkap bagi anak.

7. Rutin mencuci dan membersihkan kamar, peralatan tidur, dan pakaian anak serta makanan atau perabotan yang sering digunakan anak.

Semoga bermanfaat.

Dijawab oleh dr. Hafid N (Pengasuh Rubrik Kesehatan www.KonsultasiSyariah.com)

Artikel ini didukung oleh:

Anda juga dapat menjadi sponsor di video dan website dakwah di Yufid.com Network, silakan hubungi: marketing@yufid.org untuk menjadi sponsor.