tutup Eksternal hardisk kajian video islam
cashflow laporan keuangan software akutansi terbaik

Monthly Archives: March 2011

Pertanyaan:

Saya seorang wanita, 30 tahun. Beberapa tahun ini saya mengalami kegelisahan yang luar biasa karena belum menikah. Beberapa kali mengalami kegagalan, bahkan di antaranya membuat saya trauma. Banyak yang suka terhadap saya, tetapi sering mengalami “maju-mundur” dalam proses menuju keseriusan. Di kala saya maju, sang lelaki yang mundur, demikian sebaliknya, di kala sang lelaki maju, saya yang mundur.
Ada seorang lelaki muslim yang sampai saat ini membuat saya menyesal karena telah menolak hanya karena saya tidak suka padanya, padahal secara agama, lelaki tersebut baik. Itu terjadi tiga tahun yang lalu. Sekarang, dia sudah menikah dan saya belum bisa melupakan penyesalan itu. Sementara, sekarang adik saya sudah menikah dan saya semakin depresi.
Yang ingin saya tanyakan:
  1. Apakah ini musibah, cobaan, ataukah Allah Subhanahu wa Ta’ala menghukum saya karena pernah menyakiti lelaki sebelumnya?
  2. Apakah seringnya hubungan “maju-mundur” saya dengan seorang lelaki merupakan tanda-tanda bahwa itu bukan jodoh? Ataukah saya yang pilih-pilih?
  3. Bagaimana menghilangkan rasa penyesalan saya dan membangkitkan rasa percaya diri karena belum menikah?
  4. Bagaimana menghilangkan rasa sakit hati karena didahului oleh adik?
  5. Bagaimana cara meredam kegelisahan hati saya, meskipun sudah seringkali saya coba dengan memperbanyak shalat, dzikir, tilawah, dan pasrah kepada Allah subhanahu wa ta’ala?
  6. Apa hukumnya diruwat, dalam pandangan agama Islam? (Diruwat adalah upacara untuk menghilangkan keburukan/kesialan dalam tubuh seseorang)

From: Tirza <ucHie.yocXXX@ymail.com>

Pertanyaan:

Ustadz yang saya hormati, saya adalah anak pertama dari ketiga bersaudara. saya menjalin hubungan dengan seorang pria selama 5 tahun . Tetapi restu dari orang tua saya tidak kunjung saya dapatkan, alasannya karena masih ada hubungan saudara . Tetapi saya menengok di Hukum islam tentang mahrom itu tidak bermasalah .

Silsilahnya sebagai berikut Ustadz :
* Kakak [ Laki-Laki ] dari ibu saya menikah dengan Adik [ Perempuan ] dari ibu pria pilihan saya .

* Adik [ Laki-Laki ] dari ibu saya menikah dengan adik [ perempuan ] dari  ayah pria pilihan saya

Ibu saya meyakini jika saya meneruskan hubungan dengan pria pilihan saya, maka salah satu dari orang tua kami [ saya dan pria pilihan saya ] akan meninggal, alasan itu tidak bisa saya terima karena saya yakin jodoh, rejeki dan maut itu ALLAH yang menentukan . Saya dan pria pilihan saya sudah cocok Ustadz, kita selalu bekerja sama dalam memecahkan masalah  apapun sewaktu berhubungan . Saya melakukan sholat istikharah, memohon petunjuk sama ALLAH dan yang datang di mimpi saya adalah pria tersebut . Saya sangat yakin Ustadz dengan pilihan saya, namun kada ada perasaan takut . Karena ibu saya pernah berucap kalau saya meneruskan hubungan dengan pria tersebut apalagi sampai menikah, itu sama saja saya membunuh orang tua saya :( . Saya sangat sedih mendengar ibu saya berkata demikian. Selain ibu saya, kakak dari ibu saya juga menentang sekali hubungan saya dengan pria pilihan saya . Sekarang saya hanya bisa bersabar, berusaha dan terus memohon pertolongan kepada ALLAH . mohon bimbingannya Ustadz, terimakasih .

Berobat dengan Air Kencing

Pertanyaan:

Assalaamu’alaykum Ustadz.
Ada seseorang yang karena tidak memiliki biaya untuk pengobatan sakit anaknya akhirnya mengobati anaknya dengan air kencing ibu si anak hingga akhirnya sakit si anak sembuh.
Pertanyaan :
1. Bagaimana hukumnya berobat dengan cara yang demikian?
2. Bolehkah berobat dengan air kencing sapi, onta, atau binatang ternak lainnya?
Jazakumulloohu khoiron katsiiro atas jawaban Ustadz.

From: ummu fairuz <ummufairuz.XXX@gmail.com>

SOCIAL

8,243FansLike
3,921FollowersFollow
30,026FollowersFollow
61,394SubscribersSubscribe

RAMADHAN